Yang Telat, Laporan #klubuku Ngobrol Novel Grafis 12
Selasa, 4 Mei '10 17:17
Akhirnya #klubuku terlaksana juga dengan sakses berkat dukungan teman-teman yang baik *peluk-peluk*. Bagi siapa saja yang melewatkan betapa serunya ngobrol novel grafis, berikut ini saya sampaikan kronologis keseruan dan bertaburnya bintang-bintang di #klubuku :D.
Narasumber yang dibajak di #klubuku seri ngobrol novel grafis ini adalah teman-teman seleb di twitter, seperti yang pernah saya bilang sebelumnya. @babanyakayril @ifahmi @boxybiru @katarangga dan @somemandy adalah sekelompok seleb dan juga fanboys *hihi* dari novel-novel grafis bikinan Moore dan Geiman. Oh yeah dan tentu saja mereka dengan fasih mentransfer beberapa pengetahuan yang bikin kita Cuma oooooh...ohhh aja :D. Yang lebih mengejutkan adalah datangnya Beng Rahadian- komikus keren bin ajib deh yang juga mau berbagi dengan kita tentang beberapa perkembangan novel grafis di Indonesia.
Infonya apa saja ya? soal beda komik dan novel grafis tentu saja. Pembedanya yang jelas adalah plot cerita, jelas jika novel adalah sebuah cerita dengan plot layaknya novel yang divisualisasikan. Kalau komik kecenderungannya plot yang dibangun lebih pendek. *semoga in benar*. Selain itu komik dan novel grafis ini juga memiliki fungsi sebagai pembeda rentang usia, kalau kebanyakan komik ditujukan (mayoritas) untuk kelompok anak dan remaja, maka dapat dipastikan novel grafis adalah untuk konsumsi dewasa. Meskipun masih banyak yang belum sadar tentang batasan-batasan usia ini.
Tegasnya lagi, Beng menyatakan bahwa sebenarnya novel grafis itu adalah bagian dari strategi pemasaran saja. Untuk perkembangan di Indonesia sebenarnya Mahabarata dari R.Kosasih bisa dikategorikan sebagai awal perkembangan novel grafis, menurut Mas Jay alias @babanyakayril yang jugapenulis buku 100 kata itu. Beng mengingatkan juga bahwa kita memiliki 'Carok', yang dikategorikan sebagai novel grafis.
Dalam perkembangannya, kini novel grafis di Indonesia memiliki posisi dan pasarnya tersendiri. Hal ini dapat dilihat dari kian menjamurnya divisi di penerbit yang mengurusi novel grafis, dan ini menjadi gairah tersendiri bagi para penikmatnya (pasar).
Info lain yang masih teringat di otak saya antara lain: rekomendasi dari para fanboys :D untuk membaca novel grafis yang berjudul 'Blanket' yang kuat soal humanity dan 'Lost Girls' tentang seksualitas. Ehm, apalagi ya...oh ada kejutan dari salah satu anggota #klubuku yang tidak lama lagi akan meluncurkan nover grafisnya kira-kira bulan Mei. Siapakah dia? Eng...eng... :p
Lalu novel grafis ternyata juga bisa dijadikan sebagai alat untuk terapi bagi survivor kekerasan dalam rumah tangga, seperti Love Me Better yang ditulis oleh Rosalind Penfold (yang ini bukan nama aslinya). Intinya seru deh!
Maaf sebelumnya laporannya telat :D dan #klubuku selanjutnya sepertinya kita akan berbagi cerita nostalgia buku-buku jaman kita-kita masih muda :D, seperti lima sekawan, trio detektif, Nina dan lain sebagainya, apakah teman-teman setuju? Tunggu tanggal mainnya *ting..ting*
*eh, akhirnya salaman juga sama @cah_ndableg juga *
Tag: novel, klubuku, tiga, grafis
Terkait:
-
Ngobrol Novel Grafis di #klubuku tiga
Selasa, 13 Apr '10 20:12 -
Review Novel Now and Then
Jumat, 27 Apr '12 16:08 -
Low Budget (but High Income) Traveling ala Hartono Rakiman
Kamis, 20 Jan '11 12:56


Komentar:
*ehem* coba tebak judulnya apa? dan akan rilis bulan apa?
iyaaa rame banget asoy geboy deeeehhhhh, yang bulan Mei dateng ya kita kabar-kabari ntar
Gile juga #klubuku kemarin itu bertabur bintang *menurut sofie karena aku ga ngerti apa-apa soal novel grafis*
Tapi ketawan sih dari obrolan malam itu..tingkat tinggi hihihi!
ah jadi ga sabar ingin segera bulan depan!
datang lagiiiii ya bulan ini
Silahkan login untuk memberikan pendapat