The (Super) Lovely Bones 7

Senin, 5 Apr '10 23:50

The Lovely Bones diadaptasi dari novel berjudul sama yang ditulis Alice Sebold. Film yang disutradarai Peter Jackson (Lord of the Rings) ini bercerita tentang Susie Salmon (Saoirse Ronan), seorang gadis yang dibunuh di usia 14 tahun. Susie harus membuat keputusan besar. Balas dendam, atau memulihkan kondisi keluarganya.

Susie, gadis periang bermata biru yang baru menyukai fotografi. Diam-diam dia melirik Ray Singh (Reece Ritchie), seniornya, asal Inggris yang selalu sukses membuatnya deg-degan.

Susie punya keluarga yang menyenangkan. Ayahnya Jack Salmon (Mark Wahlberg) seorang akuntan & ibunya Abigail Salmon (Rachel Weisz) yang hobi membaca dan belajar. Susie juga punya 2 adik, Lindsey Salmon (Rose McIver) & Buckley Salmon (Christian Thomas Ashdale). Oh ya, ada juga Grandma Lynn (Susan Sarandon) yang nyentrik dan tak bisa lepas dari alkohol maupun rokok.

Tak jauh dari rumah mereka, tinggal lah Mr. Harvey (Stanley Tucci). Duda hidup sendiri, punya hobi mengurus mawar & membangun rumah boneka yang kaya akan detil. Dia juga membuat 'clubhouse bawah tanah' lalu mengundang Susie menjadi tamu pertamanya.

Selanjutnya, kurang seru kalau diceritakan di sini. Yang pasti film ini sangat recommended.

Oh ya, saya bukan termasuk orang yang suka membandingkan buku & novel. C'mon itu dua hal yang berbeda. Jadi tontonlah film ini.

Mata puas melihat gambar, hati juga serasa diremas-remas sampai memancing air mata mengalir deras. Dua jempol!

 

 


Tag: review, the lovely bones, peter jackson, Saoirse Ronan, mark wahlberg, rachel weisz, stanley tucci

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

kakilangit 0 0
saya lebih ke tipe pembaca buku, membandingkan film dan buku itu hal yang inevitable; dua hal yang berbeda memang, buku membebaskan imajinasi sementara film sebaliknya

tapi menonton film jelek bukan pantangan bagi saya, semoga ini lebih bagus dari lord of the rings : D
maharrani 0 0
kakilangit: eh kita sama "menonton film jelek bukan pantangan". Malah jadi bisa bikin standard sendiri ya, yang bagus & kurang bagus itu seperti apa.

Tapi film ini asli keren. Membuat penontonnya emotionally attached sama si tokoh utama, Susie Salmon.

Oh ya, ada satu adegan yang membuat saya n penonton lain waktu itu berteriak saking deg-degannya. Seru!
deadeye doll 0 0
scene dengan "vanilla sky" nya banyak ga, miss? kalo banyak aku mau nongton : D
Natalixia 0 0
Horor bukan ya? *anti horor* huhuhu
maharrani 0 0
deadeye doll: banyak kok..ada apa dengan Vanilla sky? mau dijilat-jilat ya? jangan..nanti ditangak sekuriti ; ))

Natalixia: suspense kok. Seru, dijamin! ; )
sofie 0 0
untungggggg aku gak jadi nonton ini, aku paling gak tahan sama film latar belakang pedofil kayak gini *eh gak spoiler kan yak* ; ))
nonadita 0 0
ih jadi ini suspense gitu ya? trus ceritanya sedih?

kukira drama romantis.. O_o

Silahkan login untuk memberikan pendapat