#klubuku Belajar Kaya dengan #RichGame 9
Selasa, 31 Agu '10 16:27
Allah sudah memberi qt rezeki, tinggal bagaimana qt mengaturnya.
Itu lah ilmu yang saya dapat saat bermain Rich Game di #klubuku Jumat Malam 27 Aug 2010 bersama Curipandang dan Aidil Akbar. Itu tuh konsultan keuangan yang ganteng dan G40L :D
Rich Game? Bukan Money Game kan..??Ya jelas bukan lah...Klo menurut mas Aidil, di Rich Game ini qt belajar kaya dengan cara investasi. Tapi bukan sembarang investasi ya..!! Dan Rich Game ini mempermudah qt untuk mengerti bagaimana mengatur keuangan. Karena permainan nya pun mengadaptasi dari kehidupan qt sehari-hari.Klo biasanya hanya segelintir orang yang dateng ke #klubuku (L4..loe lagi...loe lagi :D ), tapi kali ini bener-bener rame. Bahkan blogger seperti @tikabanget dan si pemenang Microsoft Bloggership 2010 @nicowijaya ikutan berpartisipasi. Seneng deh klo rame begini. Dan acara yang berlangsung di Obsat pun makin seru setelah permainan dimulai.Permainannya seperti apa c..??Permainan Rich Game sendiri berbentuk seperti monopoli yang biasa qt mainkan sewaktu kecil. Hanya saja semua element dalam permainan di ambil dari kehidupan nyata qt.Pertama-tama Mas Budi (dari Akbar Finance Consultant[AFC]) membimbing grup 1 memulai permainan. Kami pun diatur untuk berpasangan (ceritanya "mamih dan "papih" gitu...). Setiap pasangan mengambil kartu profesi. Saya yang saat itu dipasangkan dengan nico pun mendapatkan profesi sebagai Staf Admin dengan penghasilan per bulan 1500. Di Kartu Profesi juga dijabarkan apa saja yang menjadi pengeluaran perbulan kami. Yaitu;
Pengeluaran Rumah tangga 450
Transportasi 150
Angsuran Rumah 450
Dan di setiap penghasilan yang kami terima pun harus disisihkan untuk Pajak sebesar 10% penghasilan dan Zakat sebesar 5% dari Pajak. Pajak 150 Zakat 75
Sebelum permainan di mulai kami diberi modal oleh Bank sebesar 1500.Dalam 1 kertas segi empat monopoli #RichGame terbagi menjadi 28 kotak yang terdiri dari beberapa kotak "Peluang Investasi", "Pengeluaran Pribadi", "Bonus Bank" serta kotak "STOP". Di sudut segi empat terdapat kotak "Pengeluaran Bulanan", "Pajak" dan "Zakat, yang mana setiap kali qt melewatinya, qt harus mengeluarkan biaya untuk masing-masing pengeluaran tersebut. Penghasilan kami terima setiap kali kami melewati kotak Start (sudah melewati 1 putaran penuh)
Permainan pun dimulai...Awalnya saya agak bingung saat salah satu dari kami berhenti di kotak "Peluang Investasi" yang berarti Mas Budi membacakan Peluang Investasi dari Kartu Peluang yang ia ambil.
Missal:
Indikator : Inflasi Naik
Instrukmen : Valuta Asing
US dolar 9
Euro 10
Minimal pembelian sebanyak 10
Kami yang minim pengetahuan tentang keuangan pun bingung. Musti gimana yak..?? Beli ga yah..?? Ah...palingan cm keluar 90 or 100 klo kami beli per 10 dan duit kami masih banyak..beli aja deh...Begitu seterusnya. Saya dan Nico baru berhenti beli bentuk investasi tersebut ketika uang kami sudah tidak mencukupi :D.Dan bencana datang saat dadu yang saya kocok membuat kami harus masuk ke kotak STOP. Berarti kami harus kembali ke kotak Start tanpa menerima penghasilan perbulan dan tetap harus membayar "Pengeluaran Bulanan" saat kami melewatinya. Kami masih beruntung karena uang yang kami miliki masih mencukupi untuk membayar biaya "Pengeluaran". Dan kami pun tidak dikenakan Pajak dan Zakat karena saat itu kami tidak mendapatkan penghasilan.Permainan berjalan makin seru.
