Eff You. That's My Name 8

Senin, 19 Okt '09 18:49

Di satu kesempatan saya pernah mengalami kecelakaan; melihat acara musik pagi-pagi di salah satu televisi swasta. Di bagian yang mereka sebut "chart", terpampanglah nama-nama seperti Laba2 (yes, with a two) dan New Folder. I was stunned. Bukan karena 40 lagu yang ada di "chart" itu kedengeran sama semua dan sebagian besar band di situ berpenampilan sejenis (how can you people tell the difference? And there's a friggin "chart" filled with them!), tapi lebih terpesona dengan pilihan kata-kata yang dijadikan identitas kelompok para band di "chart" itu.

Sempat baca postingan Hancur band-nya Chika? Kalo belum, dan anda sudah klik link barusan, maafkan saya untuk membuat anda melihatnya. Mungkin pada saat pertama kali melihat video itu kita mikir "Oh ya pantes aja.. Nama sama kelakuan dan lagu (dan mungkin wajah) sama ancurnya", tapi apa iya sesederhana itu? Saya sendiri gak suka sama pernyataan "apalah artinya sebuah nama", karena kalo saya menamai anjing kampung yang biasa nongkrong depan garasi rumah sama dengan nama ayah tetangga sebelah yang baru saja meninggal, saya pasti kena masalah.

Memang banyak yang sudah membuktikan bahwa nama band tidak mempengaruhi rejeki band. Contohnya Korn. Atau At The Drive In dan The Klaxons. Dari Indo, ada Rotor, Kubik, Koil, dan The SIGIT. Kurang cupu/aneh/ganjil apa coba namanya.. Tapi kalo bandnya keren, ya keren. Titik. People will deal with the names later. Dengan pengecualian buat band yang nyesel sama namanya, tapi udah kadung tenar atau lama eksis, jadi ya harus nerima aja.

Ada tulisan yang menarik di sini mengenai telaah nama band. Sang penulis menjabarkan sejarah (atau fiksi?) di balik nama-nama band Indo saat ini dengan apa yang ia sebut cheesy-ism. Gak bikin jadi maklum juga sih, tapi setidaknya ngasih gambaran mengenai apa yang ada di kepala para musisi kebanggaan tanah air saat mereka memilih nama grupnya. 

Sementara untuk yang menganggap nama band itu harus dipikirkan baik-baik dan matang, karena selain identitas, nama juga menjadi doa berkelanjutan bagi kelangsungan hidup bandnya, tulisan dari pentolan salah satu band dengan nama berbahasa asing ini cukup menghibur. 

Pasti ada filosofi dan makna di balik nama-nama band jaman sekarang, karena saya ingat betul sebuah tayangan wawancara dengan Stinky (yes, yang vokalisnya dulu bernama Andre) yang menjabarkan alasan pemilihan nama mereka.

Mbak-mbak presenter yang gaul: kenapa namanya Stinky? Gak takut dianggap bau?

Personil Stinky: enggak, soalnya kita bukan Stinky yang bau

Personil Stinky yang lain: Stinky itu awalnya dari kata "se-thinking", yang artinya satu pemikiran.

Yeeaaaa...okay...


Tag: nama band, jelek

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Komentar:

to Ra nt 0 0
Jadi inget baru kemarin ranting soal ini.

gw: "Ada aja orang namain bandnya Beage (baca: biij), nganeh-nganeh aja."
someone: "Be-a-ge tahu bacanya!"
gw: "Lo nggak bisa bahasa Inggris yah?"

...dan ternyata bandnya sendiri ngebacanya be-a-ge. Sapi.

Mungkin kalau butuh perbandingan yang sama ajaibnya, bisa lihat nama-nama band visual kei Jepang, biar gw list:

- Dir en grey (tiga bahasa dalam satu nama)
- the GazettE (sang koraN? Kapitalisasi disengaja)
- 12012 (bukan, ini bukan nomer pemesanan fast food)
- cali≠gari (don't ask, gw juga nggak ngerti)
- Hide and the Spread Beaver (percayalah, ini band beneran, populer lagi)
- S.o.a.P yang merupakan akronim dari Son of all Pussies
(again, ini band yang lirik dan musiknya sangat normal yang beranggotakan gitarisnya L'arc~en~ciel yang juga merupakan nama yang penulisannya dengan tanda baca lebay)
deadeye doll 0 0
to Ra nt: kejadian be-a-ge itu konyol! : ))
iya kan, pada akhirnya nama itu bisa jadi gak penting (kalo bandnya emang sebegitu okeknya)

lha ini dandanan,lagu, lirik, tampang sama nasibnya semodel semua.. nama pengen dibikin ajaib, tp kok jadinya begitu ya....
to Ra nt 0 0
deadeye doll: Kadang nama dan tampilan juga kompakan kalo Indo mah. Ingat Pilot, Kapten, dan Angkasa kan?
deadeye doll 0 0
to Ra nt: maksud kalimat terakhir di komen sebelumnya, itu juga hehe
to Ra nt 0 0
deadeye doll: Dulu di Hai jaman 90an akhir sempat dibahas sih. Kalo nggak salah katanya nama band bisa jadi semacam doa atau tulah.

Contoh; Gigi. Sebelum solid kayak begini, mereka yang masih gigi susu harus copot dulu satu per satu sebelum tumbuh lagi. : ))
deadeye doll 0 0
to Ra nt: karena formasi awalnya adalah "gigi susu" ya : D
tapi kalo formasi sekarang rontok, mesti ganti gigi palsu lho..

gimana kalo kita bikin band bernama "PENGGARIS" aja, misinya untuk "meluruskan" industri musik indonesia hehe
to Ra nt 0 0
deadeye doll: kenapa nggak KETOK MAGIC aja? : ))
deadeye doll 0 0
terlalu "muluk" kayanya untuk bisa ngasih mejik dengan cara ngetok doang : D

kalo ga, nama bandnya The Polwans, nanti personilnya pake seragam polwan semua. brilyan bukan?!

Silahkan login untuk memberikan pendapat