HORROR 3D, CING! 2

Jumat, 25 Feb '11 14:49

Judul : The Child's eye
Sutradara :The Pang Brothers

Sinopsi: sekelompok remaja terjebak di Thailand yang sedang dilanda krisis politik, sehingga tidak bisa pulang ke negara mereka, karena para pendemo menguasai bandara. Akhirnya mereka menginap di sebuah hotel misterius dan kengerian demi kengerian pun terjadi

Review: Apa boleh buat, Genre Horror saat ini sedang memasuki masa jahiliah. Tidak hanya di Indonesia, namun merata di seluruh belahan bumi. Pembuatnya nampaknya sudah kehabisan darah untuk mengeksplorasi genre yang konon katanya paling awet sepanjang masa itu. Sayangnya, perjalanan genre tersebut sudah sampai pada titik yang bernama STAGNASI.
 
Saya tidak meyangka, duo yang telah dengan sangat cerdas menakut-nakuti saya dalam adegan horor monumental di LIFT dalam The Eye (2001) itu kini terlihat ngos-ngosan untuk melakukan misi yang sama. Seolah kehabisan ide, Pang Brothers menggunakan efek 3D untuk menakut-nakuti penontonnya, dan jadilah film ini sebagai "Film bergenre Horror 3D Pertama di dunia" sekaligus "Film 3D pertama yang dibuat oleh orang Asia". Sesuatu yang postif, namun apresiasi hanya terhenti di situ. Beban membuat adegan 3D membuat Pang Brothers melupakan esensi utama kenikmatan menyaksikan film horor, yaitu merasa takut. Tidak ada lagi adegan cerdas hantu lift, anak kecil yang terus berdiri di tangga dan menanyakan rapotnya kepada orang yang lewat, atau fenomena indigo demi menyelamatkan ribuan orang yang akan mati di jalan raya itu. Semuanya dibayar tidak lunas dengan sebuah horror bodoh dengan embel-embel 3D.
    The Child's eye merupakan film yang lemah dari sisi naskah dan penceritaan. Pang Brothers terlihat gagap kali ini dalam mengeksekusi jalinan cerita yang sebenarnya mereka tulis sendiri. Efek 3D yang diharapkan bisa meningkatkan ketegangan dan efek takutpun terbuang percuma. Tidak menyeramkan, bahkan cenderung menggelikan.
    The Child's eye merupakan sekuel keempat dari The Eye. Dari keempat film tersebut, ini yang terburuk. Sebenarnya, memang hanya film pertama yang bisa dianggap baik dan mumpuni. Kedua dan ketiga lanjutan film ini terasa kedodoran, utamanya dalam penceritaan. Sekuel terakhir, yang diharapkan bisa menjadi inovasi, karena mengusung format 3D menjadi pelengkap derita.
    Sebagai penggemar The Eye, sudah saatnya sekuel film ini di stop. Sebab "The eyes" akan bernasib seperti "national lampoon's" yang semakin ke sini semakin tidak lucu apabila terus dilanjutkan.


Tag: Film

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Titiw 0 0
ah.. kayaknya aku udah liat trailernya nih.. aku.. aku.. aku penasaran! : D
capella 0 0
pengen nonton film horor yg 3d begini : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat