Olahraga Telanjang Bulat, Why Not?? 10

Kamis, 4 Feb '10 22:18

 

Nudis, mendengar kata yang satu ini tentu saja akan terngiang eksotika yang sangat di kepala kita, di dunia entertain nudis bisa dikategorikan sebagai hal-hal yang biasa saja, kita bisa lihat betapa pesatnya industri pornografi di Amerika, negara-negara Eropa hingga Jepang.

 

Bagaimana Indonesia? melihat fenomena film-film hantu erotica saat ini koq rasanya etape industri entertain kita tak jauh lagi menyusul Negara-negara yang sudah disebut sebelumnya, Anda setuju?

Dalam dunia social politik pun, nudis sudah menjadi satu komoditas tersendiri, mulai dari sebagai media pernyataan sikap seperti yang dilakukan artis-artis Hollywood dengan pose nudenya untuk kampanye PETA, hingga munculnya gerakan nudism yang mengklaim diri sebagai gerakan naturalis yang muncul pertama kali di Prancis, CMIIW.

Masih banyak gejala sosial terkait nudism di dunia ini, tapi kali ini saya akan coba menfokuskan pada satu topic pembahasan, "Budaya Nudis dalam dunia olahraga", bombastis kan? Ah gak juga, ini hanya sekedar mentranslate apa yang sudah ada dalam Wikipedia.

Sejarah

Ada baiknya kita memulai dari sejarah, budaya nudis dalam sejarah tua mulai dikenal pada budaya kuno Sparta dengan "Gymnopaedia" yang merupakan perayaan tahunan dimana para atlit muda dengan bertelanjang mempertunjukkan kemampuan atletik dan bela dirinya lewat tarian.

Sparta memang rada beda dengan suku Yunani lainnya, tak hanya berolahraga, kaum Spartapun terkadang bertelanjang dalam kesehariannya, termasuk saat mereka melakukan kegiatan luar rumah lho, mmm yummy....

Makanya tak heran kalau Sparta merupakan satu - satunya kota di Yunani dimana wanita dapat berkompetisi di dalam olahraga bertelanjang, di kota lain, wanita sangat dilarang untuk ikut, boro-boro ikut, hanya menonton saja mereka tidak diperbolehkan.

Kebudayaan inipun cepat menyebar ke seluruh Yunani, sampai ke koloni terjauhnya, dan di semua jenis olahraga. Para atlit di dalam Olimpiade dan Panhellenic (rangkaian empat festival olahraga di era Yunani kuno)  benar - benar bertelanjang bulat di hampir seluruh jenis olahraga, kecuali di dalam olahraga pacuan kereta kuda perang.

Big questionnya, kenapa harus telanjang? Iseng banget sih..  gak juga koq, ternyata mereka memiliki alasan yang cukup filosofis, mereka percaya  dalam ritual religious bahwa kemampuan atletik merupakan "pemberian estetik" kepada para Dewa Dewi, toh di sana kala itu memang hampir seluruh olahraga dijadikan sebagai festival religious.

 

Selain itu adalah suatu kehormatan bagi para pemenang pada olahraga tersebut untuk dipersembahkan atau diabadikan sebagai patung yang akan diletakan di dalam kuil, gak heran dong, banyak patung Yunani kuno yang menggambarkan otot kekar berpose nudis.

Alasan teknisnya pun ada, dengan bertelanjang, mereka yakin dapat meminimalkan kemungkinan untuk curang dalam berolahraga.

 

Bukti dari budaya bertelanjang dalam berolahraga di Yunani dapat dilihat dari berbagai peninggalan yang masih ada seperti patung, lukisan vas, mozaik, dan lainnya. Atlit yang terkenal akan mendapat kehormatan untuk diabadikan sebagai patung (Milo dari Kroton).

 

Did u know? Sering dengar kata  "gymnasium" kan, nah kata tersebut ternyata berasal dari bahasa Yunani "gymnos" yang berarti telanjang.  "Gymnasium" kala itu adalah tempat pendidikan intelektual, moral, fisik dan sensual bagi anak - anak muda Yunani yang digembleng menjadi tentara dan bagi kaum sipil yang juga ingin mendapat pendidikan tersebut.  Di masa sekarang, gymnasium lebih dikenal sebagai pusat latihan olahraga, duh jadi lupa kapan terakhir pitnes yak??

Pernah dengar gladiator di Romawi? Yup, olahraga legendaris yang mengadu nyawa antara manusia dan hewan buas pun tak jauh dari identitas nudism, para petarung memang dilengkapi  senjata seperti pedang, perisai dan lainnya, namun tetap bertelanjang dada ataupun telanjang secara keseluruhan.

 

Gladiator merupakan salah satu dari banyak ritual religius Romawi yang diwariskan dari budaya Etruska. Budaya kuno yang berasal dari Asia Minor ini menggambarkan para petarung dengan telanjang bulat.

