Artikel langit bara lazuardi

duka untuk bang ipul   7 yoi banget +6 berduka banget ketika dukacita bisa dijadikan komoditas dan diperanakpinakkan menjadi semata ''tragedi'' takdir.
Dewi Perssik dan Keperawanan Itu   6 yoi banget +4 Dia bergerak bebas, tanpa ikatan ''kepantasan'' yang diakui dan diugemi khalayak, dan melesat dengan segala ''pemaknaan'' pribadi. Dewi, secara tanpa…
Syahrini dan Cobaan Itu   3 yoi banget +7 Kita acap berlindung di sebalik cobaan :(
Anang dan Kemenangan Ingatan   5 nggak ada matinya +7 Menguasai ingatan penggemar, itulah cara menang di industri hiburan :D
Udin Tengu dan Gajah KPI   9 yoi banget +4 bahkan hal-hal yang lucu, canda-tawa, dipandang sebagai sesuatu yang berbahaya di negeri ini
Malinda dan Metafora Dada   22 yoi banget +8 Malinda telah mengubah dirinya seperti kisah itik yang menjadi angsa...
Syahrini dan Kulit Kacang   13 yoi banget +4 Yang mulia dari dirimu bukanlah di mana posisimu saat ini melainkan bagaimana caramu meraih posisi itu.
Manohara dan Ingatan Pasar   6 keren +4 Dia jadikan ingatan kita sebagai pasar produk kecantikan.
Andaikata Minggu tak Pernah Ada   8 yoi banget +5 Di depan tragedi kemanusiaan, bukankah kita seharusnya mampu ''melepaskan'' agama?
Epy Tahu dan Menunggu   2 nggak ada matinya +4 Siapa kita sesungguhnya, dapat dilihat dari bagaimana kita menghadapi sakit. Epy Kusnandar mengerti benar hal itu.
Dan Irfan pun Menangis   9 nggak ada matinya +5 Ketika gawang Markus kebobolan, saya tersenyum senang....
Ayu dan Mitos Seorang Ibu   11 nggak ada matinya +5 Cerita sudah berubah. Kita kian sering mendapat kisah ibu yang justru mendurhakai anak-anaknya...
Marissa dan Syahwat Prasangka   30 yoi banget +10 prasangka kerap lahir karena ketakpercayaan pada diri sendiri. Selebihnya adalah benci.
Dewi dan Sang Korban   17 nggak ada matinya +8 sebagai korban, Dewi Persik berharap, popularitas dan keibaan akan berpihak padanya.
Anna, Kenangan, dan Kenyataan   13 yoi banget +10 Sebagai istri, dia telah berusaha sekuat-kuatnya, sebisa-bisanya....
Dewi Yull dan Hujan Bulan Juni   13 keren +10 Ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni
Ariel, Terimakasih Ya...   26 nggak ada matinya +10 engkau telah membuka semua kemunafikan kami.
Arumi Pergi, dan Kita tak Bahagia   31 nggak ada matinya +6 Masalahnya, Arumi ketemu Kak Seto, Aris, dan juga kamera. Dan di depan kamera, seperti juga cermin, semua orang punya hasrat yang sama: nampang!
Gary Iskak dan Topeng Kita   25 keren +10 Realitas di dalam kamera adalah kenyataan yang sudah dipiuhkan, sudah dibentuk, diarahkan, ke segmen tertentu, untuk citraan tertentu. Kehadiran kamera…
Krisdayanti yang Inilah....   12 keren +10 Saya rindu Alberthiene Endah, karena saya melihat KD tak lagi dapat berjalan dalam skenario hidup yang mereka rumuskan.