Cerita-cerita Pendek Haruki Murakami 8

Minggu, 16 Jan '11 09:10

Sudah lama saya tidak nimbrung di forum berbagi ini. Kali ini ada banyak waktu luang dan kesempatan. Saya ingin berbagi pengalaman saya membaca Haruki Murakami. Bisa dibilang, saya mengenal penulis gaek ini sejak saya duduk di bangku kuliah. Norwegian Wood (2000) adalah buku pertama yang saya baca. Meski tebal, buku itu tidak membosankan sama sekali. Mungkin anda semua sudah banyak yang membacanya.

Petualangan saya membaca karya-karya Murakami pun berlanjut. Sebut saja beberapa judul favorit saya seperti Kafka on The Shore (2002), Hear the Wind Sing (1979), What I Talk, When I Talk About Running (2008). Ketiga judul itu bisa dikatakan judul-judul karya fiksi dan non-fiksi yang dituliskan Murakami.

Nah, pagi ini saya ingin memberikan beberapa tautan link menarik seputar karya Murakami lainnya. Sebagai penulis karya fiksi panjang, Murakami dikenal juga dengan kemampuannya untuk menulis cerita-cerita pendek. Mungkin sudah ada yang pernah membaca kumpulan cerita pendek The Elephant Vanishes. Di sana, ada banyak kumpulan cerita pendek. Tapi sayangnya, buku itu sudah langka ditemukan di toko buku - toko buku di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Akhir tahun kemarin, saya memiliki waktu luang untuk mencari beberapa tautan cerpen Murakami. Jika tertarik, kalian bisa membaca di tautan link, di bawah ini:

I. On seeing the 100% perfect girl one beautiful April morning

Ceritanya menarik. Kita bisa membacanya berulang-ulang setiap hari. Mengisahkan tentang pertemuan si tokoh Aku dengan karakter si gadis 100% sempurna menurut penilaiannya, di pagi hari, di bulan April. Murakami menghadirkan detail deskripsi yang amat mengesankan buat saya. Penilaian subjektivitas si tokoh Aku pada paragraf kedua amat menohok. Ia menjelaskan bahwa si gadis 100% sempurna itu tidak terlalu cantik. Namun ia yakin, si gadis ini, 100% sempurna untuknya.

"The moment I see her, there's a rumbling in my chest, and my mouth is as dry as a desert."

Lebih lanjut, bisa dibaca di sini.

II. Honey Pie


Ceritanya mungkin klasik. Tiga orang sahabat, berkawan akrab sejak di bangku kuliah. Lalu, salah satu sahabatnya jatuh cinta dengan sahabat perempuan mereka. dan bergulirlah kisah asmara yang absurd. Kita akan dibuat penasaran pada akhirnya. Karakter Junpei, Sayoko dan Takatsuki adalah tiga sahabat yang saya ilustrasikan di atas. Kisah dimulai dari imajinasi Junpei tentang karakter beruang yang memiliki polah seperti manusia. Kisah ini ia ceritakan kepada Sala, putri semata wayang Sayoko dan Takatsuki. Sayoko dan Takatsuki telah bercerai, namun mereka masih berhubungan baik. Nah, sudah bisa ditebak kan alur kisahnya seperti apa?


Karakter Junpei adalah karakter yang tenang, konservatif, cenderung pendiam. Sayoko bisa digambarkan sebagai karakter yang dicintai banyak orang dan tentu saja cantik. Sedangkan Takatsuki adalah figur flamboyan yang memandang jalan hidupnya teramat ringan.

"It seems like only yesterday I was a freshman, and then I met you, and then I met Sayoko, and the next thing I know I'm a father. It's weird, like I'm watching a movie in fast-forward. You probably wouldn't understand, Junpei. You're still living the way you did in college. It's like you never stopped being a student, you lucky bastard."

Lebih lanjut, bisa di baca di sini.

III. The Second Bakery Attack


Ide tulisannya adalah tentang percakapan sehari-hari pasangan suami istri. Mereka baru menikah dan memiliki latar belakang yang bertolak belakang. Dan sepertinya, setelah menikah, si istri baru mengetahui beberapa kisah hidup suaminya, yang tidak pernah ia ceritakan. Termasuk saat ia menceritakan pengalamannya merampok toko roti, ketika si suami masih duduk di bangku kuliah. Saat itu kondisi ekonominya amat buruk, sehingga ia tidak mampu membeli bahan panganan.

