Jihad For Love 16
Kamis, 1 Okt '09 00:07
Apa yang Anda bayangkan jika melihat judul film ini..? Seorang AA-sedikit ganteng-dengan aksesori janggut nyambung dari dagu ke kumis yang rela berperang di jalan Islam demi mendapatkan wanita idamannya..? Ataukah malah seorang perempuan-berjilbab-tampak tidak mau melihat mata lawan bicara, yang berkata "Bismillah, saya sayang sama AA, saya mau berjuang demi mendapatkan cinta AA"? Kalau dalam pikiran Anda ada salah satu opsi yang disebutkan di atas, berarti TEEET!! Anda 97% salah!
Jihad For Love merupakan film dokumenter yang mengangkat tentang Islam dan Homoseksual. Mata Anda tidak salah, saya ulang: ISLAM & HOMOSEKSUAL. Dua kata yang tidak pernah bersanding, karena memang tidak pernah berjodoh ataupun dapat ijin untuk bersatu. Adalah Parvez Sharma, gay muslim filmmaker yang melanglang ke beberapa negara seperti India, Pakistan, Iran, Turkey, Egypt, Afrika Selatan, dan Perancis untuk mencari mencari informan yang mempresentasikan kehidupan gay yang dibalut dalam atmosfer Islam.
Para gay ini tidak ada yang ingin pindah agama, ataupun menentang perintah agamanya. Mereka hanya ingin dimengerti bahwa mereka dapat menjadi muslim yang baik meskipun mereka menyukai sesama jenis. JIHAD sendiri adalah sebuah term yang berarti "berperang" atau "berjuang" di jalan Tuhan untuk umat muslim. Nah, judul Jihad For Love ini cenderung ingin meneriakkan perjuangan mereka untuk tetap menjadi muslim, namun juga dapat tetap menjadi gay, teap mencintai apa yang mereka cintai. Eh saya sebenernya belum nonton filmnya, tapi setelah baca-baca di website resmi filmya, rasa penasaran dalam dada cukup melonjak-lonjak jadinya.
Well, I have nothing against gay. Tapi kalo udah bersinggungan sama agama.. Weish, berat sangat nak. Agak ragu kalo film macam ini diterima dengan lapang dada di manapun, apalagi di Indonesia yang setiap weekend jalanan macet gara-gara ada tabligh akbar Habib Habib itu. Bagaimana? Anda tertarik untuk menonton filmnya..? Atau, jadi merasa seperti punya alternatif lain dalam hidup setelah menonton film ini..?
PS: Wah. posting pertama saya di curipandang nih. Be nice sama anak baru yaa kawan-kawan.. :D Karena saya belum mudeng naro video di sini, silahkan yang mau liat trailernya langsung aja ke YOUTUBEnya yaa..
Terkait:
-
Lady Gaga Tabu di Malaysia
Kamis, 17 Mar '11 13:15 -
Kita Memang Berbeda
Rabu, 6 Okt '10 15:48 -
Q! Film Festival : 26 Juli - 5 Agustus 2009
Selasa, 28 Jul '09 16:46
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maharrani: jadi penasaran
-
Herman Saksono: yoi banget
-
deadeye doll: keren
-
sofie: jadi penasaran
-
aji aditya junior: keren
-
fairyteeth: jadi penasaran
-
cloverish: jadi penasaran


Komentar:
gw blm nemu film bertema agama (apapun) yang ga bosenin, apalagi dokumenter. Tapi kalo diliat dari isunya, kayanya ini film berat banget ya isinya
Temanya cukup berat sih tapi sangat menarik. Ini film mirip dengan film Trembling Before G-d, dokumenter tentang homoseksualitas dengan agama Yahudi ortodoks. Gue nonton di VCD bajakan gitu kalo ga salah.
Tulisanmu ini mengguncang sekali!
I don't know why but i'm so into gays. Dalam artian pengen memahami cara berpikir mereka.
Buatku being gay is okay, selama nggak ngajak yang normal untuk jadi gay.
Tentang filmnya.. "Sungguh mati aku jadi penasaraaan..."
Chika betul nak, yuk kita sama2 menonton baru bisa ngemeng, hehe..
@deadeye doll, oh gitu ya..? Kalo menurut aku sih PERSEPOLISnya Marjane Satrapi sama sekali gak ngebosenin, padahal dia juga bawa2 isu agama kan..?
mister_dison Nah kebetulan, si pembuat film Trembling Before G-d itu yang produserin film inih..
@missmaharrani Nyahahahahah!! Setelah berjam2 berkutat ngutakngutik curpan, akhirnya aku datang juga! hihihi.. Speaking 'bout gay.. aku suka banget nonton L Word,, hwehehe..
kalo JFL ini ga bosenin ya? durasi brp lama sih?
tidak direkomendasikan untuk yang tidak berpikiran terbuka kayaknya.
BTW, satu2nya film tentang GAY yang pernah saya tonton judulnya The Bubble, film Israel kalo gak salah, even GAY cuma jadi sub plotnya doang, btw thanx guys dah kasih tahu banyak film2 bagus....
yang khusus di Jakarta itu atau yang namanya hanya 1 huruf itu?
aji aditya junior: Wah, saya malah gak pernah denger tuh The Bubble.. Daerah Timur Tengah sepertinya banyak dilirik untuk topik seperti ini yaa.. Hoho..
*menunggu JFL dengan sambil duduk manis*
Ada bajakannya gitu?? Cari ahh... Kok kayak duet maut itu temanya... Kudu ditonton banget nih...
Silahkan login untuk memberikan pendapat