How To Train Your Dragon 8
Minggu, 21 Mar '10 20:08
Sinopsis film ini juga sudah ada ditulis dalam www.21cineplex.com, tapi di sini saya coba tulis agak lebih panjang:
How To Train Your dragon bercerita tentang mitos dunia Viking dan naga. Tokoh utamanya adalah Hiccup (Jay Baruchell) yang hidup di pulau Berk, dimana melawan naga adalah hal turun-temurun yang mereka lakukan untuk bertahan hidup. Naga adalah musuh dari penduduk, karena kemunculan naga selalu membawa kerugian seperti kehancuran bangunan dan ternak yang dirampas, belum lagi korban luka-luka.
Hiccup sendiri (meski menurut 21cineplex adalah pemuda pintar dan humoris) diposisikan sebagai seorang remaja Viking yang sangat berbeda dengan ekspektasi standard Viking. Alih-alih kuat, besar dan berotot, dia kurus, kecil dan lemah. Sama sekali tidak cocok dengan tradisi heroic suku sebagai pembantai naga. Apalagi dengan tambahan fakta bahwa ia adalah anak kelapa suku, Stoick the Vast (Gerard Butler).
Ketika ada naga menyerang, ia malah d iharapkan untuk tinggal di dalam, jangan sampai mengganggu dan menambah repot penduduk yang sibuk melakukan pertahanan terhadap serangan naga. Hal ini tidak menyurutkan niat Hiccup untuk membuktikan diri bahwa dia cukup pintar dan tangguh untuk menangkap naga dan me mbunuhnya.
Dunia Hiccup mula berubah setelah dengan alatnya ia menjatuhkan seekor naga dari jenis paling ganas yang diketahui sukunya.. tetapi Hiccup tidak mampu membunuh naga tersebut setelah melihat sorot pandangan mata sang naga yang tak berdaya. Dilema hidupnya bertambah besar saat ia mengenal naga lebih jauh lagi, dan pada saat yang bersamaan ia diikukan dalam pelatihan melawan naga, dengan ujian akhir membunuh naga di depan seluruh penduduk desa.
Apakah Hiccup akan sanggup memenangkan hati penduduk desa tanpa membunuh naga? Seperti apakah akhirnya pandangan mereka semua terhadap naga yang selama beratus-ratus tahun mereka anggap musuh?
Untuk tahu jawabannya, kamu harus nonton film ini!
Tenang.. film ini memiliki happy ending kok hehe..
My Review
Kalau buat saya, overall film ini sangat menghibur, bikin senang campur aduk bangga (terhadap si Hiccup), very awesome!! Very recommended untuk nonton bersama keluarga, temen, ataupun sendiri :D.
Pola cerita mungkin memang mudah ditebak, lame main character, turning from zero to hero. Tapi hal ini tidak menyurutkan excitement yang ada saat menikmati film. Element kejutan-kejutannya tetap ada di beberapa bagian cerita. Pas adegan sedih-sedih, jujur mata saya sempat pula berkaca-kaca (at least 2 kali tuh). Menyentuh emosi *hiks*
Cerita Film ini dibuat berdasarkan buku yang ditulis oleh Cressida Cowell. Saya sendiri belum sempat membaca buku itu, tapi kalau melihat sinopsisnya di sini, cerita di film ini sangat jauh menyimpang dari cerita buku. Jadi bagi mereka yang sudah membaca buku tersebut, sepertinya harus menerima bahwa plot film ini dibuat menjadi jauh berbeda.
Gambar-gambarnya bagus-bagus, terutama pemandangan-pemandangan indahnya, yang kalau dilihat dengan penyajian 3D, tambah keren banget! Apalagi banyak adegan terbang, yang kalau buat saya sih benar-benar menambah seru 3D sensationnya, dan gak henti-hentinya bikin saya berbunyi saking serunya. (Iya sebenarnya saya termasuk tipe penonton yang agak ribut, tapi itu karena excited banget dan gak bisa menahan seruan, pekikan, atau tawa karena excitement yang timbul) *tersipu* Banyak kali sensasi yang dirasakan mengingatkan saya dengan film Avatar (naga terbang, doesn't it ring a bell to you?) tapi yang jelas gak kalah seru dengan film satu itu.
Naga-naga yang awalnya serem-serem itu, malah jadi berasa lucu-lucu di belakang. Apalagi si Toothless, naganya Hiccup!! Awwww matanya itu bisa jadi lucu banget, tingkahnya kocak, dan ternyata manja-manja gitu sebenarnya. Bikin gemes!! I have to say, relationship antara Hiccup dan Toothless itu, apalagi pas adegan tahap-tahap mereka mulai dekat dan menjadi saling percaya, itu adalah salah satu hal yang saya suka banget dari film ini. Malah roman antara seorang anak perempuan dengan Hiccup, jadi nilai tambah alias bonus aja deh setelah Hiccup sudah berhasil unjuk gigi.
Musik dalam film ini pun mendukung pensuasanaan dari tiap-tiap adegan. Ada melodi-melodi yang terdengar "Scotland"-ish banget dengan bunyi mirip bagpipe, dan membuat saya kesenangan sekaligus tambah tersentuh dengan adegan yang ada.
Film ini kalau menurut imdb.com termasuk genre animasi, dan kalau dilihat lebih lanjut dari sinopsisnya, action komedi. Dan benar, aksi dalam melawan naga-naga itu memang keren (apalagi ketika adegan puncak terseru-serunya), dan banyak dialognya yang lucu, kocak maupun garing. Simak baik-baik deh dialog mereka. (Oh untuk 3D sudah ada teks Bahasa Indonesia, it's gonna be very useful!)
Singkat kata, film ini memang visually stunning, well-told story, very recommended!
"Thanks for summing it all up!"
*Gambar diambil dari sini
*Bisik-bisik: Harusnya premiere world wide tanggal 26 Maret lho, tapi di Indonesia sudah bisa duluan dinikmati, yay!!
Terkait:
-
Lakon Pada Suatu Ketika
Selasa, 13 Des '11 12:51 -
TANGLED.. Eh.. RAPUNZEL Movie Review
Selasa, 30 Nov '10 19:56 -
Despicable Me (Bukan Kritik)
Rabu, 14 Jul '10 16:53
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maharrani: yoi banget
-
Sabai: keren
-
hni: jadi penasaran
-
sofie: jadi penasaran
-
fairyteeth: keren
-
Titiw : yoi banget
-
roserevolver: keren


Komentar:
Ternyata malah seru sendiri...
Dan perasaanku aja atau memang 3D nya 21 sekarang lebih bagus sih?
From 1 to 10, i rate this movie 8. Must watch in 3D!
they have the real 3D. audionya juga bagus.
kalo mau nonton 3D dan murah, ya ke Blitz Teras Kota di BSD. heheheh....
Film kartun, film anak-anak, me like them most of the time. Jadi Film ini sih memang sudah kutunggu-tunggu
fairyteeth: Sudah jadi nonton ndak?
Silahkan login untuk memberikan pendapat