Rise of the Planet of the Apes: Ketika Kera Menemukan Kemanusiaan 1
Minggu, 25 Sep '11 11:33
Dalam usahanya mengembangkan obat untuk Alzheimer, Dr. Will Rodman (James Franco) dari perusahaan Gen Sys mengujicoba kera.. atau simpanse? (Yang jelas bukan monyet) Saat presentasi kepada calon pemberi modal, salah satu hasil kelinci.. eh.. kera percobaan mengamuk dan mati ditembak satpam. Akibatnya, bos Will, Steven Jacobs (David Oyelowo), memerintahkan supaya kera-kera lain "disingkirkan".
Tidak tega membunuh, Will membawa pulang satu bayi kera. Ayahnya, Charles Rodman (John Lithgow), yang sakit Alzheimer, langsung memberi nama pada kera itu, Caesar. Caesar kelak akan memimpin sebuah revolusi yang akan mengubah dunia.
Trailer film ini sebetulnya antara menggugah rasa penasaran dan tidak, karena ingatan terakhir saya tentang franchise film Apes adalah Planet of the Apes tahun 2001 karya Tim Burton yang dibintangi Mark Wahlberg, Helena Bonham Carter dan Tim Roth. Saya lumayan suka film tersebut, tapi entah kenapa rasanya ada yang kurang berkenan. Versi asli tahun 1968 yang dibintangi Charlton Heston rasanya belum pernah saya tonton (mungkin pernah lihat sekilas dua kilas).
Untungnya sutradara Rupert Wyatt mampu menggarap prekuel dari franchise Apes ini dengan sangat baik. Patut dipuji adalah tim animasi komputer yang menghadirkan sosok Caesar dewasa (diperankan Andy Serkis via teknik motion capture) dengan segala bahasa tubuh dan mimik muka yang mendekati realistis. Akting Caesar, meskipun tanpa bicara, benar-benar komunikatif, kadang lucu, kadang menyentuh dan kadang menyeramkan. Batas antara animasi dan nyata makin buram nampaknya.
Dari sisi manusia, selain James Franco, film ini diramaikan dengan kehadiran Freida Pinto sebagai dokter hewan dan kekasih Will, lalu Brian Cox sebagai bos penampungan kera membawahi Tom Felton (alias Draco Malfoy!) sebagai penjaga penampungan kera yang jahat (dengan aksen Amerika yang masih canggung), serta Tyler Labine (pernah muncul di serial TV Reaper) sebagai asisten Will Rodman yang bersimpati pada kera-kera percobaan Gen Sys.
Tapi, fokus memang lebih diarahkan kepada Caesar dan perubahan pada dirinya. Lihat saja emosinya saat dirinya dipakaikan tali kekang di leher, lalu melihat seekor anjing yang juga memakai tali kekang. Caesar juga pandai bahasa isyarat, dan ketika dia bertanya mengenai asal-usulnya "What is Caesar?", ekspresi muka yang pilu segera tersampaikan. Salut sekali lagi kepada tim animasi.
Serial film Apes memang menarik karena membahas mengenai perlakuan manusia terhadap hewan, sebagai versi lebih halus dari perbudakan (atau mirip?), sehingga sutradara Rupert Wyatt memutuskan untuk tidak memakai kera asli sebab tidak ingin mengeksploitasi hewan-hewan tersebut. Jadilah kera-kera CGI (computer generated imagery) mengisi layar dengan sangat meyakinkan. Saya kemudian jadi bertanya-tanya, apakah yang akan menjadi langkah berikut dari evolusi manusia? Apakah kita akan berhenti, hilang, punah dan lalu para kera menggantikan kita?
Bayangan dari masa depan yang digambarkan Rise of the Planet of the Apes terlihat mengada-ada, tapi tetap terasa realistis. Jadi, mulai sekarang kita harus baik-baik pada hewan, siapa tahu mereka akan gantian menguasai bumi ini. Untungnya belum ada yang membuat film Planet of the Cockroaches :P
* Gambar diambil dari IMDB
Terkait:
-
BATTLESHIP: Manusia Versus Alien Di Laut
Kamis, 12 Apr '12 00:51 -
Histeris Dalam Film Hi5teria
Rabu, 11 Apr '12 18:04 -
Real Steel: Drama Tinju Robot
Senin, 31 Okt '11 01:31


Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat