Resident Evil 5 8

Selasa, 18 Jan '11 11:56

Story:

Chris Redfield (yap, The Chris Redfield from RE1) adalah seorang agen BSAA (Bioterrorism Security Assessment Alliance) yang bertugas menangani penyalahgunaan senjata biologis. Chris ditugaskan ke Afrika di sebuah kota kecil bernama Kijuju. Disana Chris bertemu dengan partnernya, seorang native Afrika bernama Sheva Alomar. Bersama Sheva, Chris ditugaskan untuk menangkap Ricardo Irving, seorang penyelundup B.O.W (Bio Organic Weapon). Namun situasi memanas ketika Reynard Fisher, kontak mereka di Afrika dieksekusi oleh penduduk lokal yang terinfeksi.

Chris Redfield

Gameplay: Resident Evil 5 memiliki gameplay mechanic yang sama dengan Resident Evil 4. Third person camera with over the shoulder angle. Seperti juga RE4, laser scope di RE5 membantu pemain menarget bagian tertentu dari majini (sebutan untuk penduduk lokal yang terinfeksi). Shoot in the head, they'll die instantly atau mungkin makhluk menjijikkan keluar dari tubuh majini. Shoot in the leg, they'll flunk and stop their movement.

Sheva Alomar

Tapi yang paling menarik dari RE5 adalah sistem inventory yang baru. Di tengah permainan walaupun kita bisa membuka inventory, para majini itu tidak akan menunggu kita mengganti senjata, menyembuhkan luka, atau mengambil granat. Jadi ketika membuka inventory, game tidak akan di pause sehingga memberikan perasaan terdesak dan ketegangan konstan pada saat sekumpulan majini menyerang kita.

Keberadaan partner juga membawa permainan ke level yang lebih menyenangkan. Sheva, tidak seperti Ashley di RE4, tidak perlu dijaga. Sheva bisa menjaga dirinya sendiri, walaupun jika dipersenjatai dengan Rifle cenderung membuang-buang peluru. Tapi menyenangkan punya partner yang siap siaga melindungi kita. She's good with sniper rifle though. Her AI accuracy sometimes amaze me. Game juga akan terasa lebih menyenangkan jika dimainkan berdua via co op Multiplayer mode.

Chris and a Horde of Majini

Graphic:

Kalo yang satu ini jangan ditanya lagi deh. Saya main di PC tapi dengan grafis sedetail itu, loadingnya cenderung cepat. Jika melihat tubuh Sheva yang seksi dan kulitnya yang eksotis itu, saya suka lupa kalau dia cuma karakter game. Cutscene dan in game hampir tidak ada bedanya. It's flawless (for today's standard).

 

So if you're a fan of zombie and Resident Evil series. Go grab a copy of this game. You won't regret playing it.


Tag: game, resident evil 5

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

ibhe 0 0
Eh tapi mas, resident evil yang terbaru zombienya udah mulai lari kan ya? keren dong kalo gitu? Kalo dibandingin sama L4D, unggul mana mas?
apy 0 0
iya zombie di RE5 lebih cerdas, karena parasitnya mengendalikan higher brain control. sama L4D beda genre. Kalo L4D full action FPS. Kalo RE5 third person. Kalo soal tegang RE5 nuansanya lebih atmospheric... Tema ketegangannya: Antisipasi... kekuatiran yang konstan.
sofie 0 0
ini games yak? *muka polos*
capturedlilac 0 0
Kirain pilm nya ada lagi lah sampe ke 5 taunya game *ngeloyor
apy 0 0
tetep lebih seru gamenya daripada filmnya...
ibhe 0 0
GUe demen nontonin orang maen RE mas. Iya suasana tegangnya lebih berasa daripada L4D sih, gue kadang suka seru sendiri kalo ngeliatin orang main RE : D haha kalo mainnya, gak tau kalo gue kuat apa nggak.. Iya, gue katrok banget yak?
sandi 0 0
suka dgn seri RE yang keren ini tapi ga suka mainnya. mbikin panik. : D
lebih suka seri Silent Hill

oya, Hot Toys-nya Sheva Keren lho

HIDUUUUUPPP ZOMBIE...!!!! *eh, atau mati...??

apy 0 0
hehehe emang RE lebih tegang yak. apalagi lihat sheva nya hahaha. pas hot toysnya mahal tuh.... : D

Silahkan login untuk memberikan pendapat