Toy Story 3 5
Jumat, 18 Jun '10 12:49
Mainan di kamar tidur Andy tidak hanya merasa aman karena dipakai dengan baik. Mereka juga merasakan sayang, karena bagi Andy kecil, mainan-mainan itu adalah bagian penting dari imajinasi seorang anak yang gembira. Sebelas tahun sejak Toy Story 2 berlalu, Andy telah lulus SMA, dan menuju bangku kuliah; Woody dkk harus menemui kenyataan pahit bahwa mereka tidak lagi penting.
Tetapi manakah yang lebih penting? Menjadi mainan yang membuat gembira anak-anak, atau bersembunyi di loteng rumah demi aman dari kerusakan? Buzz, Jessie, Mr Potato Head, dan Hamm memilih pindah ke taman penitipan anak-anak Sunnyside, di mana mereka tidak akan pernah lagi diabaikan. Walaupun Woody (Tom Hanks) bersikeras bahwa gagasan itu berbahaya, tetapi sambutan hangat dari tetua Sunnyside, Lotso Bear membuat mantap keputusan itu.
Memperhatikan seluloida Toy Story 3 berpendar di layar dan mendengar "You Got a Friend in Me" melantun di teater, seperti membuka buku favorit atau album foto lama. Kita menemukan kembali bagian-bagian yang mengesankan dan kenangan-kenangan yang bagus. Akan tetapi, bisakah kita (dan mainan) menjadi utuh atas kenangan sebuah pernah? Di seri ke-tiga Toy Story ini, Lee Unkrich menuntaskan petualangan mainan-mainan konyol itu dengan rapi, manis, dan sempurna.
Tag: disney, pixar, toy story 3, woody, buzz lightyear, pete doctor
Terkait:
-
Yang Suka 'Up' Wajib Lihat Ini
Senin, 8 Feb '10 10:51 -
Cars 2: Ketika Persahabatan & Spionase Dikawinkan
Kamis, 13 Okt '11 16:12 -
Ariel
Selasa, 1 Feb '11 15:31


Komentar:
aku baca review kamu aja udah mau mewek...
toy story 1 itu kesan nya dalem banget buat kuu... tapi yang ke2 agak "biasa" makanya belom berani nonton yg ke 3 sebelom banyak yg ngereview bagus
seperti nya akan menonton setelah melihat review mu disini mon...
memang terkadang saat emosi ada akal sehat kadang tidak diterima, namun acungan jempol diberikan kepada woody tetap bersabar, tidak putus asa untuk yakin klo mereka bisa kembali
saat melihat episode terakhir, semakin meyakinkan saya bahwa film ini benar2 sedih. Terkadanng baru sadar bahwa ini creator yang sama untuk film UP (film UP adalah film kartun yang sedih juga)
Silahkan login untuk memberikan pendapat