The Composer King 11
Jumat, 16 Jul '10 09:26
Hari ini Inception karya sutradara Christopher Nolan mulai diputar di Jakarta dan beberapa kota lain. Filmnya sudah pasti akan membuat heboh. Saya ingin merayakan kehebohan ini dari sisi lain. Satu nama. Hans Zimmer. Dialah penggubah score untuk Inception. Juga banyak film hebat lainnya. Paling tidak kita pernah menonton minimal satu film yang score-nya pernah ia tangani.
'Perkenalan' saya dengan Zimmer terjadi tahun 1993 ketika menonton True Romance dengan sutradara Tony Scott yang naskahnya ditulis Quentin Tarantino. Track musik yang menggugah di film ini berjudul "You're So Cool". Track ini merupakan benang merah untuk keseluruhan score True Romance. Zimmer terinspirasi dari "Gassenhauer" karya Carl Orff. Saking bagusnya karya musik ini, ga keitung berapa jingle iklan lokal yang 'memakai' musik ini. Aksan Sjuman juga mengambil sebagai inspirasi untuk score film Laskar Pelangi (2008).
Sedikit kilas balik, Hans Florian Zimmer dilahirkan di Frankfurt, Jerman pada 12 September 1957. Masa mudanya dihabiskan di Inggris, di mana ia pernah bergabung dengan grup musik The Buggles yang beken dengan lagunya "Video Killed the Radio Star" (kalo sekarang mungkin judulnya "YouTube Killed the TV Star ). :D
Titik balik karirnya terjadi tahun 1988 ketika sutradara Barry Levinson mencari komposer untuk menggubah score film Rain Man. Zimmer memperoleh nominasi Academy Awards (Oscar) 1989 untuk karyanya di film ini. Oya, sebenarnya dalam kapasitas sebagai eksekutif produser (bukan komposer) ia sudah memenangkan Oscar untuk The Last Emperor (1988). Selanjutnya ia menciptakan score untuk film Driving Miss Daisy (1989), Twister (1989) Thelma & Louise (1991), Backdraft (1991), dan A League of Their Own (1992).
Tahun 1993 ia turun tangan di film The House of Spirits dan True Romance. Tahun 1994 ia meraup sukses besar dengan meraih Oscar dan Golden Globe Awards untuk The Lion King. Satu Grammy Awards berhasil direngkuhnya untuk Crimson Tide (1995).
Nominasi Oscar diterimanya lewat The Thin Red Line (1998). Dua nominasi masing-masing untuk Golden Globe dan Oscar diperolehnya untuk The Prince of Egypt (1998). Tahun 2000 ia berkolaborasi dengan Lisa Gerrard untuk Gladiator yang menyabet Golden Globe Awards sebagai pemenang dan 1 nominasi Oscar.
Untuk tahun 2001 rupanya Zimmer sedang gemar berkarya lewat film perang, yaitu Black Hawk Down dan Pearl Harbor yang membuahkan 1 nominasi Golden Globe. Tahun 2003 ia memperoleh nominasi yang sama untuk The Last Samurai.
Apakah ia sudah cukup puas? Ternyata ia semakin tak tertahankan. Untuk Batman Begins (2005) ia berkolaborasi dengan James Newton Howard, seorang komposer film yang juga hebat.
Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest dan The Da Vinci Code adalah karyanya di tahun 2006. Film yang disebut terakhir menghasilkan nominasi Golden Globe Awards. Tahun 2007 ditandai dengan Pirates of the Caribbean: at World's End dan The Simpsons Movie.
Tahun 2008 Zimmer kembali bekerjasama dengan James Newton Howard untuk The Dark Knight yang berhasil menyabet Grammy Awards. Untuk Kung Fu Panda ia bekerja sama dengan John Powell. Masih di tahun yang sama ia mendapat nominasi Golden Globe untuk Frost/Nixon.
Angels & Demons dan Sherlock Holmes menambah panjang daftar diskografinya di tahun 2009. Untuk Sherlock Holmes yang disutradarai Guy Ritchie, ia kembali diganjar nominasi Oscar.
Dan di tahun ini Chris Nolan kembali memintanya untuk menggubah score film terbarunya, Inception (2010). Kali ini tidak bersama James Newton Howard. Sedangkan untuk film-film yang akan dirilis 2011, proyeknya antara lain, Rango, The Lost Symbol, dan Winnie The Pooh (bersama John Powell).
Nah, kurang hebat apa manusia yang satu ini? Tentu saja diskografi Zimmer yang ditulis di atas belum mencakup keseluruhan karyanya. Ini hanya sebagian besar dari score film yang digarapnya. Terbatas pada film-film yang sangat populer dan/atau sukses. Jangan lupa, ia juga bertanggung jawab terhadap keberhasilan banyak film dalam kapasitasnya sebagai eksekutif produser film.
Sila baca artikel ini dan lainnya di:
http://melancholicandroid.wordpress.com/2010/07/16/the-composer-king/
Terkait:
-
Talking Bout My Generation
Selasa, 18 Jan '11 11:08 -
Go International
Rabu, 14 Apr '10 12:33 -
I Trust You To Kill Me
Kamis, 8 Apr '10 10:19
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
sofie: keren
-
AndriaGutama: jadi penasaran
-
Titiw : keren
-
hni: keren
-
to Ra nt: keren
-
fairyteeth: yoi banget

Komentar:
Fun fact: video klip lagu ini adalah video klip pertama yang diputar di MTv, sekaligus jadi milestone perubahan era video musik. A bit ironic, isn't it?
Bedanya scoring dengan soundtrack apa?
*siap ditimpuk*
*bengong* *ga ngerti* *ngunyah kerupuk*
Kalo soundtrack biasanya lagu-lagu (bisa instrumental juga) yang dimunculkan (atau cuman sekilas terdengar) di sebuah film.
Rangamaru: Ahhh... John Williams..!! dia bukan RAJA, tapi DEWA...!!!
kapan2 saya mau nulis tentang beliau. dari Star Wars, Superman, sampe Jurassic Park hasil karyanya.
Danny Elfman juga bakal ditulis karena Elfman nyaris identik dgn Tim Burton
Yujitea: setuju dengan semua penjelasan Rangamaru.
nambahin dikit, score tuh secara sederhana segala bebunyian yang mengiringi adegan film.
gampangnya, pas ada adegan pembunuh mengincar calon korban trus ada suara "jeng...jeng..!!" itu udah termasuk score.
kalo soundtrack biasanya lebih berbau "pop", tidak se-"klasik" score.
di hollywood sudah lazim untuk 1 film yang sama dirilis 2 macam album, 1 untuk score dan satunya lagi soundtrack.
Trevor Rabin keren ya? I'll check it out..
*gak nyambung blas*
Silahkan login untuk memberikan pendapat