 

Nah, pada saat Kristen menjadi agama nasional, permainan gladiator ditinggalkan, dan konsep nudisme sebagai suatu "dosa" mulai dikampanyekan.

Selain di Yunani kuno, di Jepang, dahulu kala pesumo wanita pun bergulat dengan bertelanjang. Pada masa kini, wanita tidak boleh mengikuti olahraga sumo , dan hanya dilakukan oleh kaum pria dengan baju seremonial "mawashi"  yang membungkus auratnya. Hal ini dianggap sakral menurut kepercayaan Shinto.

 

Era Modern

 

Nudisme dalam olahraga dalam konteks dunia modern menjadi populer di abad 19. Nudisme dalam olahraga dikenal di Jerman dan Negara Nordik (Eropa Utara) . Namun, nudisme kemudian dilarang, terutama pada zaman Nazi di 1930 - 1940 an.

Di Negara Nordik, dengan budaya sauna-nya, berenang dengan bertelanjang di sungai ataupun di danau merupakan tradisi yang populer.

Beberapa orang dari Amerika Serikat yang diundang pada tahun 1950-an untuk mengikuti kompetisi renang untuk mahasiswa di Stockholm sangat kaget ketika mereka harus berkompetisi dengan bertelanjang bulat.

Nah berikutnya beberapa event olahraga nudis yang masih ada pada era modern ini:

  • International Alps Adria Meeting. Kontes reguler ini diselenggarakan di bumi perkemahan Kazela dekat Medulin - Kroasia untuk ke 35 kalinya. Kontes ini akan diikuti oleh 150 partisipan.
  • International Naturist Sports Week di area perkemahan dan rekreasi kaum naturis di Sziksosfurdo dekat Szeged. Sejak tahun 1989, event 1 minggu ini berlangsung di akhir bulan Juli pada saat musim panas. Hampir 40 jenis olahraga dikompetisikan di dalam event ini, dengan partisipan yang berjumlah hampir 400 orang dari seluruh penjuru Eropa.
  • Blacks Beach di San Diego, California menyelenggarakan acara tahunan event selancar - nudis, yang didukung oleh masyarakat naturis dan pengelola pantai Blacks Beach (om saya pernah kesana dan menyaksikan sendiri betapa mautnya pemandangan disitu hehehe).
  • Roskilde Festival di Denmark, event tahunan kompetisi lari - nudis yang merupakan ajang yang populer sejak tahun 2002.
  • World Naked Bike Ride, merupakan event dimana peserta dapat memilih memakai baju ataupun nudis, yang kemudian bersama - sama bersepeda, skate board, roller blade ataupun bersepatu roda untuk memprotes "ketergantungan terhadap minyak dan merayakan kemampuan dan individualisme dari tubuh manusia".
  • Mountain Bike Duathlon, event pertama yang dilaksanakan pada bulan Juni 2008 di Sunnyrest Resort di Palmerton, Pennsylvania tersebut, para pesertanya dapat memilih berpakaian/nudis. 70 atlit yang berpartisipasi kompetisi yang diselenggarakan secara professional tersebut memilih untuk nudis.

Yah so far hanya itu yang bisa saya share dengan kawans curipandang, artikel ini tak lain hanya share semata, semoga bermanfaat..!!


Tag: budaya, nudism, sport, yunani

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maharrani 0 0
Belum sampai di Indonesia kayanya nih.
Dan menurutku sih mendingan nggak... kalo sampe iya wew..ga kebayang chaos-nya kaya apaan : D
Chika 0 0
kalau di indo, pasti udah dikecam ni olah raga... : ))
Titiw 0 0
Iya, menurutku lebay banget kalo sampe Indonesia nerapin gini. Bukannya aku gak terbuka sama keterbukaan lho (?!)
Bieb 0 0
Klo di Indonesia khususnya di jakarta, pertandingannya baru aj mulai, eh...ud digelandang u/ masuk ke grogol : ))
moccabrown 0 0
bs ngirit bj+aer niyh klo OR nya naked gt..jdnya kn g nyuci bj abs OR...: ))
klo d indo ad OR gt..hhmmm..??!!awawaw..
sofie 0 0
kayaknya kalau abis olahraga ini mesti mandi-mandi cantik nih ; ))
sari indah 0 0
olahraga telanjang bulat, why not? well, its not for me.
arnanda 0 0
iya sih, gak kebayang harus lari2 telanjang dgn perut yg membumbung bgini hehehe.. just for info n share guys..
fairyteeth 0 0
pasti pulangnya pada masuk angin deh... terus minta kerokan berjamaah... ; )) ; ))
kmonoarfa 0 0
terus besoknya pada ngijin gak masuk karena masuk angin : ))

Silahkan login untuk memberikan pendapat