Menyejukteduhkan Kosambi 6

Kamis, 2 Sep '10 17:38

-Kafe Halaman, Bandung, 1 September 2010-

Charity 4 Kosambi

Di sela hujan berkah Ramadhan dan hujan air musim ini, api bisa-bisanya mencuri kesempatan. Ia yang melompat dari ledakan tabung gas melahap puluhan rumah di daerah Kosambi Bandung. Harapan para penduduk hangus sekejap bersama api dan Pemadam Kebakaran yang terlambat datang.

Tetapi harapan dapat hadir dengan cara apa saja. Peristiwa tersebut mendorong Bandung Broadcasters Unite (kumpulan penyiar dari berbagai radio di Bandung) untuk menggelar Charity 4 Kosambi. Pada acara hiburan yang diadakan pada sore hingga malam di Kafe Halaman Bandung tersebut, mereka yang berasal dari berbagai radio meng-mc bersama. "Para penyiar orang yang paling luas menyebarkan informasi ke masyarakat, apa lagi penyiar Bandung itu kompak, lho," ungkap Kang Arief Rachman, salah seorang panitia Charity 4 Kosambi.

Berangkat dari jaringan pertemanan radio yang luas, terhimpunlah bintang-bintang terkenal seperti She, Mala Numata, Arian, Bandanaira Duo (salah satu personilnya adalah Lea Simanjuntak), bahkan Dira Sugandi, penyanyi Indonesia yang juga personil band acid jazz internasional, Incognito. Tak hanya itu, Valiant Budi, mantan penyiar Oz Radio yang baru menerbitkan novel Bintang Bunting, hadir untuk menjual buku dan mendermakan hasilnya. "Semua membantu sesuai kapasitasnya masing-masing," ujar Kang Arief lagi.

Saya percaya ketulusan hati menular sifatnya. Setiap orang yang datang tampak ingin berkontribusi dan ikut menyebarkan aura baik yang memenuhi Charity 4 Kosambi. "Keliatan dari tadi semua acaranya dibawain dengan hati," pendapat salah seorang pengunjung.

Acara ditutup dengan penampilan memukau Dira Sugandi. Ia mengakhiri rangkaian lagu yang dibawakannya dengan Sejuk dan Teduh ciptaan almarhum Harry Roesli. Suaranya yang membuat merinding melantun, seperti sengaja dikirimkan untuk meneduhkan teman-teman di Kosambi,

"Sejuk dan teduh kawan ...
Sloka cinta buat engkau ...
Selamanya ..."

Sementara itu hujan turun sejuk dan teduh. Plastik bening diam-diam menangkapnya; menjaga kabel listrik yang menjalar di sepanjang panggung dari korsleting ...

Sundea
www.salamatahari.com

Ingin ikut menyumbang untuk Kosambi? Kirimkan bantuanmu melalui BCA #0161296355 a.n Amyrtha Maya dengan notes: Charity 4 Kosambi. Follow pula twitternya di @charity4kosambi


Tag: musik, harry roesli, kebakaran, penyiar, bandung, Dira Sugandi, hujan, Kosambi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sandi 0 0
ahh.. bagus sekali kepedulian seperti ini
mengingatkan bahwa kita ga hidup sendiri

oya, setau saya Dira bukan anggota Incognito. Album Dira memang diproduseri Bluey, personil Incognito.

dan itu fotonya keren : )
Sundea 0 0
Oh, salah, ya? Makasih koreksinya, ya, Mas Sandi ... hehehe ...

Soal foto, makasih juga ... itu Dea foto dari sela2 batu2an dkt panggung =)
maharrani 0 0
Sundea: hihi bener kata sandi: fotonya kereeen.
Kegiatannya juga keren..kapan-kapan Bandung Broadcasters Unite & Curipandang bikin keceriaan yuk di Bandung : )
Sundea 0 0
Hehehe ... pasti mau, deh, Bandung Broadcasters Unite-nya

Ayoayo kalian bikin acara bareng ... =D
fairyteeth 0 0
wogh acara nya tampak kereeeennn...

btw, si Lea jadi Lea boruniraja namanyaaa kalo pas sama banda naira... bukan lea simanjuntak ; ))
Titiw 0 0
Baru mau ngomong kalo Dira bukan personelnya Incognito eh udah ada si mas sandi yang lebih master di duna permusikan.. Hehehe.. Oh, yang waktu itu rame dibahas di twitter ini toch. Kalo gak salah di jakarta juga ada acara charitynya gak sih..? CMIW. Ah kerennya acara ini.. Tidak harus gembar gembor di lapangan yang luas dan memakan biaya banyak.. tapi sekedar di cafe dengan suasana yang hangat.. : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat