Oh Diajeng Miyabi! 11
Jumat, 25 Sep '09 21:09
Ini nggak penting, dan saya menjadikannya semakin nggak penting. Ngapain juga meributkan Maria Miyabi Ozawa? Lebih penting memeriksa keabsahan dokumen ketenagakerjaan dan keimigrasian kalau dia jadi shooting di sini. Bukan karena dia Miyabi, tetapi karena dia warga negara asing.
Mencemarkan Indonesia meskipun kelak Diajeng Miyabi tak akan pamer aset fisik? Misalnya benar begitu, maka ketidakhadiran Diajeng Miyabi mestinya akan memperbaiki citra Indonesia.
Lho kok bisa? Ini cuma debat blantik kambing. Kalau datang merusak citra, kalau tak datang berarti memperbaiki citra. Gampang to? Gitu aja kok repot.
Masalahnya citra macam apa yang kita pahami bersama? Mungkin sebagai bangsa (yang ngakunya) religius tapi negerinya punya prestasi dalam korupsi dan perusakan lingkungan.

Sudahlah, selain makelar kambing semoga makelar mobil bekas juga memetik untung. Mari lihat iklan kolom soal jual-beli mobil bekas di koran: ada nggak Isuzu Panther Miyabi?
Lantas urusan kedatangan bintang JAV (yang bagi kalangan tertentu namanya lebih dikenal ketimbang PM Jepang) ke Indonesia, untuk kepentingan film apa atau sekadar sesi foto, ternyata tak memperburuk maupun memperbagus citra Indonesia. Artinya kagak ngefek.

Mau contoh? Si anu, anu, anu, anu, dan anu, pernah difoto di Indonesia, misalnya di Bali. Silakan cari sendiri di Google. Hasil temuan nggak heboh kan? Malah lebih banyak Nordin M. Top.
© Foto Isuzu Panther Miyabi: marketmobil.com; Foto bintang-bintang JAV: tidak diketahui
Tag: miyabi, maria ozawa, JAV
Terkait:
-
Masih Soal Miyabi
Jumat, 30 Okt '09 01:40 -
Maria "Miyabi" Ozawa dan Kita
Kamis, 17 Sep '09 19:25 -
Tubuhmu Itu Rin!
Selasa, 5 Jan '10 16:35
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
missmaharrani: yoi banget
-
Chika: yoi banget


Komentar:
Ini sama saja mengundang Christiano Ronaldo tapi disuruh main badminton!
Miyabi datang atau nggak, nggak ngefek juga buat aku. Toh, aku udah ngeliat "performa"-nya..
Kalo nggak suka, nggak usah nonton filmnya. Beres, toh?
Makin membahas kontroversi ini, malah jadi ajang promosi dan publikasi..
Silahkan login untuk memberikan pendapat