The Story of Blur 15
Kamis, 25 Feb '10 08:00
Banyak band-band besar dan punya kemampuan jenius, mesti berakhir dengan keputusan pahit: Bubar!
Sebut saja The Beatless, Blink 182, dan yang lagi gw bicarain di sini adalah Blur.
Tragisnya, Blur mesti bubar karena heroin.
Damon Albarn, vokalis sekaligus pentolan group itu, mengakui bahwa Blur hancur dan bubar gara-gara heroin pada tahun 2003, "Kehidupan banyak orang telah dibunuh heroin,(termasuk Blur)"
"Waktu itu semua mata kami hitam," jelas sang drummer, Dave Rowntree.
Mereka mengaku sering kehilangan kendali gara-gara heroin. Sekali waktu Graham menabrakkan bus tur mereka. Ia juga pernah mencoba terjun dari jendela setinggi tiga lantai untuk bunuh diri.
Keributan-keributan pun tak bisa dihindari jika pelantun hits 'Coffee & TV' itu di bawah kendali heroin. Sekali waktu tur Amerika di tahun 1992, mereka pernah bertengkar hebat ketika sarapan, tanpa alasan jelas.
Kini mereka berencana reuni, tapi belum ada kepastian yang jelas. Sebagai upaya awal untuk reuni, mereka merilis film dokumenter Blur yang diberi titel 'No Distance Left To Run'
===
*Background musik: coffee and TV, Blur
*referensi dari sini
Tag: curipandang, ndableg, blur
Terkait:
-
Ketika Nidji 'Berjudi'
Senin, 19 Jul '10 09:40 -
[copas] Pelawak Cholik, dan Deritanya di Hari Tua
Minggu, 4 Jul '10 10:45 -
Komik ndableg: #klubuku
Senin, 26 Apr '10 09:29

Komentar:
*nyusul bubar*
*hmm.. next article mungkin oasis nih..
Eh Red Hot Chilli Peppers juga ya..vakum tak jelas sampai kapan..
jebul om-om toh!
Silahkan login untuk memberikan pendapat