“Archipelago” Esmod Reunion Show 8
Senin, 24 Mei '10 22:43
Pada Show reuni Esmod tanggal 17 Mei di Jakarta Fashion & Food Festival yang bertemakan Archipelago, yang terinspirasi dari negeri Indonesia. Sebanyak 10 desainer berbakat alumni Esmod dari angkatan 1999 hingga 2009, mencoba menggali kreatifitas berdasarkan originalitas, budaya yang beragam dan kekayaan alam yang berlimpah, serta bangunan bersejarah yang menjadi saksi berkembangnya dunia mode hingga sekarang ini. Rancangan busana ready to wear dari perancang Esmod menyasar segmen lebih beragam -varian busana lebih kaya- dan menyasar pasar busana pria terutama remaja. Bahkan Shidiinki dan Patch mengeluarkan koleksi pakaian pria saja pada show ini.
Imelda Kartini memamerkan karyanya yang bertema "Etno Nation", yang mana terinspirasi dari bahan-bahan tradisional di Indonesia yang belom banyak tergali, seperti kain Sumba dan batik dan juga menggabungkan unsur modern seperti denim.
Poppy Karim, perancang yang lebih dikenal dengan desain kebayanya, kali ini tampil beda dengan produk ready to wear. Lewat label Poppy by Poppy Karim mengusung konsep tradisional yaitu "the Simply of Jepara", namun tetap dikolaborasikan dengan unsur modern. Batik yang unik dikombinasikan dengan ukiran Jepara.
Tasya Ascobat tampil dengan tema “Romance of the Otori”. Ia terinspirasi dari novel epic “Tales of the Otori” karya Lian Hearn, digabungkan dengan interpretasi sisi feminin yang diambil dari fotografi bunga karya Noyoshi Araki, sehingga mencerminkan sisi optimisme romantis wanita aktif.
Albert Yanuar menampilkan koleksi yang berbeda. Koleksinya mampu membawa kaum hawa masuk ke dalam dunia imajinasi di masa kecil, dunia para peri. Sesuai dengan temanya yang berjudul "Fairytrophia", Albert menyuguhkan gaun siap pakai dengan detail bordir dan print motif flora yang cantik.
Sedangkan Dayu Fridayani yang menetap di Bali dan banyak menemukan inspirasi dari Bali, sehingga ide kreatifnya dituangkan dalam koleksi yang bertema "L'amoureuse". Koleksi yang bermotif bunga dimana-mana.
Intan Ayundavira, Dian Suryani & Shirleen Salim tampil dengan brand mereka yang bertitel Shidiinki. Mereka memamerkan koleksi dengan tema ".fun project 03." sporty casual yang ringan dan nyaman, serta berdaya pakai tinggi. Inspirasinya datang dari gaya feminin dan semangat muda, tetapi diaplikasikan dalam desain busana pria muda yang berkesan playful. ditujukan untuk usia 17 hingga 25 tahun.
Dan desainer Sapto Djojokartiko mengusung tema "Klimt", hadir dengan koleksi berbeda daripada desainer lainnya. Sapto menonjolkan unsur edgy dan elegan yang menjadi kekuatan tersendiri pada setiap desainnya.
Evelyn Fransisca & Devi Natalia melalui brand Syndicate, ingin mendadani wanita terlihat lebih chic. Evelyn terinspirasi dari gambaran wanita urban dengan karakter edgy, independent dan seksi. Syndicate dengan tema rancangan "eye wear" menampilkan siluet dan potongan menarik yang ditampilkan dalam warna-warna yang dominan.
Dian Suryani & Christina Erika tampil dengan brand Patch yang terinspirasi dari tampilan yang smart dan casual look dengan tema "Escape". Mereka menampilkan koleksi busana pria yang sangat nyaman bila dikenakan saat traveling, namun tetap membuat penampilan pria terlihat lebih trendy.
Last but not least, Jeffry Tan dengan judul ”Paradiso Perduto” mempersembahkan koleksi untuk mereka yang mempunyai karakter kuat, yang begitu menyukai tantangan. Koleksi milik Jeffry banyak didominasi dengan warna-warna hitam.
Terbukanya kesempatan bagi para perancang muda untuk mengadakan fashion show seperti ini, dan dukungan penuh dari almamater membuat mereka semakin percaya diri untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya. Selain itu disini mereka juga mendapat kesempatan untuk bertemu calon buyer yang lebih serius dan terbantu dalam mempromosikan label mereka.
Kalau kamu suka yang mana? :lol:
Photo by: Rifki
------------------------------------------------
mau lihat foto-foto yang lainnya, bisa intip di sini :)
Tag: fashion show, event, JFFF, esmod
Terkait:
-
Men’s Wear Fashion Show at JFFF
Selasa, 18 Mei '10 15:16 -
JFFF 2010
Jumat, 14 Mei '10 15:58 -
Ngerumpi Writing Competition
Kamis, 5 Apr '12 11:07











Komentar:
ada yg terlalu feminin, ada yg cewe banget (beda sama too feminin ya), baju cowo nya aneh lagi (lagi jaman kayaknya), too LADY GAGA, ada yg agak edgy, ada yg terlalu lebay, ada yg terlalu sederhana...
begitu kesan pesan dari sayah... *membungkuk dalam2*
Syndicate terlalu minim, tapi potongannya menurutku sih kurang gimana gitu..jadi kesannya raunchy ala Mimi Carey deh. Ups!
Kalo yang Shidiinki. Err sekeren apapun cowok, kalo pake baju kaya gitu..ilfil aku aselikk!
aku si prefer baju2 nya itu dipake cewe masih reasonable, iya gak?
sofie: ayo dicontoh mba... *joged-joged*
*nyumpel batu bata dibawah sepatu ku biar mirip*
Silahkan login untuk memberikan pendapat