Salahkah ST12 atau Kangen Band? 16

Jumat, 1 Okt '10 09:52

           Di tengah hiruk-pikuknya dunia hiburan dengan menjamurnya banyak band-band baru yang seperti banyak menduplikasi beberapa band yang sudah kondang sebelumnya. Tidak luput juga dari munculnya berita-berita miring tentang mereka memplagiat lagu-lagu luar negeri baik dari timur hingga ke barat. Saya tidak ingin mengoreksi hasil karya mereka karena saya kurang berkompeten dalam hal ini. Saya hanya ingin membahas tentang bandnya langsung.

           Awalnya Bujang Dare mungkin akan merasa bahwa band seperti ST12 atau Kangen Band itu cukup mengganggu kestabilitasan belantika musik Indonesia. Namun setelah mereka beberapa bulan muncul di televisi dan mendapat penggemar yang antusias, muncullah beberapa duplikat mereka. Tidak perlu saya sebutkan satu persatu-lah karena saya yakin daftar namanya juga sudah terpajang di televisi. Yah harus kita akui kita jadi mengenal band atau penyanyi yang tidak masuk daftar ‘white list' kita melalui televisi yang rata-rata punya acara musik.

          Ada ‘INBOX', ‘DAHSYAT', ‘DERING', apalagi ya? Maaf saya tidak hapal lagi karena sudah dua tahun tinggal di rumah yang tidak ada televisi dan saya tidak begitu menyukai benda kotak tersebut ada di rumah saya. Alasannya? Akan saya bahas di postingan yang berbeda ya? Biar nggak campur aduk gitu maksudnya... hehehehehe.

           Kembali ke pokok permasalahan jamur, eh.. menjamurnya maksud saya, dengan menjamurnya band-band lokal yang mungkin bisa kita katakan ‘terinspirasi' dari band yang banyak mendapat kritikan tidak mengenakkan yang kemudian akhirnya terkenal.

            Kita akhirnya tersadar satu hal. Lebih tepatnya sih saya yang tersadar satu hal, yakni ST12 dan Kangen Band ternyata nggak jelek-jelek amat kok. Bahkan mereka yang pertama kali berani melawan arus industri musik Indonesia yang di dominasi pemain lama seperti Ungu, Dewa 19 (katanya mau ganti nama ya? Jadi Mahadewa? Pokoknya bandnya Ahmad Dhani itu deh), dan masih banyak lainnya yang apabila kita ukur warnanya sangat berbeda dengan ST12 atau Kangen Band.

           Lantas apakah kita harus menyalahkan ST12 dan Kangen Band yang menginspirasi anak muda lain yang kemudian berani mencoba membawakan lagu-lagu Indonesia menjadi lebih ‘melayu'. Saya tidak mengatakan bahwa musik ‘melayu' itu buruk atau baik. Saya hanya ingin mengatakan bahwa mereka berhasil membuat sebuah karya, mau suka atau tidak mereka tetap berhak berada di industri musik Indonesia. Hidup Industri Musik Indonesia! Belilah CD originalnya jangan yang bajakan!


Tag: ST12, kangen band, band melayu

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Titiw 0 0
Hani.. Dikasih paragraf dong tulisannya biar gak pusing bacanya.. : D
honeylizious 0 0
Titiw : okehhh... hehehe,,, langsung di editt : ))
fadex 0 0
Jadi yang salah siapa? heheeh : D
deadeye doll 0 0
Yang salah ya konsumennya,udah dikasih barang generik kw11 bejibun pun masiiiih aja minta lebih : p
fairyteeth 0 0
for me, kanjen band is big no no.... es teh dua gelas masih lebih nyambung ditelinga...

dan lagi si Charlie yang beraksi bak Bono nya indonesia... (eh, siapa sih nama musisi yang sangat peduli ituuu?) sedikit banyak membuat dia dikagumi... : D

duplikat nya yang bejibun ituuuu, errrr....
honeylizious 0 0
deadeye doll: wkwkwkwkwkwk...
honeylizious 0 0
fairyteeth: yang ori aja kadang masi agak sulit di terima. Apalagi yg duplikat. . . Hehehe
honeylizious 0 0
fadex: ap mgkn qt yg salah. . . . Atau malah artikel ini yg salah? Wkwkwk
I wrote SYN not Tragedies 1 suka | 0
ga ada yang salah kok
fine2 aja

namanya juga cari duit asal halal mah ga masalah
cuma jangan sampe jual idealisme buat ketenaran

sayang aja
: )

dan kalo ada yang bilang st 12 kampring, atau kangen band sampah
itu hanya masalah selera kok
seperti orang yang bilang seringai dan burgerkill musiknya ga jelas...

fair kan?

: )

*belilah bajakan!!! asal jangan band lokal!!!*
: ))
to Ra nt 0 0
[ dan kalo ada yang bilang st 12 kampring, atau kangen band sampah
itu hanya masalah selera kok
seperti orang yang bilang seringai dan burgerkill musiknya ga jelas... ]

Sepanjang yang ngomong bukan orang yang ngerasa musiknya "dipinggirkan" sih nggak apa-apa. Kalo gitu kan jadinya berkesan sirik atau nggak simpatik : )).

Suka gak suka sih silahkn, tapi jangan ngehina-hina tanpa alasan yang jelas juga : D.
honeylizious 0 0
I wrote SYN not Tragedies: betul2.... hehehehehe

to Ra nt: mereka bukan sampah kok, hehehehe... saya malah kagum dengan mereka yang tetap exizt ditengah kepungan kritikan yang sedemikian tajam

: ))
to Ra nt 0 0
honeylizious: Gw nggak bilang mereka sampah, ne? : )

At the very least, Andhika itu terkenal ramah sama fans ; ). Meskipun yah, ada aja omongan-omongan miring mengenai kelakuan beberapa anggotanya waktu nongkrong, tapi that's beside the point.

Btw emang KGB dituduh niru lagu apaan? : -/
honeylizious 0 0
to Ra nt: bukan KGB yang memplagiat namun band2 lain yang kita dengar beritanya. kalo KGB saya nggak tau juga... hehehehe : ))
ibhe 0 0
to Ra nt: gue gak tahu nih kalo bandnya andhika disingkat jadi KGB -___-a

tapi gue setuju sama yang dibilang I wrote SYN not Tragedies semuanya kembali ke penikmat dan bukan penikmat musik mereka : ) dan FYI: gue termasuk orang yang menikmati lagu tanpa berusaha mencari tahu kayak apa bentuk penyanyi lagu tersebut : ) jadi, sempet suka juga sama lagu-lagu dari kedua band tersebut, KGB dan ST12 : ))

menyambung pertanyaan to Ra nt: emang KGB dituduh niru lagu apaan? : -/ ?
to Ra nt 0 0
ibhe: [gue gak tahu nih kalo bandnya andhika disingkat jadi KGB -___-a]

Iyalah, orang gw juga baru ngarang barusan.
honeylizious 0 0
ibhe: si to Ra nt: tu yang mulai pake KGB... praktis sihh hehehehe

Silahkan login untuk memberikan pendapat