Pasangan 1 yang berprofesi sebagai Managing Director dan mendapatkan penghasilan 3x lipat dari kami harus bangkrut karena uang yang mereka punya plus hasil penjualan aset investasi tidak menutupi biaya Pengeluaran Bulanan mereka. Itu semua karena mereka harus mendapat kotak STOP.Dan mereka adalah pasangan pertama yang bangkrut. Saya dan Nico pun mulai ketar-ketir, takut dapet kotak itu lagi. Tapi bencana ke-2 itu tak bisa kami hindari. Kami dapet Kotak STOP untuk ke-2 kali. Dan kamilah pasangan ke-2 yang bangkrut L. Dilanjut dengan pasangan ke-4 bangkrut. Dan hanya pasangan ke-3 yang bertahan di 30 menit permainan berjalan. Tips dari mereka c...mreka mencatat semua peluang investasi yang dibacakan, menelaah dan memutuskan untuk beli/jual ataupun tidak.
Saya yang masih penasaran kembali main di Grup 2 bersama @tikabanget+pasangan dan @_dita+pasangan. Pasangan saya si bumil @atemalem. Kali ini kami dapat Jabatan paling Tinggi: Pengacara Senior dengan penghasilan 4000 dan pengeluaran bulanan 2400 per bulan. Tapi lagi-lagi kami harus bangkrut.
Moral: ternyata penghasilan besar tak menjamin kehidupan berjalan lama
Pembelajaran kali ini yang saya dapat dari Pasangan 3 di Grup 1 adalah karena mereka selalu mempunyai dana darurat. Kebayang donk klo sebulaaan aja qt ga dapet gaji dan ga punya tabungan darurat. Yang ada..mengais-ngais utang sama tetangga (jangan sampe deh...). Qt juga ga bisa asal sembarang investasi. Kudu punya ilmunya walau sedikit. Jangan sampai maunya investasi untuk keuntungan masa depan, eh..malah rugi.Wah...permainan ini bikin saya melek arti kaya. Ga cuma harus cari Gaji gede, tapi klo ga bisa ngaturnya percuma aja, bisa amburadul.
Makasih kepada Tim AFC dan Curipandang :)
note: Terima kasih pada Sandy atas fotonya :)
Terkait:
-
#klubuku Agustus: Rich Game
Selasa, 17 Agu '10 17:57 -
Low Budget (but High Income) Traveling ala Hartono Rakiman
Kamis, 20 Jan '11 12:56 -
Low Budget Traveling ala Elok Dyah Messwati
Kamis, 20 Jan '11 12:51
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
sandi: yoi banget
-
atemalem: yoi banget
-
maharrani: nggak ada matinya
-
sofie: nggak ada matinya
-
AndriaGutama: jadi penasaran
-
Titiw : yoi banget
-
imancinderamata: keren
-
fairyteeth: nggak ada matinya


Komentar:
kalo ada mau liat, di fb saya ada foto2 yg lebih lengkap
keren... review-nya kumplit...!!!
game-nya juga seruuwww...!!!
dan saya adalah si managing director dengan gaji 5000 yang bangkrut paling pertama...
kesalahannya mirip dengan Bieb , terlalu bernapsu melihat peluang investasi tanpa ada cadangan untuk pengeluaran bulanan
tanya: berarti game ini gak bisa dimainin sendirian ya?
bisa belajar keuangan dgn fun ya
sayang di jakarta mlulu
Silahkan login untuk memberikan pendapat