Midnight in Paris 2

Selasa, 31 Jan '12 07:53

 

Siapa yang tidak terpesona Paris? Terpesona orang-orangnya, gedung-gedungnya yang kuno, hingga kafe-kafe tempat seniman mahsyur pernah menyesap kopinya. Salah satu alasan Hemingway pindah ke kota itu tahun 1921, salah satunya karena di sanalah orang-orang dengan pikiran menarik berada.

Gil Pender terpesona Paris, sementara tunangannya bosan dengan kota itu. Novelis muda itu mengagumi Paris dan bagaimana Paris menginspirasi para pelukis impresionis. Sementara Iris, tunangannya, lebih suka menonton film Hollywood di bioskop Perancis.

Suatu malam, saat Gil menyendiri di jejalanan kota itu, ketika lonceng jam berdenting dua belas kali, sebuah mobil antik berhenti di depannya. Dari dalam muncul orang-orang berpakaian kuno yang mengajak Gil pergi bersama mereka. Di sebuah kafe mobil itu berhenti. Dan setelah berusaha memahami apa yang terjadi di tempat itu, Gil disapa oleh Scott Fitzgerald dan kemudian dikenalkan ke Hemingway.

Midnight in Paris adalah film terbaru Woody Allen, sutradara kawakan dari New York itu. Banyak bagian film ini mengingatkan akan Woody, seperti humornya yang minimalis dan dialognya yang (sengaja) mengelantur. Owen Wilson membawakan karakter Gil Pender tidak seperti Owen Wilson di film biasa. Ia memerankan Gil dengan keraguan-keraguan tersembunyi yang menggerakkan pengarang muda itu. Walaupun Mario Cottilard bukan pemeran utama, namun keberadaannya membuat film ini tambah menyenangkan.

Woody menjalankan tugasnya dengan baik. Semua pemeran memiliki dosis yang pas, tidak kurang dan tidak lebih.

Dengan drama yang tidak mendakik-dakik dan dialog yang renyah, komedi romantis ini sangat nyaman dinikmati. Dan sebagai bonusnya, Anda juga bisa menikmati Paris.

(Artikel di crossposting dari blog Herman Saksono: Midnight in Paris)

 


Tag: oscar, ACADEMY AWARD, midnight in paris, woody allen, owen wilson

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Titiw 0 0
Aku suka Midnight in Paris! Woody Allen banget.. Apalagi ada penulis2 klasik.. Bikin deg2an yang aneh gitu.. : D
maharrani 0 0
"..dialognya yang (sengaja) mengelantur.." itu memang Woody Allen banget ya....

Dan satu lagi yang keren, soundtracknya! Dreamy dreamy vintage gimana gitu ; )

Silahkan login untuk memberikan pendapat