The Sweet and Sour of My Blueberry Nights 21
Minggu, 17 Jan '10 12:47
What:
Merasa sakit hati karena dikhianati oleh pacarnya, Elizabeth/Lizzie (Norah Jones) serta merta datang ke cafe dimana pacarnya pernah berkunjung ke sana dengan selingkuhannya. Dengan histeris, ia menitipkan kuncinya kepada Jeremy (Jude Law) si pemilik kafe, yang mempunyai satu pot besar berisi kunci dari orang-orang yang pernah mampir ke kafenya dengan latar belakang yang berbeda-beda. Berkali-kali Lizzie kembali ke kafe itu, dan berkali-kali pula ia menemukan kuncinya tetap tak diambil oleh orang yang ia inginkan. Dengan rasa kesepian dan tanda tanya besar dalam dirinya, ia curhat dengan Jeremy kenapa orang memilih orang lain. Dengan bijak dan menganalogikan jawabannya dengan makanan, Jeremy berkata kalau Pie Apple di kafenya selalu habis, namun pie Blueberry sangat jarang disentuh. Mengapa? Bukan karena orang tidak suka Blueberry, tapi terkadang.. Orang memang lebih memilih rasa lain.
Sejak saat itu, tiap malam Lizzie selalu datang dengan menu yang sama, pie Blueberry. Waktu berjalan, Lizzie pun bekerja keras di kota lain untuk mengenyahkan perasaan sakit hatinya, namun tetap berhubungan dengan Jeremy lewat postcard ataupun surat yang ia kirim. Di kota tempat ia bekerja, ia bertemu pribadi-pribadi yang membuat ia lebih memahami hidup. Bertemu Arnie si polisi pemabuk, Leslie (Natalie Portman) si pemain poker, dan lainnya. Bagaimana akhir cerita ini? Lizzie bertemu pacar baru, jadian lagi dengan pacar lamanya, atau..?
Tiw's opinion:
My Blueberry Nights. Sungguh judul yang catchy dan resmi membuat saya menonton film keluaran tahun 2007 ini hanya karena judulnya, bukan karena orang-orang yang bermain di dalamnya. Penampilan dari Norah Jones meraih perhatian saya. Aktingnya alami dan mentang mentang dia penyanyi, tidak membuat ada adegan ia menyanyi, meskipun dalam soundtracknya, terdengar lamat-lamat suara lembutnya itu. Ada beberapa gerakan slow motion yang bukan slow motion yang agak ganggu buat saya, tapi mungkin itu yang dianggap SENI ya. Surprisingly, saya suka sekali dengan akting Rachel Weisz yang memainkan tokoh bernama Sue Lynne. Poni keriting di rambutnya yang menggantung di depan mata seakan menekankan simbol kesepian di dirinya. In the other hand, Natalie Portman yang biasanya bermain ciamik kali ini bermain "tidak segitunya". Tapi saya beri jempol untuk sedikit aksen selatan yang ia pakai di sini.
My fav quote:
"I just wanted him let go of me.. Now that he has.. It hurts me more than.. Anything else in the whole world.."
Cocok ditonton oleh:
Orang-orang kesepian yang terkadang hanya ingin didengarkan tanpa diberi nasihat. Untuk orang-orang yang sakit hati, ditinggalkan, dan tidak tahu bagaimana cara untuk melepaskan semuanya. Orang yang menganggap kalo Jude Law itu hanya bisa berperan sebagai playboy macam di film Alfie. Para pencinta film-film "lambat" dari Wong Kar Wai, ataupun kamu yang menginginkan film yang manis seperti es krim, sedikit kecut seperti Blueberry, tanpa topping berupa adegan sex nan liar ala film Hollywood.
Tag: Film, jude law, wong kar wai, natalie portman
Terkait:
-
No Strings Attached
Selasa, 8 Feb '11 22:24 -
Sherlock Holmes is back!
Jumat, 14 Agu '09 13:10 -
BATTLESHIP: Manusia Versus Alien Di Laut
Kamis, 12 Apr '12 00:51
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
ibhe: jadi penasaran
-
wiku baskoro: yoi banget
-
fairyteeth: jadi penasaran
-
adestark: keren
-
maharrani: yoi banget
-
Chika: jadi penasaran
-
kepikcantik: keren
-
ren: kocak


Komentar:
Orang-orang kesepian yang terkadang hanya ingin didengarkan tanpa diberi nasihat. Untuk orang-orang yang sakit hati, ditinggalkan, dan tidak tahu bagaimana cara untuk melepaskan semuanya.
That's definitely not me! *crossing finger*
ibhe: it's not me, either kok. tapi aku sukaaa sekali sama film ini. malah sampe nonton berkali-kali. hihi.... Jadi bukan berarti yang gak merasa kesepian dan gak pernah sakit hati gak boleh nonton kaan?
Aku nggak kesepian tapi aku suka film ini.
Hanya aja menurutku satu-satunya yang kurang di film ini adalah aktingnya Norah Jones.
Emang sih dia penyanyi, jd kita nggak usah punya ekspektasi tinggi. Tapi di film ini dia kaya orang bingung akting hihihi. Walaupun perannya memang perempuan bingung tapi bingungnya beda. Nah lho..bingung kan?
Selebihnya sih film ini juara. Apalagi adegan ciuman di atas counter table cafe kecil nan cozy itu...
Menurutku moral of the story is..
Terkadang hidup itu kecut seperti blueberry.
Nggak ada yang salah dengan rasa itu.
Hanya aja ada orang yang nggak suka sama blueberry, dan lebih memilih coklat yang a bit more ordinary..
*ngelantur mode on*
fairyteeth: Nah.. kalo kamu cewek pojokers cocok banget nonton film ini say..
adestark: Eh closing word yg mana nih..? *idung pengen ngembang tapi takut ge er*
maharrani: Oh ya..? menurutku akting bingungnya yang jadi cewek bingung itu lumayan cocok. EH.. KAMU SPOILEERR!! Perhatian sodar2.. di sini bukan sy yg spoiler melainkan missmaharrani!! (ps: moral storynya itu emang keren!)
Chika: Keren chik.. tonton gih! Jangan kuliah mulu.. Hehe..
kepikcantik: Ck.. belinya bajakan sih.. kayak aku dong.. donlot di internet.. Mwahaha..
liat lengkap dua kali , dan tetep aja gakkkk sukaaaaakkk masih asik juga ghibli
Titiw : eh, emang aku curhatnya sama kamu??eh, maksud aku.. KAPAN AKU PERNAH CURHAT AMPE NANGIS??? mengarang indah saja kau! cih!
ibhe:
toooosssss dulu kita? betul kan? betul kan? * tetep kekeuh*
Silahkan login untuk memberikan pendapat