Saya Penasaran SAIA 20

Rabu, 27 Jan '10 19:29

Berawal dari ketidaksengajaan, hail to twitter untuk memberikan informasi berguna yang tidak saya ketahui sebelumnya (asal yang difollow orang-orang yang kredibel ya :D). Apakah informasi yang saya dapat dan bikin penasaran? *gaya siletnyasimiss*.

Film-nya Djenar Mahesa Ayu. Kita tahu Djenar selama ini berupaya mematahkan 'tabu' dalam benak masyarakat kita. Seksualitas dan tubuh perempuan adalah realitas dan bukan 'tabu', begitu pandangan Djenar. Sehinga karya-karya Djenar baik tulisan dan beberapa tahun terakhir ini adalah karya film-nya diwarnai eksplorasi tentang seksualitas.

Lihat saja, 'Mereka Bilang Saya Monyet', 'Jangan Main-Main (dengan kelaminmu)' dan  'Nayla' . Seperti hasil eksplorasinya dan beberapa adalah realitas, terutama tentang kekerasan seksual yang berefek pada psikologis dan tentunya kepribadian si survivor.

Oke, balik ke Djenar. FFI alias Festival Film Indonesia tahun 2009, menjadi salah satu bukti dari penghargaan atas karya Djenar. Dia menyabet penulis  skenario adaptasi bersama Indra Herlambang dalam 'Mereka Bilang Saya Monyet'.  Nah, saya belum nonton tuh film pertamanya- Djenar itu, saya agak lupa juga apakah film diputar di Blitz? Karena kalau di cinema21 kayaknya waktu itu gak ada deh. CMIIW ya, hihi.

Nah, lebih penasaran lagi dengan film terbarunya SAIA, yang kabarnya gak mungkin tayang di Indonesia. Mungkin hanya dikhususkan pada diskusi pegiat seni dan festival kali ya?

Kenapa penasaran? Saya ingin tahu eksplorasi seksualitas apalagi yang dilakukan Djenar. Walau menurut beberapa review mengenai film ini, ceritanya 'agak berbau' sadomasokis. Lalu apa yang hendak ditawarkan Djenar? Tepatnya pesan apa yang akan disampaikannya? Itu yang bikin penasaran. Saya betul-betul penasaran SAIA. Anda?

Apalagi setelah baca review lengkap SAIA yang ada di blog ini dan itu.

sumber gambar

 


Tag: Film, Perempuan, SAIA, Djenar

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

warm 0 0
jadi ikutan penasaran : )
Chika 0 0
coba cari donlotannya... *ketawa setan*
ibhe 0 0
Chika: minta linknya ya *ketawa setan juga*
maharrani 0 0
Ada seorang teman yang bilang, "Bukunya Djenar tak lebih dari eksplorasi seksualitas. That's that."

Nah sekarang ada filmnya. Jadi penasaran. Apalagi dalam sebuah pembicaraan seorang teman lain berkata "Gila gue waktu itu nonton filmnya, temen gue sampe Sholat di tengah film. Nggak kuat,"

Wew...semakin penasarraaannnn.
kwacii 0 0
Wad0wh ini mah bikin saya harus gogling >.< ugghhh
[ -( bnr2 penasaran
: ))
sofie 0 0
warm Chika ibhe maharrani kwacii

nah! : D , itulah kenapa saya menulis ini, supaya semoga yang empunya film bisa berbaik hati meminjami filmnya, sukur-sukur kalau ada ngobrol, tampaknya kan asik tuh ; ))
*semoga djenar membaca* : ))
maharrani 0 0
kwacii: : )) ayooo kalo udah nemu share ya. Aku pingin donlot belum nemu2 linknyaaahhh!

sofie: panggilan kepada Djenar Maesa Ayu
Titiw 0 0
Oh iya.. ini film yang bikin orang solat itu ya..? ndak ada trailernya nih sofie ? Oke juga buat #klubfilm kitah.. : D
sofie 0 0
maharrani:
dia ada twitternya gak sih, gak nemu je. aku lihat di websitenya dia jarang komen juga tampaknya : ))

Titiw
lha gimana mau dapat trailernya lha wong yg nonton eksklusif dan belum diikutsertaken ke festival, jadi teaser pun tampaknya belum nongol : ))
maharrani 0 0
Oh iyaaaa..katanya juga film ini tanpa dialog dan hampir tanpa suara sama sekali.

Mengutip tulisan di http://djenar.com…php#more-218

"Sepanjang film penonton melihat dua jendela yang terbuka mempertontokan dua orang yang sedang ngewi dan tidak terlihat ingin menyembunyikan tubuh atau kegiatan mereka berdua..."

Oh Waow!
pinkparis 0 0
walaupun cerita Djenar memang kadang vulgar, tapi aku suka permainan kata-katanya. aku suka cara penggambaran dia akan sesuatu hal yg mungkin kadang sangat simple n gak kepikir utk di eksplore. worthed to read, imho.

and yes, aku jadi ikutan penasaran pengen tau film nya kayak apa : p
Bieb 0 0
maharrani: jadi..maksudnya...semua suara yang keluar hanya dengan bahasa tubuh...??? wew...
Sabai 0 0
MBS Monyet hanya diputar di Blitz salah satunya karena hanya dibuat dalam copy digital, sementara jaringan 21Cineplex (nyaris semua) memakai proyektor seluloid.

Cukup ramai pemutarannya di Blitz, di depan audi ada promonya pakai poster standing banner dilapisi kain putih yg dirobek membujur dan membawa asosiasi pengunjung ke...selaput dara! (Ini hasil nguping obrolan dan bisik2 pengunjung lain lho...)
lontongsayur 0 0
saya nonton Mereka Bilang Saya Monyet malah nonton donlotan : D kualitas bagus hehehehe...

penasaran nih ama yang SAIA
venus 0 0
aku mau aku mauuuuu.......*apa sih mbok* : ))
fairyteeth 0 0
kesummon kata sadomasokis... : )) : ))

pengen deh nonton, dulu yg mereka bilang saya monyet nontonya pas premiere gratisan, dapet tiket dari cita cinta... ada indra herlambang, sama djenar nya, ada red carpet2an nya juga... mudah2an kali ini bisa dapet nonton juga... gratis ataupun tidak... : ))
maharrani 0 0
pinkparis: errr...iya sih saya juga suka. tapi ini nggak ada dialognya lho ; ))

Bieb: aku jg blm nonton tp kl baca reviewnya ya begituuh..

venus: Mbok mau yang mana nih? : ))

fairyteeth: yang ini kayanya hanya diputar untuk kalangan terbatas. makanya kita lagi cari jalan untuk bisa ikutan nonton inihhh...doakan yahhh! : D
sofie 0 0
untuk semuanya, mari kita berdoa supaya ada yang menyampaikan ke Djenar. harusnya sih dia bersedia ya, kan ini untuk diskusi tertutup juga : D *ngarep*
to Ra nt 0 0
Mungkin akan gw titip pesan ke om yang lumayan kenal. But I have to find a way to say it and not sound like a 15 years old desperate to watch movie with sex scene inside.
kepikcantik 0 0
enak ya gak ada dialognya... ndak usah ngapalin : ))
en tp saya kurang suka baca buku2nya djenar sih, bukan tipe buku yang menghibur, tapi bikin hati miris.. : | aku aja gak sanggup nyelesein nayla..

Silahkan login untuk memberikan pendapat