Garuda di Dadaku 2 - Ga melulu soal Bola 4
Selasa, 6 Des '11 12:51
Sinopsis:
Pada sekuel pertamanya (Garuda Di Dadaku 1/GDD1), Bayu akhirnya terpilih menjadi anggota TimNas U-13.
Tapi ternyata perjuangan Bayu belumlah berakhir.
Di GDD2 ini, Sang Kakek yang dulu diceritakan selalu menentang cita-cita bayu tersebut (sekaligus akhirnya menjadi seseorang yang paling mendukung) telah tiada. Bayu merasakan kehilangan dan penyesalan dikarenakan sejak kepemimpinannya dalam TimNas U-13, Indonesia belum pernah menang melawan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara. Bayu belum bisa menunjukkan kemampuannya itu kepada sang kakek.
Kemunculan Rio Dewanto sebagai Pak Wahyu, pelatih baru di TimNas U-13 memberikan rasa berbeda. Latihan yang lebih berat karena pergantian itu terjadi dalam waktu yang tidak pas (disaat TimNas U-13 akan bertanding untuk ASEAN Cup).
Bayu yang kini duduk di bangku SMP terus saja mengalami kemerosotan dalam hal pelajaran dikarenakan jadwal pertandingan yang selalu bentrok. Dan Bayu pun harus mengejar ketinggalannya. Yang artinya, ia harus berjuang ekstra, tak hanya berjuang membela negara, tetapi juga dituntut berprestasi layaknya teman-teman Bayu.
Kemunculan anggota baru "Yusuf" (yang bulu matanya lentik bangeeeettss) dari Makassar, rupanya mulai mengusik ego Bayu. Terlebih Yusuf semakin hari semakin dekat dengan Aldo. Bayu merasa dilupakan. Begitupun Moudy Koesnaedy sebagai Ibu Bayu yang kini mulai sibuk dengan bisnis dan partner barunya.
Bagaimana perjuangan Bayu selanjutnya??
Sila ditonton mulai 15 Desember 2011.
Catatan Bieb:
Film ini emang pas banget buat tontonan di Libur Semester anak-anak Sekolah. Ditambah lagi film ini mengajarkan gimana ego seorang anak yang beranjak ABG ga selamanya hrs diikutin. Hmm..maksudnya tuh...ya taulah...klo abegeh kan biasanya suka lebih sensi. Sering negatif, selalu merasa disaingi. Nah..di film ini jadi belajar bahwa terkadang apa yang kita pikirkan, kenyataannya tdk seperti itu. Melihat dari sisi lain gituh.
Boleh banget ditonton orang dewasa yang penasaran sama aksi Macho si Rio Dewanto. Apalagi tempat latihannya yang okeh banget (bukan lapangan bola). :D
Two Thumbs deh buat Mas Rudi Soedjarwo yang jadi sutradaranya :)
Tag: GDD2, Garuda di Dadaku 2, Rudi Soedjarwo
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Titiw : jadi penasaran
-
maharrani: keren
-
AndriaGutama: jadi penasaran


Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat