TRON: Legacy Movie Review 7
Sabtu, 18 Des '10 16:48
Sejak kecil, Sam Flynn (Garrett Hedlund) sudah menjadi anak yatim piatu karena ditinggalkan ayah dan ibunya. Sang ayah, Kevin Flynn (Jeff Bridges), adalah pendiri perusahaan ENCOM yang menghilang secara misterius entah ke mana. Jadilah Sam milyuner cilik, pemilik sebuah perusahaan software multinasional.
Pada saat Sam berusia 27 tahun, misteri perlahan mulai terkuak. Sebuah pesan Kevin ke pager Alan Bradley (Bruce Boxleitner), mitra Kevin di ENCOM, mengarahkan Sam ke tempat ding dong (bingung nerjemahin video game arcade :P). Di sana, terdapat pintu menuju sebuah dunia maya yang diciptakan oleh Kevin, The Grid.
Film TRON yang pertama keluar tahun 1982, menampilkan Jeff Bridges sebagai Kevin dan Bruce Boxleitner sebagai Alan/Tron. Tidak perlu takut akan bingung menonton film ini kalau belum menonton film yang pertama. Cukup banyak penjelasan bagi para penonton awam, seperti saya.
Adegan pemunculan Sam dewasa membuat saya mengira film ini akan menjadi kritik bagi perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft.. eh.. ENCOM yang mencari untung dari upgrade OS mereka hampir setiap tahun. Tapi, adegan tersebut ternyata hanya menjadi alat perkenalan watak karakter Sam dan transisi bagi masuknya Sam ke dalam The Grid.
Kerja keras kreator film ini patut dipuji. Konon, syuting hanya butuh 64 hari, sedangkan pasca produksinya makan waktu 68 minggu. Presentasi visual dunia maya The Grid juga sangat mengagumkan. Adegan tarung cakram dan adu motor cahaya menjadi andalan untuk menaikkan adrenalin, selain adegan kejar-kejaran pesawat yang menegangkan. Walau begitu, entah kenapa, beberapa adegan terasa seperti imitasi dari film lain, terutama STAR WARS. Meskipun ada juga pemutarbalikan STAR WARS, seperti dialog "I am not your father, Sam." di satu adegan.
Dari segi akting, Jeff Bridges yang dimudakan kembali secara digital di adegan kilas balik dan beberapa bagian film ini terasa agak janggal. Tapi karakter Kevin Flynn tua yang berdandan seperti Jedi Master dan berbicara dengan gaya santai a la surfer hippie sangat menyegarkan. Perbandingannya, coba ingat-ingat permainan (atau gaya bicara) Jeff Bridges waktu menjadi penguin peselancar Big Z di film animasi SURF'S UP.
Garrett Hedlund memang tidak terlalu akrab buat saya, tapi ternyata saya sudah pernah menonton permainannya di TROY (sebagai Patroclus), FOUR BROTHERS (Sam Mercer) dan ERAGON (Murtagh). Sedangkan Olivia Wilde sebagai Quorra, pengawal Kevin, menghadirkan akting yang berbeda dari yang pernah saya lihat di serial HOUSE.
Musik yang digarap duo musikus elektronik Daft Punk terasa sangat pas. Kadang elektronik khas Daft Punk, kadang orkestra klasik, dan kadang perpaduannya. Mungkin ini dikarenakan film TRON yang pertama sangat berpengaruh bagi mereka. Bahkan keduanya ikut menyumbang cameo sebagai dua orang DJ dalam film ini.
Tanpa aktor-aktor kuat dan tanpa presentasi visual yang seringkali mempesona, mungkin cerita film ini akan menenggelamkan saya dalam kebosanan. Tapi, begitu banyak hal yang sangat inspiratif dalam film ini, sehingga banyak adegan yang terbayang-bayang. Itulah makanya, saya terjebak dalam sebuah pertanyaan yang dilematis: "Film ini bagus atau tidak?"
Tapi kenapa harus saya yang menjawab pertanyaan tersebut? Mungkin pertanyaan itu harus Anda jawab sendiri setelah menonton film ini.
Gambar diambil dari sini.
Tag: Film, 3d, movie, review, olivia wilde, tron, jeff bridges
Terkait:
-
Real Steel: Drama Tinju Robot
Senin, 31 Okt '11 01:31 -
Narnia Yang Makin Hmmm...
Kamis, 9 Des '10 19:25 -
Mari ber-Social Network!!
Jumat, 29 Okt '10 20:32
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
sandi: jadi penasaran
-
fairyteeth: yoi banget
-
sofie: yoi banget


Komentar:
3D or not?
idem, gak tau sebenernya film ini bagus atau gak, yang penting suka!!
mau nonton lagi ah yg 3D \(^o^)/
sandi: dirimu selalu menanyakan hal yang sama setiap ada film yg ada 3D nya?
daku sih semua film yg 3D nonton 2 kali, seali 3D sekali yang biasaaaaa....
Silahkan login untuk memberikan pendapat