Misteri - Sadis - Lalu apa? 12

Kamis, 21 Jan '10 09:16

Saya amat gemar menyantap buku-buku "misteri'. Kegemaran ini bermula sejak SMA. Saat itu (karena keuangan terbatas-masih minta orangtua), saya hanya membaca buku pinjaman saja. dimulai dengan buku karangan Enyd Bylton hingga Agatha Cristie.

Belakangan, cerita misteri tidak lagi memuaskan, saya mulai beralih ke buku-buku "sadis". Buku-buku yang saya kategorikan sadis ini menceritakan secara jelas kejadian "kematian" dengan beragam cara dan bentuknya.

Buku-buku karangan dastan menjadi pilihan. Masalahnya adalah, di setiap "kematian" ada saja tokoh yang akhirnya jatuh cinta. Adegan-adegan memeluk, mencium dan sebagainya, menurut saya terlalu banyak. (tapi tetap saja saya punya puluhan buku dastan).

Setahun lalu, saya membaca novel Out karangan Natsuo Kirino. Novel ini, saya beri 4 jempol. Kegiatan "kematian" seperti memotong-motong tubuh manusia digambarkan secara detil. (saya sampai merasa ada di kamar mandi tempat kegiatan itu dilakukan).

Lanjut. Minggu lalu, saya menemukan buku karangan Night Shift karangan Stephen King di rumah. *sudah lama dibeli, tapi terlupa. Novel ini sukses luar biasa membuat saya "mual". Tapi "mual" yang saya rasakan ini candu. (saya mulai mencari-cari novel Stephen King lain yang sudah di-indonesiakan).

Satu bagian cerita dari Night Shift yang berjudul "Gilir Kerja Pekuburan" mampu membuat saya "hilang dari peredaran". Saya tak mampu menelan ludah sama sekali saat cerita sepanjang 42 halaman itu terhidang di depan mata. Love it so much.

Kegemaran membaca cerita-cerita "kematian" ini sebenarnya sudah beberapa kali dikomentari oleh pasangan hidup saya. Katanya, takut saya jadi psikopat.

Seorang kawan, -yang bertugas menulis di ruang baca salah satu koran ibukota- bahkan menanyai saya untuk melengkapi artikelnya

Saya kadang bertanya, setelah misteri, sadis, lalu apa?

 

/odeperempuankejiberlagakperi

 


Tag: buku, thriller, novel

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mokas 0 0
tu aku rating yg gada 'mati'nya : ))
maharrani 0 0
Ough i love mysteries...dulu suka baca cerita misteri pembunuhan yang di Intisari (punya eyangku) ; ))
sari indah 0 0
dulu juga suka membaca buku tentang misteri pembunuhan. tapi lama-lama ga kuat. akhirnya memilih membaca buku cerita inspirasi aja deh : )
ibhe 0 0
maharrani: Eh, aku juga tuh, hahaha aku nggak sendiri ternyata.. tapi mesti nunggu bacanya sampe bokap selesai ngulik fig jig : D
Titiw 0 0
eh yang biasa nulis misteri indonesia itu V LEstari yak..? serem juga tuh tulisan doi..
atemalem 0 0
mokas: tengkiuuuuuuuuu... tenang aja.. yang mati cuma tokohnya kok..

maharrani: intisari itu dulu kok keren sekali ya... hehhehe *mantan penikmat intisari

atemalem 0 0
sari indah: nah, itu bu masalahnya.. aku kan tadinya mau tobat ya.. baca cerita motivasi, tapi kok lama-lama gak kuat, jadinya baca intisari lagi.. hehehe...

ibhe: huih, ada yang nunggu eyang, ada juga yang nunggu bokap.. ehhehe...

Titiw : iya itu V lestari itu kan kebanyakan misteri, ada juga sih pembunuhan.. aku lupa itu, siapa ya tokohnya dia.. *lupa beneran
mokas 0 0
atemalem: intisari sekarang ga bagus de, aku pernah nyoba langganan tapi nyesal. akhirnya berenti.
fairyteeth 0 0
wohoohohoho... bener banget buku2 nya DASTAN emang ada banget MATI nya di setiap buku nyaaa....

and I luuuurrrveee it... yuk pinjem2an buku yukk

*kebetulanpencintathrillersejati*
sari indah 0 0
ilalang hijau dan mokas : weits..kok jadi inisari ya? : ))
atemalem 0 0
fairyteeth: ayooo... tuker pinjem,.... punya apa aja bukk??? mau... mau....

sari indah: jadi, inisari sukanya baca apa? ehhehe...
sari indah 0 0
ilalang hijau : sori maksudnya intisari, t nya ilang jadinya inisari deh. : p

Silahkan login untuk memberikan pendapat