Pengalaman si suami dijadikan ide si istri untuk merampok kedai McD. Mereka juga tengah menjalani hidup yang susah saat itu. Nah, seperti apa kisah perampokannya dan mengapa mereka merampok McD,

bisa dibaca di sini.

"Thirty Big Macs. For takeout."

IV. Sleep

Saya agak ragu untuk menyelesaikan cerpen ini. butuh beberapa kali jeda untuk mengambil napas dan menguatkan mental, agar saya bisa melanjutkan bacaan ke paragraf berikutnya. Kisahnya sederhana, tentang kehidupan yang dijalani seorang ibu rumah tangga. Suaminya bekerja menjadi dokter gigi. Mereka memiliki satu orang anak. Sepintas, kisah hidupnya berjalan seperti biasa. Layaknya ibu rumah tangga pada umumnya, yang memiliki kesibukan domestik dan kehidupan personal. Namun si ibu rumah tangga ini memiliki masalah. Entah, ia menganggapnya ini masalah atau bukan, ia tidak bisa tidur semalam suntuk selama berhari-hari!

Tidak sekadar insomnia. Intinya ia tidak dapat tidur selama berhari-hari. Padahal hidup yang ia jalani berjalan normal. Ia berusaha mengeksaminasi apa yang terjadi. Namun sia-sia. Dalam cerpen ini dihadirkan rujukan kisah penting lainnya, seperti Anna Karenina (Leo Tolstoy). Buat saya, Sleep adalah masterpiece Murakami dalam menggarap cerita pendek. Ada kesan kehampaan yang sulit dideskripsikan setelah saya selesai membacanya, sedih tapi penasaran.

"Then I noticed how late it was. Three in the morning! And still I wasn't sleepy."

Cerita bisa dibaca di sini.

Meskipun terkesan absurd dan aneh, tapi tiga kisah di atas berhasil ditulis oleh Murakami dengan gaya yang khas. Ia berusaha membuat tiap-tiap karakternya hidup dengan problematika masing-masing. Oh iya, masih ada beberapa judul lagi jika kalian ingin mencarinya sendiri: Ice Man, Tony Takitani, Year of Spaghetti dan Chance Traveler. Dan saya baru saya menemukan kumpulan cerpen ulang tahun (Birthday Stories) yang disunting Haruki Murakami dan diisi sekumpulan cerita fiksi pendek tentang ulang tahun. Selamat membaca!


Tag: cerpen, Murakami

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

fairyteeth 0 0
wah... menarik sekali... thanks for sharing : D
Panda^^ 0 0
*woot* Saya juga suka Murakami-sensei~!! Tapi emang blm banyak baca bukunya sih hehehe. Okeh, akan melipir ke Kino untuk nyari yang ini.

Thanks for sharing~
maharrani 0 0
Kuliah di Fakultas Sastra (Jepang) tidak menjamin saya mengenal Murakami.

Thank you sheisacuckoo: great recommendation! ; )
Titiw 0 0
Gilaaa! Ini tulisan keren abiiis! Aku juga udah baca Norwegian Wood. Lagu2 jazz dan bebop di dalamnya, bau parfum yang mengawang, atmosfer Jepang yang dideskripsikan, semuanya perfecto! Dan.. Ah.. Thx so much for the links, sheisacuckoo , Langsung dihajaaar! : )
sandi 0 0
Mantappp..... ada linknya...
thank you...!!! : )
sofie 0 0
aku baca beberapa buku murakami, tapi kok aku gak ngerti ya...apakah kecerdasanku menurun?? : ((
0 0
muanteb.. thanks udah share
teru 0 0
Salam kenal!

Mas, tolong terjemahin cerpen2 tersebut dalam Bahasa Indonesia , donk : ) please... (yang no 2, 3, dan 4 saja)

Atau ada link2 cerpen murakami dalam bahasa indonesia yang anda tahu?

Saya juga suka Murakami. Cerpennya yang sudah saya baca yang pertama sama yang ini nih

http://lakonhidup…ki-murakami/

Kalau anda berkenan untuk menerjemahkannya, tolong kirim ke email saya di bawah ini, ya. Thanks!

dotacoholic23@yahoo.com

NB: kalau ada kontributor lain yang mau nyumbang terjemahan cerpen2 di atas (no 2, 3, dan 4) saya akan smabut dengan senang hati : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat