Maria "Miyabi" Ozawa dan Kita 10
Kamis, 17 Sep '09 19:25
Sebelas dari sepuluh pria pengguna internet mengenal Miyabi. Dari survei? Jelas nggaklah. Temuan "sebelas dari sepuluh" nggak ada dalam metodologi penelitian, khususnya tahap penyajian dan interpretasi data. :D
Sebetulnya itu soal biasa. Aktris hiburan dewasa yang cantik dan seksi cenderung mudah diingat. Ketika internet menjadi media yang diakses 1,6 miliar orang, maka keterkenalan seorang aktris hiburan dewasa menjadi lebih menyebar.
Gampangannya, yang bukan penyuka hiburan dewasa pun berkemungkinan tahu. Cewek yang risih akan bokep pun terpaksa tahu karena Maria Ozawa a.k.a. Miyabi disebut di blog, milis, dan layanan online lainnya. Bahkan di beberapa radio saya dengar itu disebut-sebut karena pekan ini Miyabi lagi naik daun. Putri saya, kelas dua SMA, barusan bilang, "Aku tahunya Miyabi dari Twitter-nya Radith."
Siapa Miyabi, dia belum tahu. Bapaknyalah yang barusan menjelaskan. Toh ini soal waktu: hari ini saya tak menjelasaskan, nanti malam dia dapat penjelasan dari orang lain. Kalau anak saya laki, mungkin dia lebih dulu tahu. Itu sebabnya teman saya, bapak dari anak tunggal laki kelas satu SMA, pernah bilang, "Gue lega, anak gue normal. Di hard disk-nya gue pergokin foto ama video Miyabi. Hehehe." Mungkin di iPhone-nya juga.
Pada era jayanya Asia Carrera, akhir abad lalu (awal 90-an), tak semua orang tahu dia karena penetrasi internet belum meluas. Hanya penyuka majalah adults dan kemudian laser disc yang tahu lebih dulu. Miyabi dibesarkan oleh internet dan pertukaran konten -- bukan ekspor-impor media dalam bentuk fisik.
Khusus untuk Miyabi, dia cukup diakrabi di Indonesia karena pesona "asiatic"-nya -- kata "oriental" (sebagai lawan "oksidental") dianggap pejoratif. Ada kedekatan etnisitas, begitulah. Itulah sebabnya Japan Adult Videos cukup digemari. Kenapa bukan dari negeri lain? Lha yang banyak bikin baru Jepang. Malaysia belum punya industri hiburan dewasa dan tampaknya tak tertarik untuk mengklaim. :))
Hasil endusan Google terhadap kata "maria ozawa" adalah "sekitar 3,430,000 hasil telusur untuk maria ozawa. (0.06 detik)". Sedangkan untuk kata "miyabi" adalah "sekitar 2,390,000 hasil telusur untuk miyabi. (0.05 detik)". Beberapa percobaan SEO membuktikan kata kunci "maria ozawa" dan "miyabi" cukup berhasil. :))
Artinya secara ngelmu marketing, si Kambing Jantan tahu memilih kambing betina yang layak gunjing. Itu sebuah promo yang bagus dan nakal -- dan semoga tak bikin kaum puritan kebakaran jenggot kambing.
Jika Kambing Jantan memakai bintang yang sama atau lebih cantik daripada Miyabi, dan tak terlalu mahal, dari Amrik pula (apalagi Prancis, Italia, dan Eropa lainnya), itu hanya menambahi pekerjaan publisis karena harus menjelaskan siapa si aktris.
Keyword "bintang porno" akan mengganggu kenyamanan. Sementara kata kunci "bintang hiburan dewasa" (seperti yang sering saya pakai, karena pornografi memang untuk orang dewasa) meskipun adem akan bikin bingung dan memancing debat tambahan. Penyebutan "hiburan dewasa" langsung diasosiasikan tak hanya dengan sikap permisif tetapi juga (celakanya) "pro-percabulan" dan "rendah akhlak", pokoknya trayeknya itu ke neraka. Kata "maria ozawa" dan "miyabi" tak perlu penjelasan, kecuali di situs berita.
© Foto: tidak diketahui
Tag: miyabi, maria ozawa, radith, kambing jantan, kambing betina
Terkait:
-
Masih Soal Miyabi
Jumat, 30 Okt '09 01:40 -
Oh Diajeng Miyabi!
Jumat, 25 Sep '09 21:09 -
Miyabi Gagal Datang, Raditya Keluar Dari Produksi
Rabu, 14 Okt '09 00:41
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maharrani: yoi banget
-
Chika: yoi banget
-
deadeye doll: yoi banget
-
Silly: yoi banget


Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat