Java Rockinland 2011 (Sabtu 23072011) 0

Minggu, 24 Jul '11 14:13

Ada orang bijak yang bilang bahwa gambar lebih bisa bercerita daripada tiang listrik. Maka oleh-oleh foto saya letakkan di bagian atas. Mengingat ini cuma foto jennifer lo-res dari kamera ponsel, maka tambahan segambreng teksnya ada di bawah *pijet-pijet kaki*

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya masih merasa bahwa 10 stage di Java Rockinland itu keterlaluan. Terlalu banyak yang harus dilihat dan terlalu sempit untuk jumlah panggung segitu. Ditambah lagi harus memboyong tubuh dengan vitalitas kurang prima, maka ada beberapa penampil yang -sebenarnya ditunggu- harus terlewatkan. 

Yang paling menarik buat saya kemarin justru ada di panggung kecil yang terletak di sudut venue, yaitu penampilan dari Andy Zulfan a.k.a Metz Dubyouth dengan DJ set-nya di HAI mobile stage. Setelah digempur distorsi sana-sini, rupanya banyak yang capek dan memutuskan untuk nongkrong di booth makanan. Tapi begitu denyut-denyut bass dub dimainkan, mereka langsung beralih ke pelataran Segarra. Selain dub tradisional, Metz pun membawakan beberapa mix populer, rap berbahasa Jawa dari Jogja Hip Hop Foundation dan mendaulat Yacko yang terlihat di kerumunan penonton untuk naik pentas, sebelum  perlahan memasukkan unsur dancehall dan mengantarkan penonton kembali ke distorsi dari The Cranberries dengan Drum n Bass.

Di saat yang sama ketika, di screen visual tidak terlihat grafis-grafis memabukkan seperti pentas musik elektronik pada umumnya. Melainkan interface software desain yang sedang digunakan oleh seseorang di belakang panggung, yang sedang merekonstruksi foto DubYouth secara real-time, dimulai dan berakhir sesuai dengan performance Metz malam itu. Cukup keren, tidak biasa.   

Selain itu, di stage yang sama pun diadakan pemutaran beberapa dokumentasi dari band lokal-nasional seperti Rocket Rockers di hari Minggu, The Upstairs di hari Jumat, dan ShaggyDog di hari Sabtu. Selain bisa dijadikan ladang peristirahatan pengunjung, screening dokumenter ini juga sekaligus menjadi sarana edukasi rock bagi audiensnya. Bahwa musisi yang jarang -bahkan tidak pernah- kalian lihat di televisi itu punya prestasi dan pencapaian yang hebat. Setidaknya bisa membuka wawasan mengenai hal-hal yang biasa dianggap kecil oleh orang-orang ibukota pada umumnya. IMSO, This is by far the best thing in the festival, andai saja ujung screening tidak terganggu dengan tendangan double pedal dari panggung sebelah yang cuma berjarak selemparan kolor doang.

Tentang The Cranberries, Mama Dolores terlihat sangat cantik meskipun jetblack hair dan eyeliner membuatnya tampak mirip Billie Joe Armstrong. Sisanya, saya tidak terlalu menyimak karena sibuk mencari sweet spot untuk mengatasi keluaran suara yang rebek dan mengganggu. Silakan cek bootleg videonya di sini ya kak

Thankyou CURIPANDANG for the opportunity, again :)


Tag: god bless, leonardo, Java rockin land, 2011, ancol, the cranberries, dubyouth, amazing in bed, lores maka anggap aja ini lomo, ray d \'sky

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat