FILM KOMEDI TERBAIK YANG PERNAH DIBUAT ANAK BANGSA 4
Kamis, 24 Sep '09 17:49
Judul: Get Married 2
Sutradara: Hanung Bramantyo
Pemain : Nirina Zubir, Aming, Desta, Ringgo Agus Rahman, dan Nino Fernandes
Sinopsis: Masih bercerita tentang seputar hubungan Mae (Nirina) dan Rendy(Nino Fernades), pasca pernikahan mereka dan hubungan Mae dengan tiga sahabatnya, yang diperankan oleh Ringgo Agus, Desta, dan Aming.
Resensi: Seberapa pentingkah Film "Get Married", sehingga harus dibuat sekuel selain untuk kepentingan hitungan bisnis?. Well, saya menjawab sangat penting, karena menurut saya "Get Married" termasuk diantara sedikit barisan film komedi bermutu yang pernah dibuat di Indonesia.
Untuk mendapatkan predikat sebagai film komedi yang bermutu, "Get Married" dan sekuelnya, yang saat ini sedang "main" di bioskop, sangat memenuhi beberapa persyaratan pendukung predikat tersebut. Diantaranya, komikal, kontekstual, dan ...memberi pernyataan sikap.
"Get Married 2" dibuat sangat komikal, adegan melempar orang itu contohnya, akting seluruh pemain dibuat over dan berlebihan, sebagaimana sebuah sarat utama karakter komik, dan dapat diinterpretasikan dengan sangat baik oleh seluruh pemain. Bahkan oleh pemain senior sekalipun. Adegan Meriam Bellina mencabut samurai itu adalah salah satu adegan komikal orisinal terbaik yang pernah digarap oleh Hanung.
Syarat utama lainnya dari film komedi yang baik adalah adanya unsur mengajak untuk menertawakan diri sendiri, dengan menampilkan hal-hal yang kontekstual. Sebagai film yang dibuat oleh penulis naskah yang berbeda dengan film pertamanya, Cassandra Masardi, sementara yang pertama dibuat oleh penulis skenario terbaik Indonesia, Musfar Yasin, film ini tidak kalah menyajikan hal-hal yang kontekstual dibandingkan film pertamanya.
Pelototi baik-baik adegan "Reg (spasi) dukun, atau adegan korupsi makanan itu, atau adegan menonton sinetron Striping yang sangat dinamis tersebut. Atau, masih kurang? ada adegan pengacara cerai (diperankan dengan sangat baik oleh Ruhut Sitompul), yang alih-alih mendamaikan, malah membuat masalah makin memanas. Adegan-adegan kontekstual tersebut tidak lebih dari satu scene, namun menempel hingga hingga film berakhir.
Terakhir, "get married 2" tetap menyimpan misi mulia sebagai sebuah pernyataan sikap dari sang sutradaranya. Oops saya ralat, bukan sebuah, melainkan berbuah-buah. Banyak pernyataan sikap yang coba disodorkan Hanung kepada penonton, dalam "salah satu karya terbaiknya" itu. saya kutipkan saja salah satu, adegan menabrak poster film bertajuk "100 persen Mesir Asli" itu merupakan sebuah pernyataan sikap favorit saya.
Adegan yang menampilkan sang sutradara sebagai Cameo itu betul-betul menjadi satu adegan everlasting yang tidak akan terlupakan dalam sejarah film. Sebagai orang yang gusar dengan pernyataan "100 persen mesir asli", adegan tersebut membuat saya tertawa lepas, Hanung dan timnya membuat sebuah pernyataan yang nyelekit, sengak, sekaligus kocak terhadap film yang sangat meng-underestimated- karya dia, ayat-ayat cinta, itu. Sebagai bahasa gambar yang lugas, dan membuat saya sepakat, "100 persen mesir asli" harus dipatahkan (setidaknya inilah intepretasi saya terhadap adegan kocak tersebut, atau ada pesan lain yang ingin disampaikan Hanung?).
Lebih dari itu, untuk anda yang meremehkan film komedi indonesia yang cenderung terjebak menjadi drama, karena nyaris tidak lucu, rubahlah persepsi tersebut. "Get Married2" adalah film komedi terbaik yang pernah dibuat bangsa ini, setelah "Kejarlah daku Kau Kutangkap". Ini serius!
Tag: bioskop
Terkait:
-
Real Steel: Drama Tinju Robot
Senin, 31 Okt '11 01:31 -
GULITY PLEASURE ala RED COBEX
Kamis, 24 Jun '10 21:46 -
Film apa yg tepat buat anak anda?
Senin, 14 Jun '10 01:21


Komentar:
aku gak lebai kok kawan2, beneran sumpah i love you deh.....
tuh tulisan serius
Silahkan login untuk memberikan pendapat