Regenerasi Penggemar Musisi: Adakah Patokannya? 9

Rabu, 26 Agu '09 20:09

Kesan saya, umur boyband itu paling lama lima tahun, bahkan kurang. Dulu, cewek yang ketika kelas enam SD demen Boyzone, empat tahun kemudian ketika dia kelas satu SMA dia emoh. Paling cuma untuk selingan bernostalgia setelah cewek itu dewasa dan menjadi pendengar Kis FM Jakarta yang meramu musik 70-an, 80-an, 90-an, dan 2000-an.

Setiap selang berapa waktukah regenerasi penggemar terjadi? Barangkali yang kita cari memang bukan rumus matematika. Tepatnya: matematika yang simpel untuk anak kelas dua SD.

Membayangkan pensi SMA sekarang memanggungkan Dewa tentu sulit. Selain mahal, ada jarak usia dalam kegemaran -- Dewa sudah dipakai 15 tahun lalu, alumni penanggapnya sudah lulus magister. Jika menyangkut kedekatan alam pikir dan alam rasa, Efek Rumah Kaca dan Maliq and D'Essentials lebih mengena. Begitu juga dengan The SIGIT dan mungkin Kuburan.

Bagaimana memetakannya, bisa sulit bisa gampang. Mayoritas penggemar Koes Plus pastilah orang usia 40 ke atas -- tapi nggak bisa dibalik, orang 40+ berarti penggemar Koes Plus. Alasan paling kuat: Koes Plus mengiringi masa kanak-kanak dan remaja mereka. Ini soal cohort.

Selain itu, tentu, Koes Plus memang popular (dulu). Meski bukan perbandingan apple to apple (karena genre dan pangsa pasar berbeda), kita ekstremkan saja siapa (dari kelompok usia berapa) penggemar Discus

Discus sudah ada lebih dari sepuluh tahun lalu, kurang dikenal, pernah mendapatkan AMI Award untuk kategori "eksperimental". Coba tebak, di kelompok usia berapa penggemarnya. :)

Lantas mayoritas di usia berapa penggemar Iwan Fals dan Kuburan? Fals itu orang lama, tapi penggemar yang usianya sebaya anak dia juga ada -- setidaknya mengaku penggemar karena ada sekolah di Ibu Kota yang mengidolakan dia. Kuburan itu pemain baru -- tepatnya ngetopnya baru -- tapi bisa saja satu dua lagu (apalagi yang rada "ngekoesplus") digemari orang tua juga.

Demografi penggemar itu bisa penting bisa nggak. Rolling Stones adalah grup orang gaek, tapi punya 76 juta penggemar (terutama di Amrik), tak semuanya generasi baby boomers. Ada strategi bisnis kuat di sana.

Bagi band lain, regenerasi penggemar bisa disiasati secara salah, sehingga menjadi sandungan. Genesis membuktikannya, Yes juga. Secara bisnis, perubahan sajian musikal bisa berbuah sukses (menghasilkan sekian platinum), tetapi secara "pencapaian" itu bikin kuciwa penggemar lama.

Entahlah dengan Chicago yang mau ke Jakarta itu. Bagi saya yang paling enak tetap Chicago lama era Peter Cetera -- bahkan Chicago era "angka romawi kecil".

Ketimbang jadi rumit, coba Anda ingat sepuluh musisi favorit sepuluh tahun lalu. Misalkan sekarang mereka masih mengeluarkan album baru (bukan kompilasi dengan bonus track), masihkah Anda menyukainya? Kalau suka kenapa, kalau nggak suka kenapa? :D

© Foto: dewa19.com 


Tag: band, jadul, segmen, musisi, marketing

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

maharrani 0 0
Seperti film, menurut saya ada musisi atau band yang kategorinya 'segala umur'.

Nah, kalo boyband biasanya punya penggemar dari kalangan ABG yang fanatik sambil cari jati diri.

Semakin tambah umur, mereka akan mencari kenyamanan. Cara pandang pun berubah. Yang tadinya lebih melihat sosok penyanyi, sekarang lebih ke musik yang enak didengar. Gitu kali ya.. : )
deadeye doll 0 0
Koil, saya masih suka album terakhir mereka "Bleklit Sineon". Kenapa mesti tidak suka? selain album2nya relevan hingga 7 tahun ke depan setelah dirilis, mereka juga keren dan ganteng-ganteng! : D

yang udah gasuka: pearl jam (karena lagunya makin "tua") dan smashing pumpkins (karena kayanya maksa banget mesti reuni lagi padahal cuma sendiri juga) hehe

keren,Paman! deadeye doll like this! *jempol*
Chika 0 0
10 tahun yang lalu saya suka backstreet boys. sampai sekarang tetap suka. *halah*

itu tergantung juga gimana mereka punya konsep dan bagaimana cara membawa penggemar. selain itu tipe musiknya juga diperhatikan dan mesti punya ciri khas.

kayak muse, saya (mulai) suka dari tahun 1999 sampai sekarang. : D

memethmeong 0 0
hail led zeppelin : D
Bang Mas Paman 0 0
deadeye doll: Kayaknya sampeyan selain fan of God Inc juga temenan ama Ominiuum yah? : D
warm 0 0
tergantung grup musiknya juga sih,
kalau beneran legend dan evergreen, sampe sekarang ya masih suka didenger.
dan idola saya SOneta Grup dan bang Haji sampe skarang masih saja menembus semua kalangan, dan pas konser kmaren di kampung saya, semua kalangan itu hadir berbaur di lapangan : D
deadeye doll 0 0
Chika: N Sync dong ah.. namanya aja udah "integrated" banget gitu : )

Bang Mas Paman: enggak kok, cuma ngefans luarbiasa dan mulai mikir kalo mati keinjek-injek di konser koil itu bakalan mati syahid : D
AndriaGutama 0 0
Mr. BIG... Lagu mereka cocok utk jaman kapan aj
AndriaGutama 0 0
DEWA19 juga, apalagi pas jaman2 vokalisny masih Ari Lasso....

Silahkan login untuk memberikan pendapat