KD dan Kuasa Materi 9

Selasa, 15 Des '09 09:15

Apakah yang dapat menggugurkan cinta? Materi. Itu kata infotainmen. Dan, kita pun dibombardir dengan kepercayaan itu. Maka, setiap ada konflik cinta, materi pun disinggungkan sebagai topik utama.

Yuni Shara misalnya, ketika menggugat cerai Henry Siahaan, persoalan materi yang didengungkan. Memang, Henry tengah tersangkut kasus korupsi, dan setelah bebas, tak lagi memiliki kemampuan untuk mencari nafkah. Tapi, meski berkali-kali Yuni membantah soal ketimpangan materi itu, infotainmen selalu membahasakan begitu. Yuni berpaling karena secara materi Henry tak mampu mencukupi kebutuhannya lagi.

Kesimpulan yang sama juga diberikan ketika Andara Early menggugat cerai Cesa David Luckmansyah. Cesa dinilai tak mampu membiayai rumah tangga mereka. Early yang selalu bekerja untuk dinikmati berdua, akhirnya menyerah. Ia tak mampu diposisikan sebagai penghela rumah tangga. Tentu saja, kesimpulan itu dibantah janda mungil tersebut. "Tak ada soal materi, tak ada keributan harta gono-gini," tegasnya. Infotainmen tak memercayainya.

Lalu masuk ke pernikahan Cici Paramida. Pilihannya pada pengusaha kaya Ahmad Suaeby ditengarai tak lebih dari kecintaannya pada harta. Maklum, meski tua dan seorang duda, Cici seperti tak melihatnya. Cici disimpulkan tengah mempersiapkan pegangan untuk hari tua, ketika karirnya tak lagi bisa jadi topangan. Kesimpulan yang gegabah memang. Apalagi, kemudian terbukti, bukan itu yang terjadi. Ketika Cici dianiaya, pedangdut itu tak segan mengajukan tuntutan pidana, dan membubarkan rumah tangga. Cici tak mengincar materi.

Tapi, infotainmen tak kekurangan "bukti". Ketika Cici meminta Rp 5 miliar sebagai "pegangan" perceraian, soal cinta materi itu mendapat pijakan lagi. Dan, menghadapi pemaksaan sedemikian, bukan hanya Cici, penonton pun tak punya kuasa untuk menolak. Mengangguki.

Kecintaan pada materi, di mata infotainmen, telah mengalahkan kecintaan kepada suami atau istri. Padahal, cinta materi adalah derajat cinta yang paling rendah. Islam memang membenarkan cinta ini, dan mengaturnya secara terukur sebagai intifaa, mendayagunakan atau memanfaatkannya saja. Pendayagunaan derajat cinta ini tidak sampai merasuki jiwa, mati-matian mengekalkannya atau membudakkan diri padanya. Sebatas kecenderungan saja. Alaqah, hanya menempel saja, bak tetasan buliran air di ujung bebatuan goa, menetes, terlepas jatuh lalu mengumpul kembali. Kadang terlepas kadang pula tergenggam.

Salamah bin Dinar menyimpulkannya dengan indah, "Jadikan dunia ini dalam genggaman tanganmu dan jangan jadikan ia dalam lubuk hatimu". Atau doa Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, ""Ya Allah, jadikanlah dunia ini dalam genggamanku dan jangan jadikan dunia ini dalam hatiku".

Infotainmen berpikir sebaliknya, materi adalah dunia, adalah cinta itu sendiri. Maka ketika terungkap perceraian Anang dan Krisdayanti, kejomplangan materi itu dijadikan sandaran analisa. Dengan kejam, infotainmen mendudukkan Anang sebagai pesakitan, yang hidup mewah dalam tanggungan istri. Padahal, bertahun lalu, ketika kabar itu tersiar, krisdayanti dengan yakin mengatakan, "Aku dan Anang itu seperti tumbu ketemu tutup, klop, saling melengkapi."
Infotainmen memang "sirik" dengan kelanggengan pernikahan Krisdayanti, dan juga "kemujuran" Anang. Maka, ketika perceraian terjadi, meski Aurel menjadi saksi tentang ketidaksetiaan ibunya, infotainmen dan media gosip sepakat, sebab utama adalah karena ketimpangan pendapatan. Dan uniknya, kesimpulan itu pun ditembakkan ke Krisdayanti, saat jumpa pers, Selasa malam (1/9). "Saya selalu merasa, rejeki Anang ya rejeki saya juga, rejeki saya ya rejeki Anang dan anak-anak juga. Tidak pernah terpikirkan hal yang lain...."

Inilah wajah dunia, ketika kepercayaan pada cinta telah luntur digantikan pesona kebendaan. Padahal, secara arif kita dapat melihat, hanya cinta yang bisa mengalahkan cinta, hanya cinta yang bisa mengalihkan cinta, bukan materi atau harta. Krisdayanti telah menemukan cinta yang lain, yang lebih indah dan hidup, yang lebih dari yang dia dapatkan dari Anang. Itu saja. Masalahnya, cinta itu dia tumbuhkan ketika dirinya masih berada dalam ikatan pernikahan. Perceraian adalah solusinya.

Percaya bahwa cinta hanya dapat dikalahkan cinta, akan membuat kita memahami hidup lebih dewasa, dan dapat tawar dengan harta. Semoga.

 


Tag: cinta, kd, anang, uang, materi, kridsayanti, aurel, harta, selingkuh

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maharrani 1 suka | 0
Infotainmen gitu lho.. : D

Eh tapi menurutku, kalo ngomongin KD yang lebih gencar kan soal perselingkuhannya dia.
Maksudku, tentang KD yang sudah terlalu sering selingkuh sampai anak-anaknya pun tahu dan meminta ayah meninggalkan ibu mereka. Ya nggak sih?

langit bara lazuardi 0 0
maharrani: bener banget, memang soal selingkuh itu. maksudku sederhana, untuk melihat bahwa cinta hanya dapat kalah oleh cinta. tetap memercayai hal itu, bagiku adalah cara "memuliakan" cinta.

Titiw 0 0
langit bara lazuardi: Kamu nulisnya baguuus.. "apa yg menggugurkan cinta".. ck ck ck.. baru kalimat awal aja udah bikin merinding disko.. : D
langit bara lazuardi 0 0
hahahaha Titiw ada-ada saja, kalimat pertama menggoda, selanjutnya neg, ya? btw makasih ya...
Natalixia 0 0
Keren, ingin percaya tapi ada keraguan, apa memang benar yang mengalahkan cinta hanya cinta.. Sepertinya saya sudah agak terkontaminasi dunia yang materialistis ini : )
langit bara lazuardi 0 0
Natalixia, dunia boleh terkontaminasi, tapi kita jangan. kita harus percayai kekuatan cinta, hanya dengan cara itu dunia yang terkontaminasi dapat kita beri warna berbeda, kita tak larut di dalamnya.
Chika 0 0
tulisan yang mencerahkan sekaligus membuat gundah. benarkah materi dapat menyingkirkan cinta? duh... jadi saya yang gundah. tulisan yang bagus. : )
langit bara lazuardi 0 0
Chika: makasih ya sudah selalu membaca. pegundahan kita sama, dan karena itulah kita wajib terus mengampanyekan bahwa ada yang lebih berharga di luar materi: cinta.

klise memang terdengarnya. tapi, dalam hidup, bukankah yang klise kadang terasa lebih berguna?
misskania 0 0
maharrani: iya KD mah HyperS*x plus matre juga kali ya?

Silahkan login untuk memberikan pendapat