Bebek Belur Film Indonesia. 11

Kamis, 8 Apr '10 14:16

Pertama nonton film ini, sebenernya kepala saya sudah tidak berharap apa-apa, saya sudah keburu kaciwa dengan film Indonesia. Pernah, dalam satu kesempatan saya ke satu sinema di kawasan Blok M, yang tersedia hanya film Indonesia, 4 layar film Indonesia semuanya. Tiga layar di sinema itu menampilkan tokoh-tokoh dari keluarga hantu semacam, pocong, tuyul, dan kawan-kawannya, satu layar lagi akan menampilkan film yang cukup kontroversial. "ada adegan pijit-pijitan di film ituh"

Oke, saya sudah dewasa, tak ada salahnya nonton film pijit memijit bukan? Hehe.. hasilnya? Pijit memijit disensor, dan saya kecewa pol dengan filmnya.

Berdasarkan pengalaman maka saya anggap wajar saja kalau saya memasang tingkat kepuasan di tingkat terendah saat akan nonton film Bebek Belur malam itu. Karena ekspektasi saya rendah, saya pastikan akan menikmati fim tanpa marah, dan kaciwa.

Perlahan film mulai, ceritanya tentang laki-laki tua, buncit, beruban, dan sudah beristri dari kampung cibebek. Bapak tua ini jatuh cinta pada kembang desa di kampung sebelah, sangking cintanya si bapak sampai mengganti nama dan status. "saya duda," kata dia. Ibu si gadis, yang mata duitan menerima si bapak dengan tangan terbuka, si anak kelihatannya nunut saja.

Dalam film ini, digambarkan dunia memang nyatanya seperti daun kelor, tokoh yang satu ternyata mengenal tokoh yang lain, tokoh yang lain itu mengenal tokoh yang lain lagi. Nah, tokoh-tokoh itu, yang berkenalan belakangan akhirnya bersepakat menolong laki-laki, pacar si kembang desa, yang berpotensi besar ditinggalkan sang pacar demi si bapak tua.

Keseluruhan, film ini cukup menghibur. Kelasnya jauh di atas film "pijit-pijit Kontroversial" yang saya ceritakan di atas. Layak tonton, pemain film kawakan bertebaran di mana-mana. Oh iya, jangan menebak akhir ceritanya, nikmati saja. :D

tulisan, saya letak juga di sini dan di sini


Tag: Film, indonesia, bebek belur

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Bieb 0 0
penasaran liat GIGI ber-akting
to Ra nt 0 0
...ini IKLAN : )).
atemalem 0 0
Bieb: ehhe, mereka udah pantesnya nyanyi aja.. ehhe..
to Ra nt: : p
sofie 0 0
meskipun ini film 'iklan' yang panjang, tapi tetap aku terhibur terbukti cekakan gak selesa-selesai sepanjang fim berlangsung : )) , dan fotoh-fotoh sama slamet raharjo itu yang penting!!
bernaldy 0 0
mau tanya knp yah film indonesia itu lebih banyak plagiat?
MiMa 0 0
bernaldy: emang film ini plagiat dari film apa?
Natalixia 0 0
Hah, jadi penasaran!
deadeye doll 0 0
oh neng siti, kenapa kamu ga dikasih dialog sih....
atemalem 0 0
hehhehe...

selamat menonton! hehee..

bernaldy: iya, plagiat dari apa yak?
GlitterBaby 0 0
Agak nggak ada juntrungannya nih film, tapi menghibur sangad. Me likey : )

bernaldy: masa? emang plagiat film/sinetron apa?

deadeye doll: kan ceritanya jadi orang malaysia, gak ngerti bahasa indonesia : p
Kupang boy 0 0
kalo yang begini saya mau nonton

Silahkan login untuk memberikan pendapat