Sheila Marcia dari sudut pandang yang berbeda 20

Selasa, 8 Sep '09 17:01

Dulu, waktu masih berkecimpung di dunia infotainment, mungkin kalau disuruh bikin naskah tentang heboh Sheila Marcia yang kembali masuk bui dan tengah hamil pula, saya akan menulis sesuai dengan "tuntutan pasar".  Bahasa bombastis,berita dikemas sedemikian rupa sehingga jadi lebay banget. Hahahaa....

Kata bos saya, yang sangat dikenal di dunia infotainment, infotainment itu kayak nenek-nenek. Semua dicerewetin, semua diributin.  Lihat artis jalan bareng, langsung dituding pacaran.  Lihat artis pacaran, langsung ditanya kapan menikah.  Lihat pasangan artis suami istri gak jalan bareng, dicurigai pisah ranjang.  Itu cuma menggambarkan betapa infotainment memang "usil" banget.  Dan yang usil, yang sebagian buat kita isinya sampah, gak penting, justru disukai sama penonton.

Kadang infotainment juga sotoy,merasa paling pintar,paling alim dan paling pinter menilai sesamanya.  Makanya, waktu nonton infotainment hari ini yang bahas Sheila Marcia, saya cuma ketawa-ketawan aja.  Ada infotainment yang bilang bahwa Sheila Marcia hamil di luar nikah dan kehamilan seperti ini jelas-jelas tidak diterima oleh norma budaya masyarakat kita.

Pengennya sih saya menulis tentang Sheila Marcia dari sudut pandang yang berbeda.  Pengennya mau bilang salut banget sama ibunya Sheila yang dengan jujur mengungkapkan segalanya, termasuk soal kehamilan putrinya.  Salut dan perlu dihargai kejujuran seorang Ibu seperti Maria Cecilia Joseph.  Soal Sheila hamil di luar nikah dan itu dicap "negatif" oleh masyarakat, rasanya tidak perlu dikhawatirkan Sheila secara pribadi.  Keputusannya tetap hamil jauh lebih baik ketimbang orang-orang yang melakukan aborsi hanya karena tidak mau menerima kenyataan mereka hamil di luar nikah.  Soal dicap negatif, masyarakat sepertinya tidak berhak mencap itu sebagai "dosa" Sheila karena kalau bicara dosa itu urusannya sudah sunggh sangat pribadi antara Sheila dan Yang Maha Kuasa dalam keyakinan yang ia taati selama ini.

Maunya sih, kalau menulis naskah buat infotainment lagi, sudah tidak kayak dulu lagi.  Buru-buru judging people alias memberi penilaian.  Tapi berhubung sudah tidak lagi di dunia infotainment, lebih baik saya tulis di curipandang.com aja ya?

 


Tag: infotainment, sheila marcia

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

deadeye doll 0 0
Sikat, Jeng! : D
maharrani 0 0
Wow! Ternyata eks presenter infotainment pun punya point of view yang kurang lebih sama ya sama saya yg udah cukup judeg sama narasi mereka ; ))

Setuju deh sama Fanny. Mau mengungkapkan curahan hati yang nggak tertampung & nggak "diterima" di infotainment? tulis lah di sini : )
yusro 1 suka | 0
Quot: "Kadang infotainment juga sotoy,merasa paling pintar,paling alim dan paling pinter menilai sesamanya."

Wow, thaks Fan. Ini catatan penting buat teman-teman infotainmen. : )
Chika 0 0
kayaknya sudah saatnya infotainment bebenah dan mencoba membahas dari sudut pandang yang lain. : D
Bang Mas Paman 1 suka | 0
Mengulangi komen sebelumnya di posting serupa: wajar seorang perempuan hamil. Apanya yang aneh? Kalo pria hamil itu aneh. : D
sofie 0 0
yang jelas infotainment itu suka menganggap dirinya suci , hihihi...lha wong hamil aja pake bumbu dosa segala.. lha mencampuri privasi antara manusia sama penciptanya itu bumbu dosanya ada gak ya? eh kok malah ngomongin dosa yak : ))
adin 0 0
dan kata yang paling gw sebelin adalah 'Anak HARAM". yang haram itu perbuatan emak dan bapaknya, kenapa label haram ditempel ke si anak.

Ayo mbak tulis...
to Ra nt 0 0
Mungkin kita peru bikin "anti infotainment"? Y'know, pembahasan berita infotainment dari sudut pandang alternatif.
fadex 0 0
dinanti jeng fanny tulisannya. kirain tulisan ini udah masuk pembahasan ternyata oh ternyata masih 'preambule'... jangan lama2 ya nulisnya.

NB: sekalian deh kasih perbandingan contoh naskah yang biasa di buat oleh jeng seandainya sekarang masih aktif di infotainment. biar bisa dibedakan gitu. : D
venus 0 0
aku nulis soal apa ya? : (
Bang Mas Paman 0 0
venus: nulis musik aja, mbok... : )
sigenduk 0 0
tanda jaksanya juga sotoy, caper, pengen masuk infotainment, mentang-mentang yang mau dieksekusi artis.
giliran bandar kelas kakap malah dilepas...
kepikcantik 0 0
ya susah kalau pasar/pemirsa infotenmen masih suka yang lebay-lebay gitu.. : )) tapi ga ada salahnya dicoba, bikin infotenmen yang lain daripada yang lain, yang gak lebay, dan yang seperti dibilang, membahas dari sudut pandang lain, jadinya masyarakat bisa belajar juga..
wah, ditunggu tulisan2nya lho mbak fanny : )
cabiledi 0 0
halo mbak fanny! : ) setuju, mending tulis di sini aja, soalnya kdg2 yg nonton infotenmen cuma pgn hal2 yg jelek aja ttg org laen T.T
enriqueza 0 0
moral cerita (yg aku tangkap): pekerja infotainmet ternyata bisa juga merasakan penderitaan narasumbernya...

dan suatu saat di masa depan, nama sheila mgkn akan ditulis manis dalam buku2 teks: sebagai pionir penegak "hak" untuk hamil di luar nikah, dan tidak menjadi tercibir karenanya.

yg namanya sudut pandang berbeda, emg selalu asyik. : D
Silly 0 0
cih, bang toga nih ada2 ajah... ya gak gitu juga kali... tapi saya juga salut sama ibunya. TOP banget
enriqueza 0 0
Silly: gak gitu juga... banyak orang dicibir ketika masih hidup... tetapi dipuja sebagai pionir perubahan, puluhan tahun setelah tiada...

chantique? iya sih... ; )
fannyrahmasari 0 0
thanking you all for the comments. tulisan saya sebenarnya lebih kepada curhat pribadi tanda prihatin atas kualitas isi berita infotainment yang saya saksikan. Mudah-mudahan bisa jadi bahan evaluasi ; )
Silly 0 0
enriqueza: siapa bang yang chantique? ; )) Shella Marcia yah, emang iya sihhh... : )
perempuan api 0 0
hei...ini mba fannny yang itu? *itu yang mana?* : ))

Silahkan login untuk memberikan pendapat