Pelampiasan Vokalis Band pop 5

Minggu, 17 Jan '10 16:05

Konser amal/reuni jadi ajang para musisi untuk beramal sekaligus melampiaskan hobby bermusik ‘sesuai kata hati’nya.

Kenapa saya beri tanda petik ‘sesuai kata hati’nya? Karena sebenarnya tidak semua musisi, terutama personil band, pada saat perform di layar kaca atau membuat album, menampilkan musik yang ia gemari atau pas dengan kemampuan vokalnya.  Dalam seminggu kemarin ada dua show yang bersifat amal, yang kesemuanya bergenre keras. 

Minggu, tanggal 10 Januari 2010, bertempat di MU Café Sarinah Jakarta dilangsungkan konser amal penggalangan dana untuk pengobatan salah satu musisi Indonesia Yudhi Grass Rock yang menderita sirosis hati dan paru-paru.

Beberapa band dan musisi senior terlibat dalam konser ini, di antaranya, Iwan Fals, Slank, Ungu, Ada Band, Andra and the Backbone, Boomerang, Grass Rock, Seven Years Later, Konspirasi, Rockstar Conspiracy, Blackout, Antique, The Lovers, Kotak, Luv, Projecto, Acid Speed, Royal Ego, The Pretty Gangsters, dan ALT’Z Band.  Nah, disinilah musisi semacam Marcell Siahaan yang biasanya sangat mellow tampil dengan musik cadasnya. Marcell bukan tampil sebagai vokalis, tetapi sebagai drummer band ‘KONSPIRASI’ yang bergenre rock, bergabung dengan Edwin dari Cokelat , Chandra Cupumanik, dan Denny Hidayat.

Mantan Menpora Adhiaksa Daud pun ikut menyumbangkan suaranya. Beliau sempat menyanyikan  lagu ‘Ku Tak Bisa’ diiringi oleh personil Slank. Lumayan juga loh suaranya!  Sepertinya hobby nge-rocknya terlampiaskan malam itu. “Sekarang saya bukan menteri lagi, jadi mau diajak nyanyi ayok, diajak demo juga ayo!” candanya.

Total sumbangan yang didapat di acara ini sebesar Rp 87 juta. Sumbangan terbesar diperoleh dari penyanyi Meta, sebesar Rp 20 juta, hasil lelang gitar milik Abdee Slank.

Sementara pada tanggal 13 januari 2010, bertempat di The Rock Café, Kemang, Jakarta, juga digelar show bergenre grunge. Show ini semacam reuni untuk para pecinta musik grunge. Mau tahu gimana musik grunge? Coba ingat musik di jamannya pearl jam, Alice in chain, silverchair, dan Soundgarden. Show ini ingin menunjukkan bahwa musik grunge di Indonesia belum mati. Sepertinya yang terbaca justru para pemusik grunge di Indonesia tidak pe-de saat ini.

Anyway, di show ini muncul Anji vokalis Drive, Yanna vokalis Marvells, Anda-Bunga, dan Ariyo Wahab vokalis Dance Company. Juga Marcell yang menjadi drummer KONSPIRASI kembali tampil. Yang kita tahu mungkin mereka berlima kita kenal dengan genre pop-nya, bukan? Nah di sini mereka benar-benar membawakan musik yang berbeda. Grunge!

Menurut saya sih, Ariyo Wahab sebaiknya tetap di genre pop, deh. Anji dan Anda, baik di pop maupun rock, tetap bagus! Yang mengejutkan sih, Yanna Marvells. Kebetulan, saya datang bareng teman-teman Marvells dan pengen lihat penampilan Yanna yang beda. Ternyata suara Yanna lebih pas di genre grunge ini loh. Lebih all out dan Yanna pun lebih menikmati.

 


Tag: konser, show, yudhi grass rock, grunge, yanna, anji, marcell, anda

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

ibhe 0 0
laporannya keren mbak! eh, tapi kok nirvana nggak disebut sebagai band yang paling berpengaruh di genre grunge ya? : D
maharrani 0 0
Banyak sih musisi yang nggak bernyanyi sesuai hatinya.
Karena idealisme & pasar biasanya nggak match.
Kalo Marcell sih emang aliran awalnya cadas.
Dulu dia kan drummer-nya Puppen ; ))
Titiw 0 0
maharrani: Yoi.. kangen juga tuh jaman2 puppen.. Eh.. *makin menjustifikasi kalo aku lawas*
fairyteeth 0 0
soalnya kalo mau laku kan harus ikut apa kata manager, apa mau nya pasar...

makanya sebenernya yg sehat itu, band2 di indo punya alter ego kayak diluar... jadi disatu sisi dia punya band yang bener2 menjual dan bisa memenuhi kebutuhan hidup nya, disisi lain, dia terus bisa berekspresi dan berkreasi sesuai keinginan dan pribadinya masing2...

: )
leonisecret 0 0
Ibhe: hehe..iya Nirvana juga..thank u

Missmaharani & fairyteeth : iya, kalo nurutin kata hati, musiknya emang kurang komersil..ga ngejual.hihi

Silahkan login untuk memberikan pendapat