Sudah Lihat ILM Earth Hour Belum? Pesannya Apa Sih? 8
Kamis, 25 Mar '10 04:48
Judulnya kepanjangan? Biarin :D.
Kalau anda menyimak iklan layanan masyarakat yang muncul akhir-akhir ini, perhatikan, ada Bu Prita. Hihihi.
Tapi itu bukan yang mau saya omongin. Yuk, kita sok-sok-an ngobrol soal ILM, simbol dan pesan yang akan disampaikan. Simbol yang saya ingat saat iklan layanan masyarakat matikan lampu eh listrik selama satu jam tanggal 27 Maret itu adalah dua dari bintang yang dipilihnya adalah perempuan hamil. Bahkan terakhir Wulan Guritno menegaskan bahwa earth hour adalah bagian dari masa depan sambil mengarahkan tangan ke perutnya yang sudah mulai membuncit. Lalu kenapa dengan perut Wulan?
Kita lihat faktanya bahwa kebutuhan energi dan energi terbarukan di Indonesia makin lama makin bertambah karena isu kependudukan yang terabaikan. Jadi makin lama kebutuhannya yang tinggi. Kabarnya mematikan listrik dalam waktu satu jam itu, bisa berefek untuk menyimpan energi dalam berapa tahun ke depan.
Gak percaya?, ini fakta yang saya cuplik disini.
Karena berdasarkan data konsumsi listrik tahun 2008, total 29.605 GWH atau 23% total konsumsi listrik Indonesia, terfokus di DKI Jakarta dan Tangerang. Apabila 10% penduduk Jakarta berpartisipasi dalam EARTH HOUR, maka Jakarta dapat menghemat konsumsi listriknya sebesar 300MWh, yakni setara dengan:
- Mematikan 1 pembangkit listrik
- Menghemat 267,3 ton CO2
- Menghemat lebih dari 267 pohon (1 pohon mampu menyerap 1 ton CO2 dalam 20 tahun masa hidupnya)
- Persediaan O2 untuk lebih dari 535 orang (1 pohon mampu memberikan O2 bagi 2 orang dalam 20 tahun masa hidupnya)
- Apabila (300MWh = 1.080.000MJ) X Rp 200/MJ = menghemat hingga Rp 216.600.000,-
Kalau tidak salah tahun 2009 yang lalu sasaran kampanye ini adalah anak muda. Iklan layanan masyarakat yang hampir sama formatnya dengan yang sekarang dengan melibatkan beberapa seleb muda. Pelibatan kelompok muda untuk perubahan mungkin maksudnya.
Kini, sorot rupanya lebih memandang di nomer 4, bahwa anda mematikan listrik /energi akan menghemat dan menabung untuk masa depan, bibit-bibit yang tumbuh nantinya, salah satunya adalah yang ada di perut Wulan Guritno dan Prita Mulyasari yang juga berarti (secara simbol) menyelamatkan apa yang ada di perut (ibu) bumi.
Jangan lupa matikan listrik ya! jam setengah Sembilan sampai setengah sepuluh malam waktu setempat tanggal 27 Maret ya!
PS: Yang mungkin terlupa dalam iklan layanan masyarakat tentang earth hour ini adalah meluruskan dan memberikan argumentasi bagaimana dengan fakta lampu mati yang sering terjadi? Atau ini isu yang lain tentang pelayanan publik? Lalu apakah perubahan iklim tidak berhubungan layanan publik? *eh, bingung*
sumber gambar
Tag: EHindonesia, earthhour, ILM, simbol
Terkait:
-
Saluran Televisi Berbasis Agama? Hmmm...
Rabu, 9 Mar '11 23:04
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maharrani: nggak ada matinya
-
Titiw : nggak ada matinya
-
Alfian Syafril: yoi banget
-
Bieb: yoi banget
-
nonadita: yoi banget


Komentar:
Pesanku cuma satu: JANGAN CUEK SAMA LINGKUNGAN SEKITARMU!
Eh walau pakai huruf kapital aku nggak marah lho
Maksudnya gini: kalau kamu melihat lampu nyala, atau listrik yg terbuang sia-sia, matikan lah.
Nggak usah mikirin PLN, pikirkan saja betapa sayangnya listrik itu terbuang sementara banyak di luar sana yang masih nggak bisa merasakan kemewahan listrik *serius dikit ah*
berasa banget saat tagihan listrik melunjak. jadi..makin mendukung program ini deh
*elus2 perut buncit*
Silahkan login untuk memberikan pendapat