Low Budget Traveling ala Elok Dyah Messwati 3
Kamis, 20 Jan '11 12:51
Mari kenalan dengan Elok Dyah Messwati yang (siap-siap ngiler..) selama tahun 2010 saja berkunjung ke 20 negara. Jurnalis Kompas ini lebih sering melakukan perjalanan ke luar negeri dengan menabungkan pendapatannya. Prinsipnya adalah jalani hidup seperlunya saja, mungkin gini kira-kira maksudnya: kalau punya keinginan jalan-jalan keluar negeri jangan boros beli barang mahal, beli seperlunya saja sesuai fungsi. Dia punya segudang cara untuk menyiasati biaya perjalanan jauh, dengan memperhatikan komponen utama traveling: akomodasi, transportasi, konsumsi dan tempat wisata.
Rangkuman tips-tips dari cerita Elok Dyah adalah:
- Punya paspor, gimanapun paspor adalah syarat pertama & utama kalau ingin pergi keluar negeri.
- Pesanlah tiket sejak jauh hari & manfaatkan periode penjualan tiket promo dari berbagai maskapai. Gabung juga jadi member di beberapa situs maskapai supaya dapat notifikasi kalau ada penjualan tiket promo. Rajin-rajin juga cek situs-situs maskapai untuk pesan tiket promo!
- Ikut komunitas backpacker dunia, misalnya Hospitality Club dan Couch Surfing. Couch Surfing adalah jaringan backpacker dunia yang memberikan tumpangan gratis di rumah untuk sesama anggotanya.
- Merasa bikin visa itu sulit? Mestinya nggak kalau mau penuhi aturan. Punya saldo bank puluhan juta rupiah nggak menjamin dapat visa ke Eropa. Hal yang dilihat kedutaan asing adalah cash flow yg teratur/konsisten karena menunjukkan bahwa kita punya pekerjaan dan akan kembali ke Indonesia. Terkait isu ini, beruntunglah yg punya pekerjaan tetap karena bisa punya kesempatan lebih besar untuk mendapatkan visa.
- Di Asia Tenggara, negara yang mengharuskan visa hanya tiga. Kalau belum pernah ke luar negeri, puas-puasin dulu ke negara-negara yang tanpa visa atau visa on arrival supaya stempel paspornya banyak dan menunjukkan kita pengalaman ke luar negeri. Ini berguna kalau mau apply visa nantinya.
- Sudah ikut Couch Surfing? Buatlah profil semenarik & seinformatif mungkin untuk memberikan info yang cukup bagi member lain supaya mau tinggal di tempat kita, begitupun sebaliknya. Reputasi di Couch Surfing antara lain ditandai dengan jumlah rekomendasi positif yang diberikan oleh sesama anggota. Modal di komunitas ini adalah trust!
Ada tips lain? Kalau ada yang terlupa akan saya tambahkan kemudian. ![]()
Mbak Elok juga menceritakan beberapa pengalaman teman-temannya. Salah satu yang kuingat adalah bahwa mungkin saja untuk hidup di Eropa dengan dana Rp.500 ribu saja. Teman Mbak Elok sudah melakukan dengan nebeng mobil antar kota & tidur di tempat member Couch Surfing. Jujur.. saya sih nggak berani sampai yang kayak gini. ![]()
Salah satu inti dari traveling kan adalah pertukaran kebudayaan dengan orang-orang asing. Soal hal ini,saya setuju pada pendapat Lucia Nancy bahwa ada baiknya kita berwisata di Indonesia dulu supaya tahu tempat-tempat keren di Indonesia dan bercerita tentang budaya yang bisa ditemukan di Indonesia.
Di akhir Obsat #klubuku, Mbak Elok memberikan tiga bukunya yang berjudul Backpacking Hemat ke Australia untuk doorprize dan satu untuk saya sebagai moderator
Bukunya tebal, informatif dan banyak foto-foto! Pingin juga? Pesan aja via backpackerdunia@yahoo.com.
Hikmah dari Obrolan Langsat #klubuku kali ini: kita harus berani jalan jauh. Kendala untuk backpacking pasti ada, tapi dengan tekad yang kuat dan trik-trik di sana sini, pasti bisa teratasi. Jadi pengen ikuti jejaknya juga deh!
Dimuat juga di: Travel blog Nonadita
Tag: klubuku, traveling, backpacking, obrolan langsat
Terkait:
-
Low Budget (but High Income) Traveling ala Hartono Rakiman
Kamis, 20 Jan '11 12:56 -
Tangerang Trip: Pilihan Berlibur Dalam Sehari
Senin, 21 Mei '12 17:09 -
#klubuku Belajar Kaya dengan #RichGame
Selasa, 31 Agu '10 16:27
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Titiw : yoi banget
-
Black.Rose: yoi banget
-
maharrani: yoi banget
-
sandi: yoi banget
-
Bieb: keren


Komentar:
Iya nih..musti keliling indonesia dl...
ada yg mo kasih gratisan ke diriku ga?
Silahkan login untuk memberikan pendapat