Yuk, Matikan TV 5

Selasa, 10 Agu '10 18:04

Saya selalu senang jika Ramadan datang. Segala perbuatan baik dilipatgandakan pahalanya. Semua orang pun berlomba-lomba melakukan kebajikan. Shalat, sedekah, tadarus tidak pernah terlupa.

Tapi seperti tahun lalu, saya rasa amalan saya tidak akan sempurna. Saya masih mengomel  jika menonton acara TV selama bulan berkah ini.

Memang bincang keagamaan diperbanyak, artis berpakaian santun pun bertebaran. Infotainment mendadak penuh kesejukan dan sarat makna.

Tapi tidak untuk sinetron. Acara yang katanya paling digemari kaum perempuan se-Indonesia raya tidak berubah. Tetap menjual dendam, tipu muslihat, obral kata-kata  Tuhan. Tokoh utama yang teramat sabar dan selalu pasrah dalam derai air mata dan doa. Sampai-sampai saya berpikir, kok ada orang seperti ini.

Sinetron Ramadan kita tidak jauh dari Shandy Aulia dan Titi Kamal yang dipakai jilbab. Airmata Marshanda dan Dude Herlino yang berlinang karena cintanya terampas. Atau Olga Syahputra yang tetap begitulah…

Kalau pun ada alternatif tontonan, paling sinetron produk Deddy Mizwar. Yang makin kemari, makin bertebar iklan terselubung. Meski ‘berjualan’ tapi termaafkan karena ceritanya yang menarik. Bahkan terkadang mengomel sendiri, kenapa sinetron seperti ini cuma tayang setahun sekali.

Ah, mungkin yang paling baik matikan saja televisi itu. Paling tidak selama satu bulan, belajar tidak menonton televisi.

*untuk semua warga CP yang menunaikan ibadah puasa, Selamat menjalankan Ibadah puasa*

 


Tag: ramadan, dude herlino, telivisi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

fairyteeth 0 0
selamat menjalankan ibadah puasaaaa.... *hugs*

e bener juga tuh... pelem kita gak ada yang bener... malah bikin pengen marah2 : |
sofie 0 0
eh bener lho, sinetron ramadan isinyanangis, berantem, di twitter malah ada yang bilang mau bikin sinteron ramadan diindo tu paling gampang, tinggal cari pemain dikasi kerudung atau peci, suruh nangis bilang astaghfirullah , tapi emang iya sih semua rata-rata begitu : (
deadeye doll 0 0
dan jangan lewatkan pula umpatan dan makian yang keluar dari mulut pelawak-pelawak kasar di acara sahur! : )
sandi 0 0
sofie: instan sekali. seperti sulap. ga mau pake mikir. yg penting judulnya jadi sinetron RAMADHAN. beres.

deadeye doll: yoi, bro... yang kayak gini kok dipiara... trus pake toyor-toyoran segala

sofie 0 0
iya lho, ramadan kok malah identik dengan kesedihan, nangis dan guyon fisik gitu ya? *mikir*

Silahkan login untuk memberikan pendapat