Persepolis dan Satrapi 6
Senin, 16 Nov '09 01:07
Sudah baca novel graphic-nya Satrapi? Ehm, yang Persepolis, Bordir dan Plum? Kalau novel-nya saya Cuma punya yang Bordir, yang Persepolis punya film-nya aja, karena versi cetaknya susah sekali mencarinya. Film ini keren lho, walaupun berwarna hitam dan putih saja :D. Biasanya sih gak begitu suka film yang hitam-putih macam ini, tapi ceritanya yang hebat membuat tekhnis filmnya tidak saya perhitungkan. Hihi.
Soal film Persepolis tadi, sebenarya bentuknya adalah graphic novel yang bisa bergerak gitu:D. Tapi memang gak bikin bosen. Karena ide ceritanya oke. Secara garis besar cerita Persepolis ini mengulik bagaimana posisi perempuan di Iran, tepatnya pengalaman Satrapi sendiri, ehm tepatnya Marjane Satrapi. Dengan latar belakang revolusi di Iran.
Bercerita tentang bagaimana pendidikan politik ditanamkan di keluarga Satrapi, memahami perbedaan dan konsisten akan pilihan. Filmnya beberapa bagian ada yang lucu juga, terutama dialog Satrapi dengan keluarganya. Dengan ibunya yang khawatir Satrapi terperangkap dalam Islam yang fundamental di Iran kala itu, nenek yang mengajarkan nilai-nilai kritis, dan oh...realistis terhadap diri Satrapi. Juga sosok ayah yang membuka ruang, pilihan dan akses terhadap gadis mungilnya. Mungkin itu yang membuat Satrapi menjadi sosok feminis.
Yang jelas, tidak bosan nonton film ini, keren! Selain tentang relasi dalam keluarga, bagaimana Iran memposisikan perempuan, tergambarkan dengan baik disini. Sudah pada nonton belum? Keren kan?
gambar diunduh dari sini
Tag: Perempuan, satrapi, persepolis, iran
Terkait:
-
The Little Shoe Fair at Senayan City
Rabu, 3 Agu '11 13:32 -
Female Agents: Agen Perempuan Itu ‘Alat’ Perang
Rabu, 4 Agu '10 10:20 -
Iklan Komersil: Mendidik & Menghibur?
Jumat, 5 Feb '10 00:45
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maharrani: keren
-
Herman Saksono: jadi penasaran
-
Titiw : keren


Komentar:
terakhir liat di aksara, stok persepolis banyak sof
waktu pemilu iran dan terbunuhnya Nada. duh.
nganu, bahasa inggris kan? gak mudeng kalo bahasa enggres
Herman Saksono
di tempat berinisial A di daerah casablanca, mon. depannya mega kuningan itu lhoooo
Silahkan login untuk memberikan pendapat