Mengenang Lunmay di Hari Pers 8

Rabu, 10 Feb '10 20:19

Luna Maya mungkin tak lagi mengingat dia pernah mendapat tempat terhormat di kalangan pers negeri ini. Pada peringatan Hari Pers Nasional  9 Februari 2009 di Tennis Indoor Senayan, Luna diundang. Bukan sebagai tamu biasa. Ia menjadi salah satu pembicara talk show mengenai Pers Nasional dalam acara Bukan Empat Mata yang menjadi salah satu acara di peringatan itu. Dia duduk di atas panggung.

Yang menonton secara langsung adalah Presiden SBY dan Ibu Ani SBY, serta sejumlah pejabat negara, tokoh-tokoh pers, dan ratusan pemimpin media massa. Disiarkan live oleh Trans7, TVRI, dan RRI, maka dipastikan acara tersebut dilihat pula puluhan juta pasang mata di seluruh pelosok Tanah Air.

Luna sengaja dipilih, karena pers "mendukung" Luna untuk memberikan kritik kepada pers. Dia  diberi kesempatan untuk mencurahkan isi hati karena ia menga­ku selalu dipojokkan oleh pers hiburan. Waktu itu memang luas diberitakan Luna berang karena ditu­ding menjadi "pihak ketiga" perceraian Ariel dengan istrinya kala itu, Sarah Amalia.

Ternyata sampai show Bukan Empat Mata berakhir, Luna tidak memanfaatkan kesempatan itu untuk mencurahkan isi hati. Sepatah kata pun tidak ke luar dari mulutnya, baik kritik maupun unek-unek terhadap perilaku wartawan hiburan.

Saat itu Luna malah bikin ulah. Ia tidak mengindahkan aturan protokoler Presiden. Sebelum naik panggung, bersama Olga Syahputra, Luna menyelonong ke deretan kursi Presiden bersalaman dan bercipika-cipiki segala. Padahal, sebelumnya panitia sudah wanti-wanti mengingatkan aturan itu.

Paspampres tentu saja protes kepada panitia. Sampai tengah malam urusan itu baru selesai. Ilham Bintang, Pemred C&R dan Pengurus PWI mengisahkan hal ini, karena dia yang menerima repotnya atas insiden "cipika-cipiki" Luna. Dia yang diminta mengimbau infotainmen agar tidak menyiarkan gambar peristiwa itu. Tengah malam itu juga imbauan disampaikan kepada pemilik infotainmen dan beberapa petinggi televisi.

Hari Pers Nasional tahun ini yang diperingati 9 Februari, kemarin, tak ada talk show yang menghadirkan Luna untuk mengklarifikasi hujatannya kepada wartawan, lantaran dia "melindungi"  Aleia, anak pasangan Ariel - Sarah. Tak ada pula "dukungan" kepada salah satu organisasi wartawan yang dikecam banyak pihak lantaran "insiden hujatan Luna".

Pers mungkin tidak lupa, begitu juga Luna. Selamat Hari Pers.

 

*Foto dari sini

 


Tag: luna maya, pers, insiden hujatan luna, klarifikasi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sofie 0 0
selamat hari pers nasional, semoga semakin berkualitas! *nggaya banget ik komennya* : D
Bieb 0 0
Btw...Paspampres nya protes karena dy jg pengen di "cupika-cupiki" sama LunMay : ))
maharrani 0 0
Sayang banget ya Luna nggak ngomong apa-apa. Saya jd penasaran kenapa. Apa dia takut di'boikot'? Kl alasannya itu, menurut saya nggak seharusnya dia takut.
Andai saja dia buka mulut (dengan cerdas) maka isu infotainment ini mungkin bisa dibahas lebih lanjut.

Sedih soalnya lihat tayangan2 mereka. Mending slot-nya diisi program masak atau jalan-jalan : D
yusro 0 0
maharrani: Begitulah, semuanya jadi menggantung, "kasus" Luna merasa "dipojokkan" infotainmen gak selesai. Begitu pula "kasus" hujatan dia.
Natalixia 0 0
People do change. : )
Titiw 0 0
Eh eh eh..? Luna cipika cipiki sama siapa emangnya..? Aku baru tau nih kalo ada kejadian ini.. nice info.. hoho..
Setuju sama maharrani, banyakin tayangan jalan2!!! : D
cabiledi 0 0
wah, info baru!!! haha... ngebayangin si lunmay melenggang cipika cipiki ma Pak SBY & Bu Ani... SBY bengong kali ye : D -eh cipika cipikinya ma sapa ya? : p
sari indah 0 0
iya, aku ingat pernah nonton sebentar. wajarlah ga sempat numpahin unek-uneknya. lha acaranya cuma dagelan tukul dan pidato dahlan iskan *piss*

Silahkan login untuk memberikan pendapat