Badai di Ujung Negeri 3
Jumat, 14 Okt '11 15:00
Apa
Seorang marinir bernama Badai dikirim ke Riau untuk bertugas. Di ujung negeri tersebut, ia berteman dengan beberapa orang, bahkan menjadi dekat dengan Annisa anak dokter setempat, yang sayangnya, kurang suka pada Badai. Di masa tugasnya tersebut, datanglah pasukan lain dari Jakarta, yang salah satunya bernama Joko. Siapa Joko? Ia ternyata sahabat Badai yang masih dendam dengan Badai karena ia menganggap Badai yang mencelakakan adiknya, dengan membiarkan adiknya berenang ke laut saat cuaca buruk.
Ketegangan antara dua manusia itu berlanjut, seiring dengan ketegangan yang ada di pulau tersebut. Beberapa orang ditemukan mati di laut, tanpa keterangan jelas apa sebabnya. Setelah beberapa kejadian, ada benang merahnya, yaitu perdagangan senjata dan trafiking. Bagaimana hubungan Badai dengan Joko? Bagaimana pula hubungannya dengan Annisa? Dan yang terpenting, apakah kasus di pulau itu bisa diselesaikan dengan baik?
Opini Titiw
Nice. Ya, film ini nice. Tidak buagus buanget, atapun buruk buanget. Bahkan di beberapa adegan, ledakan dan tembakan terlihat sangat natural. Tapi ngomong-ngomong natural, siapa juara akting di sini? Tentulah Arifin Putra sang pemeran utama. Sejak melihat aktingnya di Rumah Dara, saya yakin kalau Arifin Putra ini akan jadi seperti Leonardo Dicaprio-nya Indonesia.
Berlebihan? Mungkin. Namun di antara banyak nama yang bisa disebutkan dalam perfilman Indonesia, Arifin Putra mulai muncul di list saya untuk nama-nama aktor terbaik. Selain dia, surprisingly Jojon (Iya, yang pelawak) memainkan perannya dengan cukup ciamik. Sebenarnya film ini juga bisa membuat awareness orang-orang bahwa masih ada trafiking atau pembunuhan secara sadis di ujung negeri, namun sisi tersebut kurang digali lebih dalam. Namun hal tersebut agak bisa dilupakan dengan angle-angle kamera yang membuat landscape Riau makin menarik. Kesimpulannya, film ini cukup layak menjadi film Indonesia terbaik yang saya tonton beberapa bulan terakhir.
Cocok Ditonton
Kamu yang bingung milih film Indonesia apa untuk ditonton di bioskop, kamu para penggemar garis keras Arifin Putra & Yama Carlos, dan kamu yang ingin melihat Riau dari sisi yang berbeda.
Tag: Film, review film, arifin putra, astrid tiar, yama carlos
Terkait:
-
Cars 2: Ketika Persahabatan & Spionase Dikawinkan
Kamis, 13 Okt '11 16:12 -
Review Catatan Harian si Boy
Jumat, 15 Jul '11 15:41 -
Robin Hood – Asal Mula Sebuah Legenda dari abad ke 9
Rabu, 19 Mei '10 18:11
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
I wrote SYN not Tragedies: yoi banget
-
maharrani: jadi penasaran
-
Bieb: jadi penasaran


Komentar:
karakter banget pokoke
jadi penasaran pengen liat doi maen di film lain
seperti ini misalnya..
Silahkan login untuk memberikan pendapat