KPI dan Olga 10
Sabtu, 6 Mar '10 19:02
Jakarta KPI Pusat mengaku sudah sering mengirimkan teguran ke sejumlah stasiun televisi yang program acaranya sering dinilai menyalahi aturan. Salah satu yang dilarang KPI Pusat ialah mempertontonkan adegan sifat homoseksual.
"Kami bukannya menentang kaum homoseksual, tapi negara kita kan mayoritas beragama. Dan umat beragama kan juga dinaungi di konstitusi kita," jelas Fetty Fajriati, Wakil Ketua KPI Pusat, ketika dihubungi detikhot lewat sambungan telepon, Rabu (3/3/2010).
Selain sifat homoseksual yang dilarang dipertontonkan, melontarkan kata-kata kasar dan juga merendahkan martabat seseorang juga menjadi perhatian KPI Pusat.
KPI tak ingin generasi muda yang menyaksikan program-program tersebut terpengaruh oleh ulah para presenternya atau bintang tamu yang dihadirkan.
Soal larangan tersebut di atas, acara yang dibawakan oleh presenter Olga Syahputra, menjadi yang paling sering ditegur KPI Pusat. KPI Pusat bahkan pernah memberikan peringatan keras kepada Dahsyat RCTI soal ucapan Olga ketika membawakan acara musik tersebut.
"Dia pernah mengucapkan kata 'K', yang berkonotasi alat kelamin pria. Lalu pernah bergaya seperti homo seksual saat Pasha menjadi bintang tamu di Dahsyat," beber Fetty.
KPI selama ini memang tidak pernah memberikan teguran untuk individu, melainkan stasiun televisi yang menayangkan program acara tertentu.
Fetty berharap stasiun televisi dan juga praktisi yang terlibat di dalamnya benar-benar memperhatikan Undang-undang Penyiaran serta etika moral.(fjr/fjr)
Komentar gw? I see that coming. Sebenernya gw pikir ini bukan masalah homo-gak homo sih, tapi lebih ke etika kesopanan yang memang rada... kurang di acara yang bersangkutan.
Oke, presenter yang bersangkutan.
Sebetulnya gw nggak punya masalah dengan kaum gay sama sekali. Some of my closest friends are gay, and they're okay. Really okay. Malah mereka yang sebel dengan orang-orang yang seperti ini karena membangun image "cowo homo tuh kayak gitu". And when half of the town's afraid of you, you don't need more negative campaign. Itu juga yang bikin gw suka geuleuh kalau nonton TV nowadays.
Tapi entahlah, maybe it's just me.
Comments? Thoughts?
Terkait:
-
Olga lagi?
Jumat, 2 Jul '10 10:44 -
Amburadul Soal Larangan
Selasa, 17 Nov '09 02:22
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Titiw : nggak ada matinya
-
ibhe: yoi banget
-
sofie: yoi banget
-
missmaharrani: yoi banget
-
kembangGula: yoi banget
-
ndableg: yoi banget
-
kmonoarfa: yoi banget

Komentar:
Saya sih gak ikutin Dahsyat, jd ga tau deh gmn responnya stlh ditegur (berkali2) sama KPI. Kalo saya liat Tukul sih ud gak sevulgar dulu ya, ky wkt yg jadi tamu nya Farah Quinn, saya smpt kuatir *yaelah* bakal ada candaan & celetukan 'nakal', tapi ga tuh, hehe... cm kmrn2 smpt liat dy suka pegang2 (tangan) bintang tamu yg masih muda & cantik
tapi yang namanya olga ini kalau dilihat dari beberapa acaranya lebih ke keras kepala yang mengatasnamakan hiburan, gak mau belajar.
Salah dua karakter homo favorit saya adalah Will Truman dan Jack McFarland dari Will & Grace. Will nunjukkin kalo homo juga bisa jadi orang sukses. Si Jack itu ngewakilin homo yang konyol. Disini juga banyak homosexuals yang sukses dalam hidupnya, cuma - atas nama rating kali ya - media lebih milih yang kelakuannya murahan dan SOK lucu kayak si AGLO itu . Ahem.
#seriusbangetinikomen
Silahkan login untuk memberikan pendapat