Gerakan Sosial Ala Rakun di Pom Poko 5
Senin, 7 Des '09 17:56
Kenapa ya, Ghibli selalu cerdas mengemas pesan dalam film animasi yang lucu dan indah berwarna-warni. Seperti film Pom Poko ini. Isu dan pesan yang dibawa sangat relevan dengan situasi saat ini. Tentang lingkungan, ekosistem dan perubahan sosial. Jangan bayangkan manusia yang akan menjadi tokoh-tokoh dalam film ini. Tapi rakun! Ya para rakun melakukan gerakan sosial demi kelanggengan ekosistem.
Kalau saya baca di Wikipedia, rakun ini di Jepang adalah bagian dari cerita rakyat. Nama lainnya Tanuki. Settingnya meskipun di tahun 1960-an, tetapi masih relevan sampai saat ini. Para rakun ini terancam kehidupannya karena proyek pembangunan Tama New Town, yang isinya mall dan arena bermain. Yah, seperti yang banyak kita lihat di Indonesia inilah, hutan dan lahan hijau digusur dengan pembangunan gedung megah, berakibat pada berubahnya ekosistem dan relasi makhluk hidup.
Nah, fenomena dan konflik antar makhluk hidup dengan kepentingan masing-masing ini dikemas dalam Pom Poko yang lucu ini. Iya, film ini sungguh keren menerjemahkan isu dan menyampaikan pesan. Ghibli memang tiada duanya menyampaikan isu berat macam saling menghargai antar makhluk hidup dan kelanggengan ekosistem dengan perpaduan symbol dan kearifan lokal.
Pom Poko ini lucu dan menyentil. Misalnya rakun-rakun yang punya strategi untuk menghambat pembangunan Tama New Town dengan mengenali gaya hidup manusia, mulai dari makan junkfood sampai nonton tivi rongsokan yang membuat para rakun malas, karena nonton tivi terusss ;)
Jadi ceritanya para rakun ini punya kemampuan berubah jadi manusia, jadi patung, macem-macem deh. Nah, kemampuan ini yang mereka gunakan untuk mengetahui cara dan rencana manusia dalam membangun proyek megah itu. Salah satu yang menarik perhatian saya, ketika para rakun mengadakan parade 'hantu' , manusia bukannya takut malah senang dengan adanya parade itu.
Proses-proses mengelola konflik antara rakun dan manusia supaya bisa hidup berdampingan, menjadi bagian dari setiap cerita. Juga problema di masing-masing kelompok, rakun dengan populasi yang berlebihan yang berakibat pada berubahnya strategi pergerakan mereka, manusia yang mudah disisipi 'penumpang gelap' dalam film ini simbolnya adalah rubah. Bagaimana mereka menyelesaikan konflik? Nonton aja ya! gak rugi kok nonton film keluaran tahun 1990-an ini. Oh, dan sepertinya kampanye lingkungan untuk anak-anak SD cocok kali ya pake Pom Poko sebagai media kampanye dan refleksi :D
gambar diunduh dari sini
Tag: animasi, Film, Ghibli, lingkungan, pompoko, ekosistem
Terkait:
-
Lagi, animasi keren dari Ghibli: Gake no ue no Ponyo
Jumat, 22 Jan '10 16:37 -
Lakon Pada Suatu Ketika
Selasa, 13 Des '11 12:51 -
TANGLED.. Eh.. RAPUNZEL Movie Review
Selasa, 30 Nov '10 19:56
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Titiw : keren
-
fairyteeth: nggak ada matinya
-
ibhe: yoi banget


Komentar:
hey kamu...kamu...kamu udah nonton ini belum? ini filmnya lebih okey daripada cat returns lhooooo, ciamik dah! . kata nenek rakun yang pakai daun itu buat pemula
duh pelemnya bikin pengen semua...
ayo nonton..nonton...koleksi..koleksi
klo cat returns malah baru nonton kemarin2 ..hu3...gw juga lagi koleksi Ghibli nieh ~^____^
Silahkan login untuk memberikan pendapat