Grave of The Fireflies dan #filmbuatmewek 11
Senin, 7 Sep '09 04:49
Ini gara-gara #filmbuatmewek di twitter yang bikin saya penasaran. Bukan pada pencapaian #filmbuatmewek yang masuk menjadi salah satu trending topic, tapi lebih menguatkan saya untuk berani nonton Grave of The Fireflies buatan Studio Ghibli tahun 1988 ini. Kenapa? Karena dari beberapa tweet yang saya baca, bahwa film ini membuat mereka menangis, selain Bambi dan A Moment to Remember.
Voila! saya punya beberapa seri film Ghibli kebetulan, dari kesemuanya yang belum pernah saya tonton ya satu film itu, Grave of The Fireflies, karena dapat peringatan duluan, pasti nangis kalau nonton. Dan tumben-tumbennya diingatkan begitu , saya bener gak mau nonton sampai dini hari tadi, karena penasaran.
Bercerita tentang Setsuko dan Seita dengan latar belakang Perang Dunia ke- II. Seperti biasa Ghibli memang detail menggambarkan suasana pedesaan Jepang, yang hijau dan menyenangkan. Yang membuat menangis bukan karena rasa kehilangan akibat kondisi perang saat itu, atau cerita yang yang berujung pada kematian tapi kedekatan dan kehangatan Setsuko dan Seita, dua bersaudara dalam film ini yang digambarkan dengan detil, dari mata yang saling menyayangi, pelukan yang melindungi, ketika ngambek karena ingin bertemu sang ibu.
Ketika Setsuko rewel karena kangen ibunya dan kimono cantik peninggalan ibunya dijual demi nasi , waktu mereka bermain di pantai mengikuti kepiting di pasir putih, waktu Setsuko menerima permen dan mukanya menjadi merah, waktu mereka memutuskan pergi dari rumah bibinya dan menemukan tempat seperti gua, membayangkan bahwa bagian dari gua itu adalah dapur dan ruang tamu, memasak bersama, kekenyangan dan tidur. Nangis!
Puncaknya ketika Setsuko sakit, betapa wajah bulat, pipi merah dan berponi itu tiba-tiba kurus pucat dengan balur kemerahan di sekujur tubuh, nangis gak karuan! Dari pertama film ini diputar, ketika kunang-kunang berpendar dari sekaleng permen buah saja, rasanya sudah terharu-biru. Pantas saja film ini masuk salah satu #filmbuatmewek itu, bukan karena perang dan kematian yang bikin sedih, tapi karena kehangatan, kasih sayang dan cinta yang membuat air mata saya tumpah.
Tag: twitter, Ghibli, graveofthefireflies, filmbuatmewek
Terkait:
-
Musik Bagus di Banten TV
Rabu, 23 Nov '11 21:42 -
Peluncuran Buku Empat Elemen oleh the Hermes and Friends
Senin, 21 Mar '11 09:35 -
Java Jazz Festival - Day 1
Minggu, 6 Mar '11 13:59


Komentar:
hihihihi, filmnya keren ya!
Waktu film semakin sedih tiba-tiba teman di sebelah -cowok- minta tissue.
Dia aja nangissss, apalagi saya hiks hiks.
Padahal itu kan bukan film "orang" tapi kok bisa ya huhuhu..
errrrrr...enggak juga siy, mungkin deadeye doll malah nangis ketika nonton film yang lain, atau selalu kuat hati kalo nonton film, gak pernah nangis gimana gitu? hihihihi, hebat
maharrani
iyaaaaaaa bener banget, tapi UP sama wall-E juga bikin airmata ngembeng gitu *ini sebenarnya aku yang nangisan apa filmnya emang menyentuh ya*
Chika
nongtonnnn donk chik, keren looooo. beliiii...
Waktu nonton aq nangis sampe tair mata abis *lebay* dan wajahku jadi juelek bgt.
tapi aps kelar nonton kok ya biasa aja ya....agak khawatir jadinya
hihihihi, nangis lebay ya? sama donk, makanya baru berani nonton sekarang, meskipun uda lama punya dvd-nya
deadeye doll
errrrrrr, nyahahahaha, waduh...eng..gimana ya....mungkin coba dibayangkan setsuko kecil itu ada di depan anda, rasakan keceriaannya yang terenggut oleh perang *hipnotis deadeye doll *
wah, uda lama banget nontonnya. kayaknya aku kalo versi live actionnya juga gak bakalan nangis deh, soalnya yang bikin nangis itu setsuko versi anime yang rasanya susah cari anak dengan karakter seperti itu
Silahkan login untuk memberikan pendapat