Sang Pemimpi 10

Jumat, 18 Des '09 10:28

Indonesia bukan negara yang dibangun atas mimpi, karena di sini, mimpi pupus adalah sesuatu yang rutin dan wajar. Sang Pemimpi mencoba menularkan semangat bahwa kita masih boleh bermimpi, semustahil apapun itu.

Mimpi Ikal adalah sekolah di Paris, demikian juga Arai. Repotnya mereka hanya anak-anak miskin yang sekolah di SMA kecil Bangka yang ketika lulus mentoknya cuma jadi buruh. Ikal yang secara alami condong mengikuti arus, bersama-sama Arai berusaha mewujudkan cita-cita besar mereka dalam berbagai keterbatasan.

Jika Laskar Pelangi jadi jawara karena gambarnya indah dan permainannya bagus, maka Sang Pemimpi justru menjadi antitesanya. Sinematografinya seperti mentah karena tidak ada lagi gambar-gambar yang membelai ataupun mencabik . Akting-aktingnya Ikal dan Arai remaja juga tidak meyakinkan, apalagi Lukman Sardi dan Nugie.

Hambarnya dua itu, membuat Sang Pemimpi terjebak untuk bertutur dalam alur dan narasi saja. Sayangnya narasi Lukman Sardi datar, dan alurnya juga pelan. Iya sayang sekali, materi dengan sangat kaya potensi ini tidak maksimal digarap Mira Lesmana dan Riri Riza.

Tapi tentu saja Sang Pemimpi seratus kali lebih baik daripada Air Terjun Pengantin.


Tag: mira lesmana, sang pemimpi, andrea hirata, riri riza

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

sofie 0 0
: )) : )) yang nampol yang terakhir ya, 100 kali lebih baik daari air terjun pengantin, ehm kalau sama suster keramas? : ))
warm 0 0
perbandingannya kok ya sama tamara blezynski toh mas
: D

tapi saya tetep penasaran pengen nonton : D
fadex 0 0
gue baca resensinya leila s. chudori di tempo gak gini-gini amat. : D

tetap mo nonton malam ini, mumpung di depok ada satu bioskop 3 studio yang muter film ini.
Chika 0 0
ntar nonton kalau bioskop udah mulai sepi...
fairyteeth 1 suka | 0
ndak suka sama pengarangnya, ndak suka bukunya juga, sudah pasti ndak akan nonton pelemnya, walaupun ada yg ngajak gratis.

ya saya sangat subjektip : D
aji aditya junior 0 0
gua barusan nonton film ini, sebagai penggemera buku2 andrea hirata, gua ngerasa adaptasi yang dilakukan pada film ini jauh lebih baik dibandingkan adaptasi laskar pelangi
semua yang ingin ditampilkan di buku, ditampilkan dengan visual yang menurut saya....tidak mengecewakan.
Ini film remaja terbaik yang pernah digarap ...after A2Dc, .karena sangat indonesia...
kalo ada yang bilang filmnya datar, gua rasa ga, karena gua nonton film ini nangis, dan baru "nagabonar jadi 2" film Indonesia yang bisa bikin gua nangis,
Jadi.....ajting datar mana yang dimaksud?
PEACE
ebbi 0 0
wah udah pada nonton ya? gw sma tmen2 dibangka aja blum pada nnton, syang skali ya dibangka blum punya bioskop hehe... pdhal gw yakin org dsini excited bgt ma filmnya... bangka belitung i proud you full!!
Herman Saksono 0 0
aji aditya junior: menurut saya Nagabonar 2 itu membosankan dan cenderung menggurui, Jadi saya rasa selera kita memang beda.
aji aditya junior 0 0
oke bos, mantap....
Titiw 0 0
fairyteeth: Oh ya..? kamu gak segitunya sama laskar pelangi..? Ndak suka apa belum pernah baca..?

Silahkan login untuk memberikan pendapat