rating film dan batasan umur: tanggung jawab siapa? 8
Kamis, 10 Sep '09 21:52
Jadi ceritanya, anak saya tadi sore jalan sama temen-temennya. Pengen nonton Orphan, katanya. Tapi gak jadi, soalnya mbak yang di counter penjualan ticket, mereka masih di bawah umur, gak boleh nonton Orphan yang (katanya) ratingnya dewasa. Filmnya sadis banget, gitu cerita anak saya. Akhirnya mereka nonton District 9.
Lhoh, District 9 bukannya juga sadis?
Saya gak terlalu ngikutin berita perfilman, tapi yang saya denger dari beberapa orang temen yang udah nonton, District 9 bukan konsumsi anak-anak karena terlalu banyak adegan kekerasan blablabla. Kalo gitu kenapa anak saya tadi malah dibolehin nonton District sama orang2 21 cineplex, ya?
Siapa yang salah (selain saya tentu saja, karena membiarkan anak saya ke bioskop tanpa kawalan ibunya)?
Tag: Film, rating film, sadisme, kekerasan, bioskop, 21cineplex
Terkait:
-
Real Steel: Drama Tinju Robot
Senin, 31 Okt '11 01:31 -
GULITY PLEASURE ala RED COBEX
Kamis, 24 Jun '10 21:46 -
Film apa yg tepat buat anak anda?
Senin, 14 Jun '10 01:21
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
maharrani: yoi banget
-
Bang Mas Paman: yoi banget
-
Herman Saksono: yoi banget
-
yusro: nggak ada matinya
-
Chika: yoi banget
-
marios marios: yoi banget


Komentar:
Sebaiknya sih ya orangtua & penjual tiket nonton itu jadi penyaring terakhir tontonan anak-anak.
Dalam kasus Mbak Venus (ciee..) ini harusnya bioskop yang take action ya. Tapi sejauh mana pihak 21 Cineplez tahu & menjalankan rule rating itu saya nggak tahu... huhuhu..
my my...
Yang jadi masalah kan emang law enforcement yang dalam praktiknya adalah low enforcement. Di negeri-negeri yang paling permisif sekalipun, yang membolehkan adult contents, gak ada yang namanya DVD bokep digelar terang-terangan kayak di Glodok.
Sebetulnya rating tak hanya untuk film, tapi juga games. Ini yang "kadang diabaikan" oleh orangtua.
BTW, anak saya yang ragil kami izinkan nonton Orphan bareng kakak dan ibunya.
foul words sama stupidlooking violence byk bgt yang dilolosin gitu aja krn disangka lebih pas masuk "komedi" kali ya
*mimik susu*
Silahkan login untuk memberikan pendapat