Review Film THE JONESES 9
Rabu, 11 Agu '10 15:49
Pernah tertarik untuk membeli sebuah barang karena teman kita nampak keren saat memakainya? Kita harus curiga, jangan-jangan teman kita memang dibayar untuk memasarkan produk tersebut dengan halus, atau mereka juga korban dari apa yang disebut stealth marketing, dan kita adalah korban berikutnya. Stealth marketing atau undercover marketing adalah apa yang terjadi saat kita sama sekali tidak sadar dan malah tertarik saat kita sedang ditawarkan sebuah produk oleh seorang aktor atau seseorang yang gampang bergaul.
Kurang lebih itulah yang terjadi di THE JONESES. Sebuah keluarga yang nampak sempurna pindah ke lingkungan baru. Barang-barang mereka serba mahal dan mewah, ponsel mereka yang tercanggih dan mobil mereka selalu seri terbaru. Tapi mereka bukan keluarga sungguhan.
Dipimpin oleh Kate Jones (Demi Moore), keluarga palsu ini adalah agen pemasaran bagi produk-produk yang mereka gunakan. Steve Jones (David Duchovny) adalah "suami baru" karena baru bergabung dalam "sel keluarga" ini. Bersama dengan "anak-anaknya", Mick (Ben Hollingsworth) dan Jenn (Amber Heard), masing-masing ditugaskan mendekati demografi calon pembeli yang cocok dengan produk-produk yang mereka tawarkan. Misalnya, Kate mendekati pemilik salon yang kenal dekat dengan istri-istri lainnya untuk mempromosikan produk-produk kecantikan. Steve mendekati para suami yang senang bermain golf. Mick dan Jenn bergaul dengan segala macam kalangan di sekolah mereka, menawarkan beragam produk (skateboard, Nintendo DS, minuman dan lipstick).
Banyak adegan yang bisa dianggap lucu, meskipun sifatnya sarkastis. Seperti tetangga keluarga Jones, Summer Symonds (Glenne Headly), seorang sales sebuah perusahaan kosmetik, yang berusaha menawarkan produk kecantikannya kepada keluarga Jones, tanpa mengetahui bahwa keluarga Jones adalah "pemangsa" yang lebih buas.
Film ini sebetulnya menarik karena menyindir gaya hidup masyarakat modern yang condong ke arah konsumerisme. Tapi, di tengah jalan, film ini tanpa diduga malah beralih ke hubungan percintaan Steve dan Kate. Steve yang mulai terusik nuraninya juga tidak bisa bertahan dalam dunia yang tanpa belas kasihan ini. Meskipun memperlihatkan beberapa akibat negatif dari pekerjaan keluarga Jones ini, film ini kurang berani memasuki teritori yang lebih gelap. Akibatnya, film ini berakhir dengan menuntaskan sebuah masalah kecil (percintaan) dan membiarkan masalah besar (konsumerisme) tergantung.
Penampilan David Duchovny dan Demi Moore yang kuat menjadi faktor plus bagi film ini. Tapi, selain beberapa adegan menarik dan sedikit pelajaran bisnis tentang menemukan orang yang tepat untuk "menjualkan" produk kita, akhir film ini terlalu sederhana untuk sebuah masalah yang sebetulnya sangat kompleks. Mungkin ada alasannya film ini dirilis lebih dulu di Festival Film Toronto pada tanggal 13 September 2009, lalu dirilis terbatas di Amerika Serikat pada tanggal 16 April 2010. Seharusnya mereka memakai teknik stealth marketing agar film ini lebih laku.
Gambar diambil dari sini.
Tag: Film, demi moore, movie, review, david duchovny, the joneses, ulasan
Terkait:
-
Real Steel: Drama Tinju Robot
Senin, 31 Okt '11 01:31 -
Review GROWN UPS
Selasa, 7 Sep '10 18:46 -
Review SANG PENCERAH
Minggu, 5 Sep '10 05:50
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
sofie: jadi penasaran
-
atemalem: jadi penasaran
-
maharrani: keren
-
deadeye doll: jadi penasaran
-
sandi: jadi penasaran
-
fairyteeth: jadi penasaran
-
AndriaGutama: jadi penasaran
-
Titiw : jadi penasaran


Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat