Paket Penjualan Hiburan Korea 9
Jumat, 15 Okt '10 10:54
Kemaren Shinee ke Indonesia, dan crowd-nya mungkin bakalan bikin sebel bang billy kalo dia liat liputannya. Shalow (fans Shinee) berebut megang, dan heboh waktu mereka perform yg cuma bawain lagu sekedarnya aja di acara KIFF. Segitu hebohnya per-Korea-an apa cuma karena Shinee yang dateng ke Indonesia jadinya heboh?
Kayanya sekarang Indonesia lagi agak demam Korea sih. Beberapa waktu lalu rombongan Elf (fans Super Junior) Indonesia sibuk manggil-manggil lewat twitter, berharap Super Show 3 bakal mampir ke Indonesia. Nyatanya nggak, dan hebohnya cuma jadi trending topic di twitter saja lah.
FYI, sebelumnya ada TVXQ (sekarang udah bubar) yang tercatat sebagai musisi dengan Fanbase terbanyak di dunia ala Guinness. Jadi mari kita anggap industri musik Korea ini hebat dalam menciptakan sensasi.
Sebetulnya saya sudah tahu soal keberadaan grup musik Korea yang menggila ini sejak empat tahun lalu, tapi karena waktu itu rekomendasinya kebanyakan boyband jadi saya agak kurang tertarik. Berterimakasihlah kepada Youtube dan pekerjaan yang agak santai, karena akhirnya bisa browsing dan menemukan pujaan grup musik Korea ini. Tidak cuma satu, tapi ada beberapa..yah, kebanyakan sih yang cewek-cewek lah yang saya suka ;)
Itu soal saya, dan sekarang Indonesia juga lagi menyoroti kinerja hiburan Korea yang coba diadaptasi oleh industri hiburan di Indonesia. Ada beberapa nama muncul seperti Bidadari, Smash, atau G-String, yang kalau diperhatiin nyontek grup musik Korea. Mungkin kalau kita belom pernah merhatiin video Korea kita nggak bakalan cepat sadar kalau mereka itu ngikutin, tapi kebetulan banget saya perhatian deh sama si Korea ini, jadi aja...
Beberapa waktu yang lalu, tetangga pernah nulis di Curipandang.com soal Korea ini, dan menyebutkan kalau kuantitas dan operasi plastik lah yang menyebabkan banyak fans yang sebetulnya lebih tercengang kalau ngeliat video, aslinya, daripada cuma sekedar dengerin musiknya saja. Saya setuju, karena awalnya juga karena liat maka saya jadi suka.
Lantas banyak juga yang bilang, "ngapain sih suka sama yang FAKE gitu, nyanyi karaoke, dan muka hasil rekayasa dokter bedah?"
Karena udah terlanjur suka, dan sulit untuk setuju sama pernyataan kalau mereka itu PALSU, makanya saya mencoba mencari pembenaran dari apa yang saya ketahui soal grup musik Korea ini. Betul memang mereka rata-rata operasi plastik, terutama untuk mempertegas keindahan di wajahnya, tapi kita cuma bisa mengiyakan saja bukan? Secara di Korea sendiri, rata-rata orang yang udah 18+ terbiasa dengan operasi wajah, kenapa kalau sudah jadi artis nggak ikutin tren itu? Akhirnya kita mengalah sama pernyataan, "yaudah lah, itu kan budaya disana, wajar dong."
Itu cuma jadi paket kecil penjualan di industri hiburan Korea, yang seharusnya bisa kita pelajari dan diambil segi positifnya. Mereka berbicara soal profesionalisme tingkat tinggi, dimana segala sesuatu yang dijual itu haruslah sempurna. Jujur saja, saya mungkin tidak akan tertarik sama sekali dengan Wonder Girls waktu lagu Tell Me pernah didengar di radio beberapa tahun lalu, tapi sejak melihat videonya, saya jelas langsung tertarik. Lagu yang biasa aja tapi enak, dance yang biasa aja gampang diikutin tapi menarik, plus tampilan fisik yang menyanyikan yang relatif oke menjadi paket penjualan lengkap untuk sebuah hiburan ala Korea.
Sama halnya dengan SNSD atau Kara misalnya. Mereka baru-baru ini debut di Jepang, sebagai langkah awal go internasional. Bayangkan, apa yang mereka lakukan untuk debut Jepang pun tidak ada bedanya sama yang mereka lakukan untuk debut lokal, kecuali menggunakan bahasa Jepang tentu saja. Dance, paras cantik, dan musik tidak berbeda sama sekali. Dan itulah yang mereka jual, paket keseluruhan dari joget cantik dan musik.
Belom lagi ditambah dengan fashion yang okeh. Mungkin mereka juga mengadaptasi dari musisi internasional seperti Lady Gaga atau Adam Lambert, tapi apa yang mereka terapkan di paket penjualannya itu berasa begitu lengkap. Jangan bilang mereka asal-asalan aja pilih baju, tapi mereka sebetulnya sangat teliti soal detil fashion juga lho.
Sebuah pembelajaran mungkin buat industri musik dimanapun itu, kalau apa yang dijual itu harus betul-betul maksimal dipolesnya. Di Indonesia baru RCM aja yang sudah mulai menggunakan cara itu, sisanya masih kalangkabut geber musik atau sekedar memoles paras saja, visual berupa tari-tarian sederhana masih payah dan susah untuk kita terima. Berterimakasihlah kepada Agnes Monica yang sudah mulai belajar dari Korea, karena ia bisa terlihat lengkap dalam menjalankan profesinya sebagai pemusik.
Jadi, sekarang saatnya saya kembali memperhatikan video-video Korea lagi. Belajar soal profesionalisme mereka, sekaligus memanjakan mata melihat joget mbak Hyo Yeon :D
Tag: musik, keren, boyband, korea, snsd, Girlband, Oke, SHINEE, SUJU, Kara
Terkait:
-
HOOT - Gadis Bond Rasa SoNyuh ShiDae
Jumat, 5 Nov '10 12:54 -
Java Jazz Festival 2012 - Day 2
Jumat, 9 Mar '12 17:39 -
Java Jazz Festival 2012 - Day 1
Selasa, 6 Mar '12 12:08
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
AndriaGutama: nggak ada matinya
-
fadex: yoi banget
-
maharrani: yoi banget
-
Titiw : yoi banget
-
fairyteeth: nggak ada matinya
-
tri: yoi banget


Komentar:
so i still prefer japanese female artists
sandi: hehehaehaha bisa dibilang gitu sih, sekarang lagi jaman dagu bulet, yah dibuat bulet, kalo lagi tren dagu lancip, diperlancip deh
Silahkan login untuk memberikan pendapat