jadi penasaran +2
honeylizious
Sabtu, 17 Des '11 12:53
Baiklah, semalam nonton teater lagi. Judulnya Bangkit Again. Ini adalah plesetan dari film Harry Potter. Pemeran utamanya ‘Heri Poter’ mirip banget dengan Harry Potter. Tapi bahasa yang digunakan dalam teater seperti biasa dominan adalah bahasa Melayu Pontianak.
HTM Rp15.000. Sayangnya tiketnya bukan berbentuk stiker sehingga tidak bisa menjadi tempelan di benda-benda milik saya.
Cerita BangkitAgain sendiri adalah tentang Vandhemon (plesetan dari: Voldemort) yang ingin muncul ke Bumi dengan cara dibangkitkan dengan mantra dan ramuan yang seperti biasa, merampot (baca: tidak masuk akal). Bahan ramuan tersebut adalah darah seorang nenek-nenek yang masih perawan, rambut Heri Poter, dan ramuan lainnya yang dicampur di dalam sebuah wadah ukuran raksasa.
Awal cerita hanya tampak sebuah siluet roh Valdhemon dan Tuan Putri pengikut Valdhemon. Mereka membicarakan tentang pembalasan dendam pada sang penyihir tampan. Cara membalas dendam adalah dengan membuat Heri Poter jatuh cinta pada Tuan Putri yang akan mematahkan hatinya.
Kemudian di kelas Heri Poter bermunculan tokoh seperti Upin dan Ipin serta tak lupa cikgu sihir. Di dalam teater ini juga mirip dengan kelas TK Upin dan Ipin. Tokoh lainnya ada Katerin yang serupa Cinta Laura gaya bicaranya. Ada juga Karolin yang jatuh cinta pada Heri Poter.
Tokoh lainnya adalah tiga laki-laki suruhan Tuan Putri untuk mencari darah nenek-nenek perawan. Cara mengetes nenek-nenek tersebut masih perawan atau tidak cukup mudah. Yaitu dengan cara menjilat lidahnya, kupingnya, dan menggelitik ketiaknya. Absurd? Iya, sangat!
Cerita percintaan Heri Potter yang bersegi-segi karena dia awalnya menjalin hubungan dengan Katerin. Dengan gaya menggombal yang sangat lebay mereka resmi berpacaran dan Katerin sukses menempel pada Heri Poter. Belum lagi cinta Karolin yang bertepuk sebelah tangan. Lalu ada pula Aminah yang ternyata adalah Tuan Putri yang menyamar dan berhasil membuat Heri Poter cinta mati dan rela memberikan tongkat sihirnya pada Valdhemon.
Teater ini banyak menggunakan bahasa yang vulgar sehingga saya pikir lebih sesuai ditonton oleh orang yang berusia 18 tahun ke atas atau orang yang sudah menikah.
Banyak lagu-lagu yang menjadi pengisi teater ini lagunya SUJU dan juga girlband Indonesia. Hampir setiap momen ada lagunya. Jadi saya seakan menonton musikal teater bukan teater musikal. Muehehehe..
Saya cukup puas karena teater ini berhasil mengocok perut saya hingga pulangnya kelaparan. Buat yang penasaran dengan penampakan Taman Budaya Pontianak Kalimantan Barat bisa menonton video Lemon Tea Band yang sempat tampil di sini November lalu.
Malam ini mereka (Bangkit Again) akan tampil lagi lo.
Tag: teater, bangkit again, taman budaya pontianak
Siapa saja yang merating artikel ini:
Komentar:
Titiw : ayo nonton teater, ayo ke Pontianak
Silahkan login untuk memberikan pendapat