MUTEMATH: The Beautiful Surrender 14

Senin, 16 Agu '10 16:23

Ini adalah band yang biasa aja. Pendapat pribadi, tentunya. Biasa aja tapi relevan dengan kondisi musik dunia (sepuluh tahun lalu hingga) saat ini. Jualan, tapi pengen aneh, tapi harus enak dan bisa masuk chart. Saat bertemu dengan obsesi "pengen aneh" biasanya segala sesuatu jadi menarik, seperti MUTEMATH yang muka personilnya aneh-aneh (jangan bandingkan dengan Nine Inch Nails era Pretty Hate Machine) punya aksi dan bunyi yang menarik.

Pertama kali mendengar single "Typical", pikiran saya langsung berpendapat sama. Tipikal. Standar band rock. Layak untuk jadi jingle iklan brand denim amerika, seperti T-Rex dan Placebo. Bertenaga, sekali denger langsung inget dan tidak membutuhkan rotasi tinggi untuk dimengerti. Dan sesungguhnya band/musisi dengan kemampuan seperti itu adalah band/musisi/marketer yang menurut saya hebat. Seperti hipnosis yang berdampak langsung pada penjualan. Gara-gara single celana jeans itulah saya bertumbukan dengan Reset EP dan album self titled mereka yang cukup betah nongkrong di pemutar musik portable dan komputer saya. Bukan karena celana jeansnya, melainkan berisiknya peralatan mereka sepanjang lagu berjalan.

Mengagumi isi album pun harus terganggu dengan keinginan untuk melihat aksi live mereka. Setelah melihat pose-pose konyol dan spektakuler dari sekelompok orang dengan kostum "penyanyi kondangan" ini akhirnya saya memutuskan untuk berpulang ke YouTube, dan saya bersepakat dengan diri sendiri bahwa band ini lebih dari layak untuk ditonton aksi livenya. Untuk melihat lompatan personilnya, untuk  mendengar bisingnya, dengan tidak meletakkan kamera di atas kepala sepanjang pertunjukkan berlangsung :)

Saya belum bahas lagunya seperti apa ya... Baiklah, lagu MUTEMATH itu seperti sejumput Incubus, secuil Bloc Party, seiprit Battles dan sebongkah drum machine yang diletakkan di atas treadmill menuju loteng. Nirvana dengan Jack Irons sebagai drummer, Third Eye Blind dengan gitaris trendi kelahiran 1989, atau Arcade Fire yang diremix paksa oleh UNKL dan Daftpunk. Gak neko-neko, sederhana, pilihan nada dan atmosfer yang cukup terkontaminasi the U2 factor dan di beberapa track terdengar sangat sinematik dan overdramatik. Dan berisik. Dan aksi livenya asik.

Paul Meany bisa menjerit seperti Sting. Ya saya dengan semena-mena membuat perbandingan karena jeritan Sting ADALAH JERITAN YANG BAGUS. Darren King bisa memukul-tendang drumnya seperti mesin, semacam Travis Barker versi indie-prog-experimental rock. Hore, bisa suka-suka bikin nama genre.. Di beberapa track juga saya mendapatkan sensasi sama dengan Larc En Ciel; suara per instrumen yang terdengar ganjil bila ditelanjangi, namun alangkah indahnya begitu bergabung dengan bunyi instrumen lain yang sama ganjilnya.

Sebagai penutup, (lagi-lagi) saya akan membuat pengakuan, bahwa saya menyukai MUTEMATH dengan alasan yang sama kenapa saya menyukai Santamonica, Radiohead, Deftones dan Pink Floyd: Mereka bisa membawa noise ke panggung besar, ke depan  audiens baru, dan tetap terlihat keren saat melakukannya. Karena keren itu mahal, Jendral.

Quick fix:

1. Seperti the Postal Service, MUTEMATH juga berawal dari kolaborasi jarak jauh. Paul Meany si vokalis dan Darren King si drummer lebay  (hehe) gemar saling berkiriman demo dan sample lagu masing-masing untuk dilengkapi oleh satu sama lain.

2. Saat membangun MUTEMATH, Paul Meany masih tergabung dalam sebuah grup experimental-prog-christian rock bernama Earthsuit yang gemar meng-cover lagu-lagu dari Basement Jaxx, Black Sheep dan (ehem..) Kraftwerk.

3. Band ini konon mendapatkan ekstra publicity berkat Chris Sleigh, salah satu kontestan top 24 American Idol (tahun 2007) yang "membunuh" lagu Typical

4. Single "Spotlight" dirilis sebagai bagian dari rombongan band bagus dalam film jelek episode 1. Tau kan? Waktu bella keluar mobil sama edward di sekolah itu lhooo.. The official video's kinda cool dan  punya beberapa kesamaan dengan video salah satu band asal jakarta yang sempet demen pake jas juga :)

5. Silakan kunjungi http://www.youtube.com/user/mutemath kalo pengen lihat bagaimana band ini mendokumentasikan gig, pengerjaan album dan survey keliling di sekitar studio mengenai materi album tahun 2009 mereka "Armistice" dan http://www.myspace.com/mutemath/ untuk lihat foto-foto cantik kiriman fans

*Foto dari myspace dan hotlinking dari sana-sini

**Judul dari reffrain "Control"


Tag: band, mutemath, experimental, prog rock, java rocking land

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sandi 0 0
vokal Paul Meany seperti Richard Patrick versi tidak terlalu ekstrim : D

mari kita tonton live mereka!!
deadeye doll 0 0
Mari!! Penasaran bgt ni sama band ini,kalo jelek livenya kan seru hehe
fairyteeth 0 0
Karena keren itu mahal, Jendral.

: ))

btw, itu point 5 yg harusnya di hotlinking kok malah gak : ))

duh jadi penasaran sama band ini
deadeye doll 0 0
Biar ga bosen liat yang dibold mulu : D
Mari penasaran sampe gentayangan bertiga hoho
sofie 0 0
buset lengkap!. aku sih penasaran aja, soalnya di twitter banyak orang yang bilang mutemath, mutemath, sementara aku kenalnya cuma arkarna dan smashingpumpkin *gak gaul* : D
atemalem 0 0
baru tauuu : D
deadeye doll 0 0
sofie: ayo contekannya diintip dulu.. kali aja demen : D
atemalem: samaaa
capturedlilac 0 0
beberapa teman yang lagi ngabisin duit kuliah di luar negeri bilang kalau live performance mereka keren abisssssst ! Dan saya setuju dengan mereka... Meany is the man!
deadeye doll 0 0
dan seneng banget kalo YouTube-ing video mereka. Dari klab cilik, toko buku, sampe venue gedean.. berasa tau dari jaman dulunya hehe
ibhe 0 0
deadeye doll: Boleh nih : D naise info g** (kena sensor)
deadeye doll 0 0
ibhe: boleh banget! Kalo kata sandi vokalnya mirip Filter, kalo kata gw mirip Sting. Coba deh lu cek sebenernya mirip siapa : D
warm 0 0
lengkap bener analisisnya, keren bener euy
deadeye doll 0 0
warm: haturnuhun! : D
andien 0 0
mutemath haduh keren haduhh sumpah,,,,paul meany walopun mirip ua sy yg di cicalengka tp kerennnnn ... di lagu burden m break the same aa darren king haduhh keren

Silahkan login untuk memberikan pendapat