IRON MAN ADALAH SAYA 7
Sabtu, 8 Mei '10 09:30
Sinopsis: melanjutkan sekuel Iron man pertama, dengan bobot cerita yang jauh lebih ringan, dan konflik yang tidak terlampau njelimet
Review: Apa boleh buat, sang sutradara, penulis scenario, dan para petinggi Paramount dan Marvel itu harus menyimpuhkan diri mengucapkan terima kasih pada Robert Downey Jr. Harus diakui 85 persen penyelamat dan yang membuat Iron Man 2 tetap menarik untuk disimak, terutama bagi non pembaca komiknya, adalah akting "ALL OUT" nya. Sementara salut 15 persen sisanya adalah untuk tim spesial efect dari "Kampung" ILM milik George Lucas itu. Selain dua faktor di atas, Iron Man 2 sama sekali tidak istimewa. Dramatisasi ceritanya masih jauh berada di bawah "Spiderman 2", yang juga mengangkat tema Superhero juga manusia,itu.
Film ini sangat enak untuk diikuti, tidak membuat kening berkerut, dan memberikan Effort yang menyenangkan bagi penonton, sebagian besar karena ketengilan Tony Stark, yang dimainkan dengan sangat baik oleh Downey. Selera humornya cum laude, tengilnya A+, belagunya? walah sangat meyakinkan. Adegan di rapat senat itu contohnya. Dengan gaya khas kaum konglomerat yang sengak dan merasa jauh lebih hebat dari Wakil rakyat dan angkatan bersenjata (terasa familiar, ya?), Downey membuat wanita (dan Pria, mungkin) menjadi mencintai karakter itu. Menurut saya, kemampuannya menghidupkan karakter Iron Man layak diapresiasi. Mungkin Downey adalah penghidup karakter superhero paling berhasil dan memorable saat ini, setelah Crhistoper Reeve.
Seperti kata Stark: Iron Man adalah saya. Itulah ungkapan tersirat dari Downey terhadap karakter ini. Saya tidak bisa membayangkan akankan Iron Man 3 sememesona ini, apabila Paramount dan Marvel nekat mengganti pemeran Iron Man dengan orang lain. Akan terlalu besar resikonya karena di Iron Man 2 Downey makin memperkukuh pernyataan itu. Apabila biasanya sutradara menjadi faktor penting dalam sebuah film superhero, nampaknya kita kembali ke era trilogi Superman (maap, saya tidak mengakui sekuel ke 4 sebagai bagian dari Superman, karena terlalu buruk penggarapannya), dengan selogan ala iklan :Siapapun sutradaranya, yang penting aktor pemeran superheronya tetap dia.
Untuk penceritaan? Ah saya tidak peduli, selama ada Stark, eh, Downey di layar, tiba-tiba semua terasa tidak penting.
(Review ke berapa ma tentang Iron Man? hehehhehe)
Tag: Film
Terkait:
-
BATTLESHIP: Manusia Versus Alien Di Laut
Kamis, 12 Apr '12 00:51 -
Histeris Dalam Film Hi5teria
Rabu, 11 Apr '12 18:04 -
The Raid: Atas Nama Cinta
Rabu, 28 Mar '12 08:55


Komentar:
Bener kata @aji aditya junior: "selama ada Stark, eh, Downey di layar, tiba-tiba semua terasa tidak penting." hohoho!
saya udah d traktir nonton yang iniiihh \
Bieb: setuju!
Kl diganti, pasti semua orang bakal ngebandingin dan image Tony Stark yg diperanin ama RDJ masih akan terbayang.
Saya termasuk penonton yg non pembaca komik. Enjoy bgt nonton film ini. Benar2 terhibur dan ter WOW ama teknologi grafis nya. Hmmm..
Titiw : aku juga mba, ga nonton yg pertama. Tapi tetep bisa enjoy nonton yg keduanya. Kata temen2 malah lebih seru yg ini drpd yg pertama (meskipun mengecewakan dr segi cerita yg segitu aja -- menurut yg ngerti tokoh superhero ini)
Silahkan login untuk memberikan pendapat