Talking Bout My Generation 6

Selasa, 18 Jan '11 11:08

Senin 10 Januari 2011, selasar Kineforum Taman Ismail Marzuki yang baru saja selesai direnovasi dipenuhi sosok-sosok anak muda kreatif yang mengikuti diskusi "Talking ‘Bout My Generation". Diskusi ini sendiri merupakan rangkaian acara setelah sebelumnya film "Untuk Anak Muda" diputar di Kineforum. Sebenarnya apa yang perlu disuarakan anak muda sekarang ini?

Anak muda tentu perlu menyuarakan dirinya sendiri, entah itu tentang persoalan pribadinya, pandangannya terhadap politik, maupun ekspresi diri lewat media-media yang sesuai jaman mereka. Pemutaran film dokumenter "Untuk Anak Muda" juga bertujuan untuk mengetahui kisah di balik kesuksesan majalah anak muda paling berjaya di tahun 70an, yaitu "Aktuil".

Film yang dinamakan rockumentary ini, sempat disebut-sebut sebagai rockumentary terbaik yang pernah dibuat di Indonesia. Dalam film juga ditampilkan tokoh-tokoh di belakang majalah "Aktuil" dan orang-orang di belakangnya yang mendapatkan pengaruh besar dari majalah ini, secara langsung, maupun tidak. Puncak kesuksesan "Aktuil" terjadi pada tahun 1975 ketika mereka berhasil membawa grup band legendaries Deep Purple untuk konser di Stadion Utama Senayan.

Setelah pemutaran film, program diskusi "Talking ‘Bout My Generation" dilaksanakan pukul 18.00 dengan Soleh Solihun (jurnalis Rolling Stone Indonesia) sebagai moderator, dan Ika Vantiani (pembuat Zine, Peniti Pink Zine distributor). Awalnya, Remy Sylado yang merupakan tokoh di balik majalah Aktuil didapuk sebagai pembicara, namun beliau berhalangan hadir. Diskusi tersebut juga diikuti Lisabona Rahman, Wendi Putranto, dan beberapa pelaku kreatif di bidang musik dan film.

KETERANGAN

  1. Iya, tulisan ini memang agak formal karena saya pengen ngubah imej kayak mbak2 di majalah Femina.. *digampar buku kumpulan resep masak Femina*
  2. Aaah.. Saya pikir diskusi ini tidak ada hubungannya dengan film "Untuk Anak Muda"yang diputar sebelumnya. Jadi telat deeeh.. *manyun
  3. Yang paling pol: Saya.. PATAH. HATI. BANGET. Pas tau Remy Sylado nggak dateng! Padahaaal.. Saya udah buru2 dari rumah, dengan membawa beberapa buku beliau untuk ditandatangani! Huhu..
  4. Majalah Aktuil yang mana Remy Sylado merupakan salah 1 pentolan di dalamnya itu.. KEREN. ABIS! Lo boleh bilang majalah manapun keren, gak ada tandingannya sama majalah ini! @SolehSolihun dan @Wenzrawk aja juga mengakuinya. Di tahun 70an, majalah ini contentnya underground gila, tapi penjualannya mainstream! FYI, kata kon*ol dan j*mbut mereka tuliiis dong di dalemnya, padahal itu jamannya Soeharto lho. Bayangkan betapa rebelnya mereka, sodara sodari!
  5. Intinya, saya jadi pengen nyari majalah Aktuil ah.. Buat koleksi.
  6. Kthxbai.

 


Tag: Film, musik, majalah, Remy Sylado, aktuil

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

adestark 0 0
saya sempet nonton film ini wakti roadshownya Jiffest tahun 2005, kalo gak salah. dan emang keren bangettt...

masih ada gak ya majalah aktuilnya sekarang? Jeng Titiw kalo dapet majalahnya, kabar-kabari yaa.. aku juga mau : D
sofie 0 0
ya ampun, aku membaca ini seakan kembali ke masa muda gitu yak. lisabona rahman itu salah satu senior waktu jadi jurnalis. zine peniti itu jaman aku kuliah bikin outmagz .ah membuka memori!
Titiw 0 0
adestark: Dan aku beluuum sempet liat filemnya.. beh.. nyesel.. -_-" Iya nih.. kemaren aja aktuil2 yang bertebaran itu koleksi orang2 musik tersebut.. Hehe.. Nanti kalo udah punya aku ceritain deh di sini.. : )

sofie: Btw ya sof.. Kalo aku jadi lines.. aku tipe banget tuh cewek2 kayak mbak lisa.. Hoho.. #abaikan
sofie 0 0
Titiw : oh,kamu suka mbak lisa? bilangin aaahhhhhh : ))
Titiw 0 0
sofie: Eh dia nganuh ya..? aku nganuh kalo dia nganuh.. *eh* : ))
I wrote SYN not Tragedies 0 0
wogh ada bung wendi putranto...

ah saya ngefans abis ama tulisan2nya...

\m/

: D: D: D

Silahkan login untuk memberikan pendapat